Cara Lengkap Mengetahui Keaslian Sertifikat Tanah

April 28, 2016

cek keaslian sertifikat tanah

RumahCom – Cara lengkap mengetahui keaslian sertifikat tanah ini tentunya penting bagi Anda yang hendak membeli rumah, baik untuk dihuni sendiri ataupun sekadar untuk dijadikan investasi. 

Manfaatkan jasa agen properti profesional yang dapat membantu keamanan dan kenyamanan transaksi pembelian properti Anda. Ada banyak pilihan mulai dari agen properti dengan spesialisasi kawasan yang memahami perkembangan hingga pergerakan harga pada area spesialisasinya, agen properti dengan spesialisasi apartemen, dan lain sebagainya.

Permasalahan seputar keaslian sertifikat tanah, terutama sertifikat tanah warisan, umumnya disebabkan kecerobohan masyarakat sebelum proses transaksi berjalan. Ironisnya, permasalahan bukan mengenai proses hukum, tetapi kondisi fisik tanah yang beragam.

Sumarni Boer, seorang Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) menjabarkan beberapa kasus seputar sertifikat tanah. Dia mengatakan, kasus yang sering terjadi adalah sertifikat bodong dan duplikasi sertifikat asli. Keduanya kerap terjadi khususnya di wilayah yang masih memiliki lahan terbilang luas.

Tahukah Anda bahwa ada empat poin penting yang perlu diperhatikan saat bikin sertifikat tanah atau balik nama? Simak video panduannnya:

“Kasus-kasus tadi, lebih banyak dialami oleh penjual. Sertifikat bodong terjadi apabila penjual berusaha untuk memanipulasi sertifikat yang akan dibelinya. Sedangkan kasus duplikasi sertifikat kerap terjadi ketika setelah proses pengecekan berlangsung. Ternyata lahan yang dinyatakan tidak ada,” tutur Sumarni kepada Rumah.com.

Menurut Sumarni, untuk mengetahui keaslian sertifikat tanah, Anda bisa melakukan dua cara, yakni menggunakan jasa notaris atau melakukan pengecekan secara mandiri.

Mau beli rumah? Mengajukan KPR? Atau mengurus legalitas tanah? Cek panduan lengkapnya di sini!

“Bagi Anda yang ingin mengecek keaslian sertifikat tanah secara mandiri, bisa langsung datang ke kantor Badan Petanahan Nasional (BPN). Sesuai Pasal 34 PP No. 24 Tahun 1997, lembaga ini akan mengecek keaslian sertifikat berdasarkan peta pendaftaran, daftar tanah, surat ukur, dan buku tanah,” papar Sumarni.

Terkait waktu pengecekan, Anda tidak perlu risau. Sebab, umumnya pengecekan tidak menghabiskan waktu lama. Bahkan dalam sehari saja, Anda sudah mengetahui keaslian dari sertifikat tersebut.

“Jika menurut BPN aman, sertifikat tersebut akan dicap. Namun, bila BPN menilai ada kejanggalan, biasanya mereka akan mengajukan untuk plotting,” kata Sumarni.

Plotting sendiri merupakan upaya pengajuan BPN kepada pemohon—baik individu ataupun atas nama notaris—dengan tujuan memastikan kebenaran dari data sertifikat tersebut. Upaya Plooting ini sendiri menggunakan GPS (global positioning system) untuk masuk ke dalam peta pendaftaran.

Nanti, hasil Plooting akan menunjukkan apakah benar di lokasi tersebut terdapat lahan kepemilikan sesuai keterangan sertifikat? Apabila benar hasilnya akan 100% menunjukkan kepemilikan asli. Artinya, baik data pendaftaran dan lokasi bersifat valid.

Mau punya rumah tapi ragu-ragu dengan kemampuan Anda untuk membayar cicilan KPR per bulannya? Cek hitung-hitungannya lewat kalkulator KPR persembahan Rumah.com.

Sebaliknya, bila tidak ditemukan tanah pada lokasi, maka sertifikat dinilai tidak valid. Maksudnya, bisa saja dalam data pendaftaran memang sudah tercantum, namun dalam pengecekan lokasi menggunakan GPS tanah bersifat fiktif.

Sumarni menambahkan, pengecekan dengan plotting ini cukup membantu pihak notaris. Biasanya, pihak yang menghadiri untuk menyaksikan plotting adalah pihak BPN, pengembang, dan notaris. Waktu yang diperlukan memang sedikit lama dibandingkan tahap pertama (dalam kondisi tidak terjadi kejanggalan).

Adapun berkas-berkas yang harus disiapkan untuk melakukan pengecekan ke BPN, antara lain:

  1. Sertifikat tanah yang hendak diperiksa.
  2. Surat tugas atau surat kuasa pengecekan dari PPAT kepada pegawainya.
  3. Permohonan pengecekkan sertifikat dimana form permohonan sudah ada di BPN.
  4. Fotokopi KTP pemilik sertifikat.
  5. Biaya Rp50.000 per sertifikat yang dicek.

Agar tidak terjadi duplikasi sertifikat, Sumarni mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan jasa rentenir dalam meminjam uang. Pasalnya, hal ini cukup berpotensi disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Jika hasil pengecekkan menunjukkan sertifikat tidak asli, maka menjadi tindak pidana pemalsuan dokumen negara. Anda bisa segera melakukan laporan yang berujung di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),” pungkas Sumarni.

Mau beli rumah atau tanah? Jangan keburu nafsu, cek dulu review properti persembahan Rumah.com yang disajikan secara obyektif dan transparan sehingga Anda dapat menilai spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kantri Maharani
Penulis adalah Content Writer: Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan Penulis, Anda bisa mengirim email ke:kantrimaharani@rumah.com atau twitter @jeungkant

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Ini yang Terjadi Bila Mengabaikan Tata Ruang!

RumahCom - Penataan ruang merupakan salah satu aspek pembangunan nasional yang paling inkonsisten dalam pelaksanaannya. Padahal, penataan ruang yang kokoh mampu membatalkan hak atas tanah. “Hak a

Lanjutkan membacaOktober 22, 2015

2015, Nilai Sertifikat Tanah yang Diagunkan Capai Rp766 Triliun

RumahCom - Pemerintah akan terus memberikan kepastian akses tanah kepada seluruh lapisan masyarakat. Tujuannya, agar warga negara Indonesia memiliki akses tanah di tanah airnya sendiri. Demikian pe

Lanjutkan membacaApril 4, 2016

Hindari Pungli, Urus Sertifikat Langsung ke BPN!

RumahCom – Untuk menghindarkan masyarakat dari pungutan liar saat mengurus sertifikat tanah, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ferry Mursyidan Baldan mengimb

Lanjutkan membacaApril 12, 2016

Tahapan dan Syarat Gadai Sertifikat Rumah

RumahCom – Salah satu keuntungan mempunyai rumah pribadi adalah bisa menjaminkan sertifikatnya saat membutuhkan dana tunai cepat. Tempat paling aman untuk menggadaikan adalah bank, baik itu syariah

Lanjutkan membacaApril 14, 2016

Tahap Mudah Mengurus Sertifikat Tanah Hilang

RumahCom – Panik dan cemas adalah kondisi alami yang menimpa setiap orang ketika mengetahui sertifikat tanah mereka hilang, rusak atau terbakar. Apa Anda juga pernah mengalaminya?Sudah dicari ke ber

Lanjutkan membacaApril 25, 2016

Masukan