Ini Langkah-Langkah Pemecahan Sertifikat Tanah

Fathia AzkiaMaret 31, 2016

pecah sertifikat tanah warisan

RumahCom – Beberapa waktu belakangan, sejumlah pembaca Rumah.com menanyakan tata cara ataupun prosedur memecah sertifikat tanah (pecah kavling), terutama jual tanah warisan yang hendak dibagikan kepada Ahli Waris.

Seorang ibu rumah tangga asal Ciledug, Tangerang, dengan insial M menanyakan cara memecah sertifikat tanah milik mertuanya, yang hendak diberikan kepada delapan orang anaknya.

Baca juga: Cara Mudah Pecah Sertifikat Tanah

Luas tanah yang dimiliki adalah 2.000 meter persegi. Itu berarti, asumsi sama rata pembagiannya adalah 250 meter persegi per orang.

Sedikit informasi, dalam KUHPerdata, prisnip dari pewarisan dapat dilihat pada Pasal 830 dan Pasal 832 KUHP, bahwa harta waris baru dapat diwariskan kepada pihak lain apabila terjadi suatu kematian. Selain itu, Ahli Waris harus memiliki hubungan darah dengan pewaris.

Prinsip pembagiannya diutamakan golongan pertama, yakni suami/istri yang hidup terlama dan anak/keturunannya, yang dapat dilihat pada Pasal 852 KUHP.

Bila golongan pertama tidak ada, maka turun ke golongan kedua yakni orang tua dan saudara kandung pewaris.

Apabila golongan kedua tidak ada, maka turun ke golongan ketiga yakni keluarga dalam garis lurus ke atas sesudah bapak dan ibu pewaris.

Baca juga: Simak Perhitungan Lengkap Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah

Terakhir, jika golongan ketiga juga tidak ada, maka turun ke golongan keempat yaitu paman dan bibi pewaris baik dari pihak bapak maupun ibu, keturunan paman dan bibi sampai derajat keenam dihitung dari pewaris, serta saudara dari kakek nenek.

Punya rumah atau mau beli rumah yang sertifikat tanahnya belum dipecah? Begini cara mengurusnya

Mau beli rumah? Agar transaksi pembelian rumahnya nyaman dan aman manfaatkan saja jasa Agen Properti Profesional yang ada di Rumah.Com.

Akan tetapi pada praktek di kehidupan nyata, tanah warisan sebenarnya bisa saja dibagi meski pemberi waris masih dalam keadaan sehat wal afiat.

Dilansir dari hukumonline.com, prinsip yang dianut ini adalah sistem waris adat, yang memungkinkan pewaris menyerahkan hak warisnya kepada ahli waris saat masih hidup.

Namun secara hukum, kepemilikan atas harta baru akan berpindah sepenuhnya setelah pewaris meninggal dunia.

Pengajuan lewat BPN

Untuk Anda yang tak memiliki banyak waktu, mengurus pecah kavling sebenarnya bisa dilakukan dengan meminta bantuan dari jasa PPAT atau notaris. Dengan begitu, Anda tak akan kerepotan dengan segala prosedural yang berlaku.

Simak juga: Rumah.com Property Affordability Sentiment Index untuk mengetahui dinamika pasar properti di Indonesia, termasuk sentimen pasar dari sudut pandang pembeli 

Namun jika ingin mengurus sendiri, caranya pun terbilang cukup mudah, hanya dengan mendatangi Kantor Badan Pertanahan setempat, di mana lokasi tanah warisan itu berada. Jangan lupa bawa dokumen-dokumen berikut:

  1. Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai cukup (yang memuat: identitas diri; luas, letak dan penggunaan tanah yang dimohon; pernyataan tanah tidak dalam sengketa; pernyataan tanah dikuasai secara fisik; alasan pemecahannya);
  2. Surat Kuasa apabila dikuasakan;
  3. Fotocopy identitas pemohon (KTP, KK) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket;
  4. Sertifikat asli;
  5. Izin Perubahan Penggunaan Tanah, apabila terjadi perubahan penggunaan tanah;
  6. Melampirkan bukti SSP/PPh sesuai dengan ketentuan;
  7. Tapak kavling dari Kantor Pertanahan.

Berdasarkan Lampiran II Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan dan Pengaturan Pertanahan (“Perka BPN No. 1/2010”), jangka waktu pemecahan/pemisahan satu bidang tanah milik perorangan adalah 15 (lima belas) hari.

Manfaatkan event DealJuara, Pameran Properti Online Terbesar di Indonesia yang digelar Rumah.com mulai 20 Juli sampai 30 September 2018, dengan beragam penawaran menarik mulai dari DP 0%, cash back, gratis biaya KPR, hingga diskon Rp135 juta!

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Fathia Azkia
Penulis adalah Editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

Purnomo Purnomo
Mar 29, 2017
JUAL TANAH KAVLING MURAH DAN JUGA JASA MENCARIKAN TANAH BUAT PERUMAHAN ATAU INVESTASI MINAT HUB SAYA
KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Mau Buat Sertifikat Tanah, Perhatikan 4 Hal Ini!

RumahCom – Bukti kepemilikan tanah yang paling kuat adalah sertifikat. Tetapi itu pun tidak mutlak. Sertifikat dianggap sah apabila tidak ada tuntutan pihak lain yang menyebabkan sertifikat tersebut

Lanjutkan membacaAgustus 19, 2014

Sebelum Beli Rumah, Kenali Dulu Jenis Sertifikatnya!

RumahCom – Mencari perumahan baru untuk keluarga kecil Anda merupakan sebuah hal yang menyenangkan. Namun saat proses akadnya, tak jarang beberapa orang akan sedikit dipusingkan dengan segenap tahap

Lanjutkan membacaDesember 30, 2016

Jika Tanah Kena Sengketa, Apa yang Harus Dilakukan?

RumahCom – Kasus persengketaan tanah di Indonesia baik itu antar perseorangan maupun korporasi dengan warga, hingga kini masih sering muncul di televisi, portal online, hingga surat kabar. Untuk me

Lanjutkan membacaFebruari 23, 2016

Inilah Proses Mengurus Sertifikat Tanah Warisan

RumahCom – Sebagian orang masih ada yang belum paham tata cara mengurus sertifikat tanah hibah atau warisan. Memang yang sedikit menyulitkan adalah jika nama yang tercantum dalam sertifikat bukan a

Lanjutkan membacaFebruari 26, 2016

Prosedur dan Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

RumahCom – Proses membeli rumah bekas tentu tidak sama dengan membeli rumah baru. Bila dalam membeli rumah baru segalanya diurus oleh pihak penjual atau pengembang, berbeda halnya dengan rumah seken

Lanjutkan membacaMaret 28, 2016

Masukan