Program Sejuta Rumah: Pemerintah Soroti Perizinan dan Pertanahan

Anto ErawanJanuari 12, 2016

RumahCom – Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Maurin Sitorus menyatakan, peraturan penyederhanaan perizinan merupakan salah satu regulasi yang sangat krusial dalam menyukseskan Program Sejuta Rumah.

“Peraturan penyederhanaan perizinan banyak terdapat di pemerintah daerah (pemda). Kami dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sudah berupaya untuk mendorong Pemda agar mereka dapat menyederhanakan perizinan permbangunan perumahan dengan cara mengirimkan surat melalui Sekretariat Negara,” tutur Maurin dalam siaran pers yang diterima Rumah.com.

Peraturan penyederhanan perizinan, imbuhnya, dapat menyederhanakan perizinan dari 42 jenis menjadi 8 jenis perizinan.

“Apabila masalah penyederhanaan perizinan ini dapat diselesaikan, maka hal ini menjadi suatu pencapaian yang luar biasa dan tentunya dapat mendorong kesuksesan Program Sejuta Rumah, karena hal ini dapat membantu mempermudah pengembang membangun rumah,” jelasnya.

Selain masalah perizinan, masalah tanah juga akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan Progam Sejuta Rumah, terang Maurin. Terkait penyediaan tanah atau land banking, Pemerintah akan mendorong Perum Perumnas untuk melaksanakan perannya sebagai BUMN dimana peran dari Perum Perumnas itu sendiri telah dipertegas dalam peraturan baru yaitu menjalankan fungsi perumahan untuk MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), bank tanah (land banking), melaksanakan penugasan dari pemerintah dan dapat menjalankan fungsi properti manajemen.

Dia menuturkan, terkait dengan pembangunan perumahan, Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan memberikan bantuan untuk MBR agar dapat memiliki rumah dari sisi pembiayaannya melalui KPR FLPP (Kredit Kepemilikan Rumah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dengan anggaran di 2016 sebesar Rp9,3 triliun untuk membangun 600.000 unit rumah.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Foto: Anto Erawan

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pendanaan Rumah Subsidi Tak Hanya Skema FLPP

RumahCom – Program Satu Juta Rumah yang mulai bergulir akhir April lalu sangat dinanti masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki tempat tinggal. Kendala yang patut diantisipasi—dan dikh

Lanjutkan membacaMei 28, 2015

Bank Ini Bertekad Bantu PNS Miliki Rumah

RumahCom – Dalam rangka mendukung program satu juta rumah, PT Bank NTB dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) dan Perjanj

Lanjutkan membacaJuni 3, 2015

Tahun Depan, Mengakses Rumah Subsidi Makin Mudah

RumahCom – Backlog perumahan di Tanah Air disinyalir terus bertambah. Angkanya pun masih simpang siur: ada yang mengatakan 13,5 juta, ada pula yang menyebut 15 juta. “Dengan angka urbanisasi 3,

Lanjutkan membacaDesember 1, 2015

Ini Sanksi Menjual dan Mengontrakkan Rumah Subsidi!

RumahCom – Guna mengurangi backlog rumah sebesar 13,5 juta unit, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) melakukan tiga program utama dalam Program Sejuta Rumah. “Pertama be

Lanjutkan membacaDesember 2, 2015

2015, Realisasi Program Sejuta Rumah Capai 667.668 Unit

RumahCom – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyebut, pembangunan rumah di Indonesia sejak dicanangkannya Program Sejuta Rumah pada 29 April 2015 lalu mencapai 667.668 unit. Jumlah

Lanjutkan membacaJanuari 5, 2016

Masukan