Biaya Lain yang Harus Diketahui Saat Membeli Rumah

Fathia AzkiaJanuari 4, 2016

RumahCom – Saat Anda berencana membeli sebuah rumah, dana yang harus dipersiapkan tidak hanya seputar harga rumahnya saja. Terdapat beberapa biaya lain yang harus dikeluarkan, sehingga perlu dibuat perencanaan anggarannya secara matang. Nah, agar Anda tak terjebak dalam permasalahan dalam hal bajet, berikut Rumah.com paparkan sejumlah biaya yang harus dikeluarkan saat membeli rumah.

  1. Uang tanda jadi atau booking fee. Umumnya, jumlah uang tanda jadi ini ditentukan oleh masing-masing pengembang. Faiz selaku Marketing Perumahan Pondok Nurul Fikri mengungkapkan, kisarannya sekitar Rp5 juta hingga Rp10 juta. Bila uang ini telah diberikan kepada pengembang, selanjutnya Anda akan mendapat formulir pemesanan unit dan jadwal pelunasan uang muka.
  1. Uang muka atau down payment. Biasanya beberapa developer memberikan keringanan dalam hal uang muka, yakni sistem angsuran dengan waktu tertentu. Berdasarkan peraturan Bank Indonesia, bila luas bangunan pada rumah dibawah 70m2, maka uang dp-nya hanya diperbolehkan sebesar 10%. Sementara bagi rumah dengan LB diatas 70m2, dp-nya adalah 20%. Sebagai catatan, sebaiknya pembayaran uang muka ini dilakukan setelah akad kredit Anda disetujui bank.
  1. Biaya notaris untuk mengikat kredit secara hukum. Dalam hal ini, biasanya beberapa developer sudah bekerjasama dengan kantor notaris terpercaya. Bersama pengembang, Anda akan menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) di depan notaris. SPJB menyatakan bahwa Anda akan melunasi uang muka setelah akad kredit disetujui bank.Selain SPJB, sertifikat lain yang harus Anda urus dan dikenakan biaya pembuatan adalah AJB atau Akta Jual Beli, balik nama sertifikat, dan biaya pengikatan akad kredit. Besaran nominalnya tergantung dari masing-masing kantor notaris.
  1. Biaya pengecekan sertifikat. Sebelum Anda melakukan transaksi jual beli, ada baiknya jika melakukan pengecekan sertifikat terlebih dahulu ke kantor pertanahan setempat. Langkah ini dirasa sangat penting, guna memastikan memastikan sertifikat rumah tidak memiliki catatan blokir, sita atau catatan lainnya yang bisa merugikan Anda. Besar biaya pengecekan sertifikat ini tergantung kebijkan kantor pertanahan setempat.
  1. Biaya yang juga ditanggung oleh pembeli adalah asuransi jiwa dan asuransi kebakaran. Asuransi itu sangat dibutuhkan dalam proses kredit guna menjamin agar di kemudian hari tidak terjadi kredit macet.
  1. Biaya pemasangan instalasi. Jika developer belum menyediakan instalasi secara lengkap, mau tak mau Anda harus merogoh kocek untuk biaya pemasangan PDAM, saluran telepon, atau penyambungan listrik. Untuk simulasi biaya yang harus dikeluarkan, Anda bisa mengeceknya di http://www.pln.co.id/simulasi/pasangbaru/.
  1. Biaya tak terduga. Biaya terakhir yang harus Anda persiapkan adalah dana cadangan untuk berjaga-jaga jika ada kebutuhan lain yang muncul tiba-tiba. Seperti diantaranya biaya untuk biaya KPR, PPN, BPHTB dan lain-lain. Sebaiknya siapkan biaya 15 hingga 20 persen.

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

Foto: Pixabay

Adey W
Jan 30, 2017
Dear All : Mau tanya dong kenapa saudara sy beli rumah kok ada tambahan biaya Row Jalan 8 meter, dan harus membayar cash ga bisa tranfr ke rek PT Tsb.. mohon penjelasan dari teman2 yg sudah berpengalaman.. apakah ini modus tipu2
KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Beli Apartemen, Biaya Apa Saja yang Wajib Dikeluarkan?

RumahCom - Apakah Anda berencana membeli apartemen? Di samping harga apartemen yang harus dibayar—baik tunai atau menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)—Anda juga harus menyediakan

Lanjutkan membacaMaret 5, 2015

Renovasi Rumah Tapi Tak Ada Biaya, Ini Jalan Keluarnya!

RumahCom – Setelah beberapa tahun, rumah biasanya memerlukan renovasi—baik besar maupun kecil. Masalah muncul jika Anda tak memiliki dana, sementara renovasi sudah harus dilakukan. Renovasi rum

Lanjutkan membacaApril 2, 2015

Simulasi Menghitung Biaya dan Cicilan KPR

RumahCom - Sebelum Anda memutuskan membeli rumah dengan KPR, ada baiknya Anda melakukan simulasi KPR. Simulasi ini bukan acuan mutlak pinjaman KPR yang akan Anda terima, tapi setidaknya Anda bisa memi

Lanjutkan membacaAgustus 31, 2015

7 Cara Renovasi Kamar Tidur Anak Hemat Biaya

RumahCom – Kamar tidur adalah tempat yang nyaman untuk buah hati Anda beristirahat, belajar dan bermain. Mereka akan menghabiskan banyak waktu, oleh karenanya jangan abaikan hiasan interior yang ber

Lanjutkan membacaDesember 28, 2016

Sebelum Beli Rumah, Kenali Dulu Jenis Sertifikatnya!

RumahCom – Mencari perumahan baru untuk keluarga kecil Anda merupakan sebuah hal yang menyenangkan. Namun saat proses akadnya, tak jarang beberapa orang akan sedikit dipusingkan dengan segenap tahap

Lanjutkan membacaDesember 30, 2016

Masukan