Langkah Membuat Kamar Mandi Sehat untuk Anak

Boy LeonardDesember 7, 2016

Kamar mandi yang nyaman tak harus berukuran luas. Anda bisa, kok, mengubah kamar mandi mungil Anda menjadi tempat yang sangat nyaman.

RumahCom – Saat anak Anda sering terserang penyakit, seperti flu, demam atau batuk, Anda mungkin menyalahkan cuaca atau jenis makanan yang baru dikonsumsinya.

Sebelum menuding cyaca atau makanan sebagai penyebab anak sakit , coba Anda cek kondisi kamar mandi yang selalu digunakan anak.

Kamar mandi yang pengap, lembap, dan kotor bisa memancing kuman penyebab pilek atau diare. Bila Anda mempraktikkan langkah ini, anak pasti tak mudah sakit.

Bersihkan bathtub dan wastafel

Segera bersihkan bathtub dan wastafel begitu selesai digunakan. Bathtub yang dibiarkan basah lebih memungkinkan menjadi tempat berkembang biaknya kuman dan bakteri.

Lap bathtub atau wastafel begitu selesai dipakai dengan handuk yang sudah ditambahkan larutan cuka.

Cuci keset

Berapa lama Anda membiarkan keset di depan kamar mandi tak dicuci? Seharusnya keset dicuci setiap minggu—terutama jika sering dalam kondisi basah.

Membiarkan keset lembap akan memicu kuman penyebab diare dan alergi. Rutin mengganti keset dan jemurlah setiap kali basah.

Pilih pembersih kamar mandi

Caranya, carilah pembersih yang kandungan zatnya ramah anak. Bila butuh pembersih alami, gunakan cuka atau soda kue.

Selain berfungsi menghilangkan aroma tak sedap, kedua bahan ini juga tidak menimbulkan aroma tajam yang mengganggu pernapasan.

Bersihkan keran

Banyak tangan yang menyentuh keran sehingga kuman pun berkumpul di keran tersebut. Gunakan spons yang sudah dicelupkan ke air perasan jeruk nipis untuk mengelap keran.

Jangan lupa untuk membilasnya hingga bersih. Sikat area keluarnya air dengan sikat gigi bekas untuk menghilangkan kerak.

Bersihkan toilet dan sekitarnya

Bila Anda menggunakan dudukan tambahan untuk memudahkan anak duduk di toilet, cuci dudukan dua kali seminggu agar tak lembap. Lalu bersihkan area toilet dengan spons yang ditambahkan cuka.

Bersihkan area toiletries

Rak ini sering luput dari perhatian Anda. Keluarkan seluruh toiletries lalu sikat rak dengan sikat gigi bekas yang sudah ditambahkan sabun cuci piring.

Biarkan rak hingga kering, lalu letakkan kembali toiletries dalam rak tersebut. Pastikan semua toiletries punya wadah, misalnya ada wadah sikat gigi dan spons mandi. Membiarkan toiletris berserakan akan menyebabkan toiletries mudah dijangkiti bakteri.

Sikat lantainya

Bersihkan lantai dan dinding kamar mandi setiap minggu dengan sikat dan larutan cuka serta soda kue. Boleh juga menggunakan sabun cuci piring.

Bilas lantai dan dinding dan pastikan tak ada sisa sabun atau soda kue agar lantai tidak licin.

Foto: Kaboompics

Rina Susanto

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Mau Pasang Shower? Perhatikan 5 Tips Ini!

RumahCom - Dibandingkan menggunakan bathtub atau bak mandi, shower memang lebih menghemat air. Rata-rata, jika Anda mandi dengan shower, air yang digunakan tak mencapai sepertiga air yang biasanya

Lanjutkan membacaAgustus 2, 2016

Sudah Sehatkah Cara Duduk Anda?

RumahCom - Duduk merupakan aktivitas rutin setiap orang. Saat duduk, Anda dapat rileks dan juga produktif mengerjakan beragam hal, seperti bekerja, membaca, belajar, mengetik, dan sebagainya. Namun

Lanjutkan membacaNovember 16, 2016

Cara Benar Bersihkan Jamur di Kamar Mandi

RumahCom - Kamar mandi sering menjadi ruangan yang paling lembap di rumah Anda. Apalagi di beberapa rumah mungil, kamar mandi kerap tidak memiliki jendela, sehingga mengandalkan lampu sebagai penerang

Lanjutkan membacaNovember 17, 2016

Masukan