7 Tips Saat Konsultasi dengan Arsitek

Isnaini KhoirunisaNovember 16, 2016

RumahCom – Membangun rumah idaman yang sesuai dengan harapan kita bukanlah hal yang sederhana. Bahkan sekalipun Anda telah mendapat bantuan dan konsultasi dari arsitek dan desainer interior.

Lalu bagaimana cara menyampaikan ide kita agar dengan mudah diwujudkan oleh mereka? Simak beberapa tips berikut yang di adaptasi dari Zillow.com

Baca juga: Mengintip Tarif Resmi Jasa Arsitek

  1. Lakukan riset

Meski sudah memiliki bayangan akan rumah impian, melakukan riset tetap menjadi pekerjaan yang wajib Anda lakukan. Tujuannya, agar waktu meeting dengan tim arsitek berjalan cepat dan lancar. Awali dengan melakukan riset kecil-kecilan yang bisa dicari lewat website desain interior. Setelah itu, minta saran dan masukan dari keluarga dan tempat. Anda juga bisa mendapat inspirasi dari portofolio yang telah dihasilkan si arsitek.

  1. Banyak bertanya

Sebelum mulai menyampaikan ide yang Anda miliki, pastikan Anda tau pekerjaan apa saja yang bisa disanggupi oleh si arsitek. Dengan biaya yang Anda bayar, tanyakan jasa apa saja yang Anda dapat. Kemudian berapa waktu pengerjaan yang dibutuhkan oleh arsitek dalam menyelesaikan proyek Anda.

Tanyakan serinci mungkin agar tidak ada kesalah pahaman di kemudian hari.

  1. Ketahui yang Anda Inginkan

Inspirasi bisa datang dari mana saja, namun setiap orang pasti memiliki selera tersendiri. Untuk itu sampaikan ke arsitek hal-hal yang Anda sukai dan tidak disukai. Mulai dari bentuk, warna, bahan, dan lain sebagainya.

  1. Ketahui bujet Anda

Mungkin banyak klien yang tidak memahami bahwa bujet yang mereka miliki sangat berpengaruh pada pemilihan material yang dibeli oleh arsitek. Untuk itu lakukan komunikasi yang jelas mengenai dana yang Anda miliki, dan tanyakan kelebihan dan kekurangan yang akan Anda dapat.

  1. Jangan plin plan

Kesalahan terbesar dari klien ialah sering mengubah keputusan dalam desain yang mereka inginkan. Hal ini tentunya akan memperpanjang proses pembangunan dan tentunya melelahkan bagi si arsitek.

  1. Ketahui Tren terbaru

Tak ada salahnya mengikuti tren terbaru dalam membangun rumah fully customized Anda.

Beberapa contohnya ialah rumah berbasis smart home, pemilihan material ramah lingkungan, sampai dengan desain open space yang tengah marak dibangun oleh beberapa pengembang. Selain lebih efisien, rumah Anda pasti tampil lebih trendi, kan?

  1. Aktif berkomunikasi

Dalam proses desain hunian yang memakan waktu cukup lama, komunikasi rutin sangat diperlukan agar detil rumah Anda dibangun sesuai keinginan. Umumnya, tim arsitek atau desainer interior akan meminta pertemuan atau meeting rutin untuk membahas progress pengerjaan kepada Anda.

Isnaini Khoirunisa
Penulis adalah content writer Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: isnainikhoirunisa@rumah.com atau melalui Twitter: @isnaainaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Konsultasi Feng Shui: Elemen Pribadi dan Unsur Air dalam Rumah

PERTANYAAN:Bapak Sidhi yang terhormat, apa kabar? Semoga Bapak selalu dalam sehat dan sukses. Pada kesempatan ini, izinkan saya mengajukan beberapa pertanyaan terkait unsur air di dalam rumah dan elem

Lanjutkan membacaJanuari 17, 2014

Pilih Arsitektur Modern atau Tradisional untuk Rumah Idaman?

RumahCom – Selain lokasi, mempertimbangkan gaya atau model desain rumah ternyata menjadi hal penting pada saat Anda memilih rumah untuk dibeli. Desain model rumah ternyata tidak hanya menjadi daya t

Lanjutkan membacaMaret 8, 2016

Mau Dapat Jasa Arsitek Gratis? Cek Syaratnya

RumahCom - Arsitek, nama jenis profesi ini berasal dari bahasa Latin architectus, dan dari bahasa Yunani architekton yang berarti master pembangun, arkhi (ketua) serta tekton (pembangun, tukang kayu).

Lanjutkan membacaApril 28, 2016

Konsultan Properti Diminta Konsultasi Pemda Setempat

RumahCom - Maraknya pembangunan properti komersil secara masif di wilayah selatan Jakarta, khususnya koridor TB Simatupang, dinilai menyalahi Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Ketua Umum Ikat

Lanjutkan membacaJuni 15, 2016

Masukan