Arsitek: Ruang Sempit Jangan Pakai Plafon Tinggi

9 Feb 2016

ruangan sempit plafon jangan tinggi

RumahCom – Ruang sempit jangan pakai plafon tinggi. Apa alasannya? Dalam arsitektur rumah, Anda pasti mengenal bagian dari interior rumah seperti  plafon atau yang biasa dikenal sebagai langit-langit.

Berdasarkan pengertiannya, plafon adalah bagian konstruksi yang menjadi pembatas antara rangka bangunan dan rangka atapnya. Atau lebih mudahnya, plafon merupakan pembatas antara atap dengan ruang dibawahnya.

Mau beli rumah? Cek dulu review properti persembahan Rumah.com yang disajikan secara obyektif dan transparan sehingga Anda dapat menilai spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya.

Sebagai penutup, plafon juga kerap difungsikan sebagai tempat menyembunyikan kumpulan kabel dan selang serta struktur rangka atap yang dianggap mengganggu tampilan ruang secara keseluruhan. Posisi plafon yang tepat beberapa meter di bawah rangka atap akan menimbulkan tampilan rongga yang cukup untuk memuat beragam instalasi.

  • Plafon rendah untuk ruang sempit

Sedangkan untuk jarak plafon dengan lantai ruangan harus diperhatikan secermat mungkin. Jika melihat tren saat ini, ada kecenderungan perubahan selera dimana para pemilik rumah menganggap bahwa plafon yang tinggi dapat diaplikasikan pada rumah dengan luas bangunan kecil maupun besar. Namun nyatanya hal ini salah.

Punya rumah dekat stasiun kereta memang enak, akses ke mana-mana jadi lebih mudah dan cepat. Tapi agar tak menyesal kemudian, simak video panduannya:

“Untuk rumah dengan luas bangunan sekitar 54 meter persegi, plafon yang dirancang terlalu tinggi sangat tidak pas proporsinya. Karena dengan luas ini, lahan akan dibagi menjadi beberapa ruang. Nah, untuk kamar tidur kemungkinannya hanya berukuran 3×3 meter saja. Untuk itu, plafon rendah dengan tinggi sekitar 2,7 meter dirasa lebih baik dan ideal,” jelas Arsitek Arades Living, Astrid Hapsari Raharjo, saat dihubungi Rumah.com, Selasa (9/2).

Menurutnya, jika ruang sempit disandingkan dengan jarak plafon yang tinggi, nilai kenyamanannya hanya sementara dan malah menimbulkan masalah ke depan.

Mau punya rumah tapi ragu-ragu dengan kemampuan Anda untuk membayar cicilan KPR per bulannya? Cek hitung-hitungannya lewat kalkulator KPR persembahan Rumah.com.

“Nantinya plafon yang dipaksakan tinggi ini bisa mengakibatkan masalah untuk si pemilik rumah. Misalnya, debu menumpuk di langit-langit dan sulit dibersihkan. Penempatan furnitur juga harus dipilah dengan tepat agar sinkron dengan tingginya plafon,” tutur Astrid.

“Selain itu, udara panas dari bawah akan mengumpul di atas dan sulit mencari jalan keluar. Akhirnya sirkulasi udara di dalam suatu ruang sempit pun menjadi tidak lancar. Kecuali, jika tersedia banyak ventilasi atau adanya ceiling fan (kipas angin plafon) yang bisa menjadi solusi,” tandasnya.

  • 3 meter untuk ruang lebih lega

Sementara untuk ruangan yang lebih lega sekitar 3 meter x 5 meter, jarak plafon yang lebih tinggi sekitar 0,3 meter boleh diterapkan.

Astrid mengatakan, “Plafon setinggi 3 meter bisa diaplikasikan pada ruang tamu atau mungkin kamar tidur utama yang biasanya lebih luas sekitar 15 meter persegi. Guna menambah nilai estetika, langit-langit bisa dilapisi dengan wallpaper yang senada dengan tema ruangan.”

Tetapi yang perlu diingat, merancang plafon tinggi tentu memakan biaya ekstra. Karena sudah tentu akan membutuhkan jumlah material yang lebih banyak.

Terakhir, Astrid menambahkan bahwa plafon tinggi juga membutuhkan jalur udara yang memadai sama seperti plafon rendah.

Mau beli rumah? Mengajukan KPR? Atau mengurus legalitas tanah? Cek panduan lengkapnya di sini!

“Untuk airflow-nya, usahakan ada jendela baik dari sisi samping ruang, depan maupun belakang. Jarak antar jendela jangan lebih dari 6 meter. Jika tidak mau banyak jendela, bisa menggunakan kipas exhaust sebagai alternatifnya,” tutupnya seraya mengakhiri pembicaraan.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

Dedi Paro
Dec 07, 2020
Ad lowongan kerjan ga ni pak buat pasang plapon nya?
Hoàng Kiều
Apr 15, 2017
kami CV indo delta siap menerima permintaan untuk pemasangan plafon seperti ruangan ruang tamu agar tampak mewah klasik dan minimalis
KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tiga Trik Manipulasi Agar Langit-langit Tampak Tinggi

RumahCom – Langit-langit yang tinggi memberikan kesan tidak sumpek karena sirkulasi udara yang terjaga dan luasnya ruangan. Tapi ada daya, saat ini jarang ditemukan rumah kopel dengan langit-lan

Lanjutkan membaca12 Mar 2014

Apa itu Ceiling Price dan Floor Price?

RumahCom - Pada umumnya, transaksi jual-beli properti mengikuti mekanisme pasar. Artinya, ada batas dimana harga pasar berada di posisi yang rendah dan tinggi (batas bawah dan atas). Sebelum menjual,

Lanjutkan membaca15 Mei 2013

Kamus Properti: Ceiling Price dan Floor Price

RumahCom – Seperti bisnis lain, proses jual-beli properti pun mengikuti mekanisme pasar, dimana ada harga pasar, batasan harga terendah, dan batasan harga tertinggi. Sebelum menjual properti, se

Lanjutkan membaca26 Nov 2013

9 Tips Membuat Langit-langit Tampak Lebih Tinggi

RumahCom – Langit-langit rumah yang rendah memang memiliki banyak kekurangan. Selain membuat hawa di dalam ruangan lebih gerah, ruangan juga terasa lebih sempit. Untuk membuat ruangan terasa leb

Lanjutkan membaca11 Okt 2013

4 Trik Membuat Langit-langit Tampak Tinggi

RumahCom - Langit-langit rumah yang tinggi tidak hanya membuat sirkulasi udara menjadi lebih lancar, tetapi juga membuat rumah terlihat lebih luas. Secara psikologis, langit-langit rumah yang tinggi

Lanjutkan membaca1 Feb 2016

Masukan