4 Perumahan Dekat Proyek Infrastruktur Baru

Fathia AzkiaApril 11, 2016

RumahCom – Mencari rumah baru bukan hanya sekadar membandingkan harga, desain, fasilitas, maupun lokasinya saja. Ada faktor lain yang rasanya perlu dipertimbangkan yaitu pengembangan infrastruktur terbaru di sekitar kawasan perumahan.

Infrastruktur menjadi salah satu kunci penting dalam pertumbuhan sektor properti. Analis berpendapat, kenaikan harga lahan sebesar 20% secara minimal dapat dinikmati oleh para pemilik properti, yang berada di dekat jalur infrastruktur baru.

Seperti yang pernah dituturkan Nicholas Holt, Head of Research Knight Frank Asia Pacific kepada Rumah.com. Ia mengatakan, tingkat infrastruktur di sebuah kawasan merupakan indikator yang berguna untuk mengetahui potensi wilayah termasuk perumahan tersebut.

Dan sebagai panduan Anda dalam memilih hunian yang memiliki nilai jual tinggi, berikut Rumah.com sajikan lima daftar perumahan yang lokasinya berdekatan dengan proyek infrastruktur teranyar.

Beruang Mas Residence

Saat ini masterplan Simpang Lima II masih menjadi pembahasan Bappeda Kota Semarang. Rencananya,  proyek infrastruktur ini berada di persimpangan Pedurungan, persisnya di simpang Jalan Majapahit-Bridjen Sudiarto-Arteri Soekarno Hatta-Jalan Fatmawati, hingga persimpangan GOR Manunggal Jati.

Kabid Perencanaan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang, M Farchan, mengungkap, rencana pembangunan Simpanglima II ini ditujukan sebagai upaya penyebaran pusat keramaian, khususnya di wilayah pinggiran.

Beruang-Mas-Residence

Perumahan yang lokasinya cukup dekat dengan proyek pembangunan ini adalah Beruang Mas Residence.

Klaster bergaya klasik-minimalis ini menyuguhkan rumah tipe 48/72 dengan harga jual Rp990 juta. Angka yang sepadan untuk rumah dengan jarak tempuh 15 menit dari Simpang Lima Semarang.

Green Andara Residence

Tol Desari (Depok-Antasari) hingga kini masih menjadi salah satu bentuk promosi menarik yang ditawarkan oleh hampir seluruh pengembang properti di Depok. Begitupun yang terjadi di Green Andara Residence.

Green-Andara-Residences-azure

Pengembang yakni PT. Bintang Mahameru berani memasarkan rumah dengan harga relatif tinggi, lantaran peminatnya cukup banyak, sekaligus letak perumahan yang hanya selangkah dengan jalur Tol Desari. Tak heran kenaikan harga rumah di sini berlangsung secara konsisten, yakni 5% tiap bulannya.

Situs resmi CMNP selaku pengelola melansir tol ini mampu mengurangi kemacetan di ruas jalan Fatmawati, dengan serapan 48 ribu kendaraan per hari

Rencananya, akan ada tiga pintu tol meliputi Cilandak, Andara dan Brigif. Namun jarak antara klaster Green Andara dengan pintu tol ini masih belum bisa dipastikan.

Nirwana Golden Park

Perumahan lain yang juga berjarak dekat dengan proyek infratruktur terbaru adalah Nirwana Golden Park. Harga jual satu unit rumahnya dipasarkan mulai Rp635 juta, untuk tipe Golden Jasmine yang memiliki luas bangunan 38M2 dan luas tanah 84M2. Lantas proyek apa yang akan tersedia?

Nirwana-golden-park-golden-strawberry

Wilayah Cibinong disebut akan dijadikan kawasan central business district (CBD) pertama di Kabupaten Bogor.

Ke depan, wilayah ini bakal menjadi pusat properti yang menjanjikan. Pemkab Bogor sempat menyatakan bahwa Cibinong akan dibuat menjadi Sudirman-nya Kabupaten Bogor.

Untuk itu, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, yang memiliki lebar 50 meter, menurut pemerintah setempat akan diperpanjang hingga menyentuh wilayah Serpong, Kabupaten Tangerang.

Beberapa infrastruktur pendukung Cibinong sebagai CBD, diantaranya akses tol Jagorawi serta jalan lingkar Cibinong.

The Billabong Soeta

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menggarap proyek Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR) yang dikerjakan bersama Pemkot Bandung.

BIUTR ini rencananya akan dibangun meliputi Pasteur-Cileunyi sepanjang 27,3 kilometer yang dibagi dalam 3 trase (jalur).

Dari lima jalur yang dikonsepkan, dua di antaranya meliputi Jalan Soekarno Hatta, yakni Ujung Berung-Soekarno Hatta sepanjang 2,7 km dan Soekarno Hatta-Gede Bage sepanjang 4 km.

Salah satu klaster yang lokasinya akan dilalui BIUTR adalah The Billabong Soeta. Perumahan ini menawarkan empat tipe rumah untuk tahap 1.

Tipe Gilimanuk (45/72) ditawarkan seharga Rp582,3 juta, tipe Jimbaran (64/72 ) Rp675.549.000, tipe Kintamani (70/91) seharga Rp1.166.347.000 dan tipe Benoa (81/105) senilai Rp1.120.760.000.

The-Billabong-Soetta-Bandung

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Punya Uang Rp500 Juta Bisa Miliki Hunian di Jakarta

RumahCom – Tak dapat dipungkiri, Jakarta hingga kini masih menjadi dambaan segenap orang untuk bertempat tinggal. Namun tingginya harga hunian di sini, membuat sebagian masyarakat kelas menengah baw

Lanjutkan membacaFebruari 22, 2016

4 Perumahan di Yogyakarta Harga Rp500 Jutaan

RumahCom –  Mencari lokasi yang pas untuk bertempat tinggal, Yogyakarta bisa menjadi pilihan. Pasalnya, kota ini menyimpan banyak daya tarik yang membuat warganya betah. Banyaknya objek wisata dan

Lanjutkan membacaMaret 16, 2016

Kurang dari Rp2 M, Empat Perumahan di Jagakarsa Patut Diburu

RumahCom – Di sisi selatan Jakarta, ada sebuah kawasan yang hingga kini masih diincar pengembang lokal dalam membangun proyek rumah tapak, yakni Jagakarsa. Meski sudah padat penduduk, namun wilayah

Lanjutkan membacaMaret 17, 2016

Cari Rumah Minimalis Harga Ekonomis di Cikarang?

RumahCom – Wilayah Cikarang, Jawa Barat, kini tak hanya dikenal dengan kawasan industrinya saja, melainkan pertumbuhan sektor properti yang berlangsung cukup pesat. Pengembang perkotaan seperti J

Lanjutkan membacaMaret 23, 2016

Gaji Rp8 Juta, Bisa Cicil Rumah di Bekasi

RumahCom – Bekasi, wilayah yang masuk ke dalam provinsi Jawa Barat ini secara bertahap terus menunjukkan eksistensinya di sektor properti. Tak heran jika transaksi penjualan rumah tapak di Kota Patr

Lanjutkan membacaMaret 29, 2016

Masukan