Paramount Land Luncurkan Compact Custom Homes Amarillo Village

Anto ErawanJuli 30, 2015

RumahCom – Melanjutkan kesuksesan konsep compact custom homes, Paramount Land meluncurkan produk teranyar, yakni Amarillo Village di Gading Serpong. Amarillo Village berada di lahan seluas 8,8 hektar dengan investasi mencapai Rp300 miliar.

Konsumen dapat memilih rumah compact dengan tipe L5 (lebar 5 meter) dan L4 (lebar 4 meter). Untuk L5, dengan luas tanah 5×8 m2 terdapat tiga pilihan luas bangunan yaitu 45 m2, 53 m2 dan 59 m2. Sedangkan untuk L4 dengan luas tanah 4×8 m2 terdapat dua pilihan luas bangunan, yaitu 36 m2 dan 41 m2.

Aryo Tri Ananto, Direktur Paramount Land menjelaskan, mengusung konsep compact custom homes, Amarillo Village membebaskan konsumen untuk merancang rumah sesuai keinginan dan kebutuhan. Kendati rumah berukuran mungil, imbuh Aryo, Amarillo Village menawarkan desain ruang yang efisien dan luas.

“Amarillo Village menawarkan tiga alternatif desain, yaitu France, Modern, dan Classic, dengan berbagai varian di setiap modelnya serta tiga paket spesifikasi finishing: bare, standard, dan deluxe,” jelas Aryo saat peluncuran Amarillo Village, Rabu (29/7).

Selain mengusung konsep compact dan custom, jelas Aryo, Amarillo Village juga menawarkan konsep rumah tumbuh. “Selain rumah dengan dua kamar tidur, di sini kami juga menawarkan rumah dengan satu kamar tidur, dimana penghuni bisa menambah kamar baru saat memerlukannya,” imbuh Aryo.

Cluster ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti club house, swimming pool, basketball court, convenience store, gym station, gazebo, dan children playground serta didukung fasilitas kota yang lengkap.

Rumah compact di Amarillo Village dipasarkan dengan harga Rp600 jutaan – Rp700 jutaan per unit.

GATE FINAL amarillo village

Pada kesempatan yang sama, Ervan Adi Nugroho, Presiden Direktur Paramount Land mengungkapkan, Dari total pengembangan 1.300 unit rumah di Amarillo Village, pihak pengembang memasarkan 300 unit rumah di tahap pertama.

Ervan memaparkan, Amarillo Village menyasar kalangan menengah yang menurut World Economic Forum, jumlahnya mencapai 45 juta dan diprediksi meningkat 7 juta per tahunnya.

“Saat ini, di tengah perlambatan ekonomi, strategi yang kami lakukan adalah terus berinovasi menghadirkan produk yang unik dan memiliki banyak keunggulan dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan daya beli konsumen,” urainya.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Foto: Anto Erawan

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Paramount Land Lakukan Ground Breaking Dua Cluster Hunian

RumahCom – Sebagai tanda dimulainya pembangunan, Paramount Land menyelenggarakan prosesi ground breaking dua cluster di Gading Serpong, yakni Omaha Village dan Montana Village. Omaha Village memi

Lanjutkan membacaDesember 15, 2014

Pembangunan Virginia Village Gading Serpong Dimulai

RumahCom – Setelah sukses dalam pemasaran, Paramount Land melakukan peletakan batu pertama pembangunan Virginia Village, Gading Serpong, Sabtu (28/2) lalu. Cluster yang diluncurkan pada 19 Agustu

Lanjutkan membacaMaret 2, 2015

Gading Serpong Luncurkan Big Custom Homes Menteng Village

RumahCom - Paramount Land meluncurkan hunian dengan konsep Big Custom Homes Menteng Village di Gading Serpong, Tangerang. Sebanyak 143 unit rumah full detached dapat dipilih sesuai selera dan kebutuha

Lanjutkan membacaMei 22, 2015

Kucurkan Rp350 Miliar, Paramount Bangun Proyek di Semarang

RumahCom - Paramount Land menanamkan investasi sekitar Rp350 miliar untuk pengembangan proyek residensial dan komersial kelas menengah atas di Simongan, Semarang Barat, Jawa Tengah. Ekspansi ini merup

Lanjutkan membacaJuni 11, 2015

Sasar Kelas Menengah, Paramount Kembangkan Lagi Rumah Compact

RumahCom – Sukses dengan cluster Malibu Village dan Virginia Village, Paramount Land kembali bersiap meluncurkan produk rumah compact dengan desain custom. Menurut Ervan Adi Nugroho, Presiden Dir

Lanjutkan membacaJuli 6, 2015

Masukan