Belajar dari Kasus Pulomas, Waspadai Teror Kejahatan di Rumah

Fathia Azkia29 Des 2016

RumahCom – Sejak Selasa (27/12) pagi, masyarakat khususnya warga Jakarta Timur dihebohkan dengan kasus perampokan sadis yang menimpa keluarga Dodi Triono, di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A RT12/16 Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur.

Berdasarkan keterangan polisi, perampok yang diperkirakan berjumlah empat orang itu tega menyekap korbannya sebanyak 11 orang dalam sebuah kamar mandi sempit berukuran 1,5×1,3 meter persegi.

“Dari 11 orang yang disekap, enam diantaranya meninggal dunia karena kekurangan oksigen dalam darah. Dikarenakan mereka disekap dalam satu ruangan dan tidak ada sirkulasi udara,” jelas Kapolda Metro Jaya M Iriawan.

Korban yang tidak selamat adalah pemilik rumah Dodi Triono (59) dan dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian teman Gemma, Amel, serta dua sopir pribadinya bernama Yanto dan Tasrok.

Sedangkan lima korban selamat dari perampokan Pulomas itu yakni, dua anak Dodi bernama Zanette Kalila Azaria (13) dan Fitriani (23). Serta tiga asisten rumah tangga bernama Emi (41), Santi (22), dan Windy (23).

Berkaca dari kasus yang cukup menggemparkan ini, faktanya selama periode 2008 hingga 2014, jenis kejadian kejahatan pencurian merupakan kejahatan yang paling banyak terjadi pada desa/kelurahan di Indonesia. Jumlahnya mencapai lebih dari 36-45% dari seluruh desa.

Kemudian angka ini mengalami peningkatan dari 2011 yakni sekitar 28.912 desa/kelurahan (36,78 persen) menjadi 33.729 desa/kelurahan (41,05 persen) pada 2014.

Selalu Siaga

Menanggapi ramainya pemberitaan perampokan disertai aksi kejahatan ini, praktisi klinis, dr. Ari Fahrial Syam menyebut, informasi yang terlalu sering disampaikan sejumlah media justru dapat menimbulkan kepanikan berlebih bagi masyarakat luas.

“Berita perampokan sadis yang terus-menerus diberitakan baik oleh media cetak dan elektronik, bisa menjadi faktor pencetus terjadinya kepanikan bagi masyarakat yang tidak bersinggungan langsung dengan korban,” tukasnya.

Bahkan akibat mendengar kronologi kasus pembunuhan yang menimpa keluarga Dodi Triono, masyarakat pun punya banyak mengutarakan asumsi soal keamanan di rumah.

“Artinya, rumah dengan pagar tinggi dan CCTV serta banyak orang di rumah sekalipun tidak luput dari kejaran pembunuh. Sebaliknya, rumah dengan pagar rendah atau tanpa pagar dan saat penghuni sendirian di rumah juga belum tentu mudah menjadi target,” Ari menambahkan.

(Baca juga: Tips Ajarkan Anak Agar Aman di Rumah)

“Jadi memang segala sesuatunya bisa saja terjadi. Sehingga kasus ini mengajarkan masyarakat untuk tetap selalu waspada. Kendati begitu, masyarakat juga tidak boleh mudah merasa cemas berlebihan karena kejahatan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja.”

Oleh karena itu, Ari mengungkapkan kekhawatirannya apabila kasus ini terus didramatisir, bisa menjadi pemicu kecemasan pada seseorang yang memang sebelumnya sudah mempunyai gangguan kecemasan tersebut.

“Kondisi kecemasan yang timbul dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan seperti tangan berkeringat, sakit kepala, jantung berdebar-debar, tengkuk terasa sakit atau nafas terasa sesak. Jika memang sudah ada masalah di lambung maka sakit lambung bisa kambuh,” tandasnya.

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

8 Tips Rumah Aman Selama Liburan

RumahCom - Liburan akhir tahun tinggal menghitung hari. Segala persiapan tentu sudah harus dicicil dari sekarang, termasuk persiapan untuk meninggalkan rumah. Nah, agar rumah tetap aman, berikut 8 tip

Lanjutkan membaca22 Des 2015

Tips Cari Rumah Aman Bebas Teror Kriminalitas

RumahCom – Sebagai wilayah yang sempat dinobatkan sebagai wilayah rawan kriminalitas pada tahun 2014-2015, nampaknya tidak menyurutkan bisnis pengembang untuk membuat proyek hunian di wilayah Tanger

Lanjutkan membaca1 Nov 2016

Tips Ajarkan Anak Agar Aman di Rumah

RumahCom – Sebagai orangtua, insting kita untuk selalu menjaga anak-anak tentunya akan terbentuk dengan sendirinya. Namun sayangnya kita tidak mungkin bisa menjaga mereka selama 24 jam penuh. Ya, k

Lanjutkan membaca8 Nov 2016

Ini Alasan Mengapa Harus Mengasuransikan Rumah Anda

RumahCom – Meski hanya selintas, Anda mungkin sempat bertanya-tanya tentang seberapa pentingnya mengasuransikan sebuah rumah.  Nah, biasanya setelah Anda baru beli rumah pertama atau baru saja melu

Lanjutkan membaca7 Des 2016

Masukan