Kenali Tiga Jenis Material Plafon Rumah

Fathia Azkia4 Mei 2016

RumahCom – Plafon atau yang sering disebut langit-langit, merupakan komponan bangunan yang berfungsi sebagai lapisan yang membatasi tinggi suatu ruangan. Selain itu, plafon juga berguna untuk keamanan, kenyamanan, serta keindahan sebuah ruangan.

Tinggi rendahnya plafon sangat menentukan tampilan suatu ruang. Ketinggian ini diukur mulai dari permukaan lantai sampai dengan sisi bawah bidang plafon.

Pada rumah tinggal, sebaiknya tinggi plafon berukuran sedang antara 3-3,5 meter. Ini bertujuan untuk memperlancar sirkulasi udara di rumah serta memperindah interior. Sementara batas terendah adalah 2,5 meter dari lantai.

Baca juga: Tips Paten Beli Rumah Indent

Bila rancangan plafon terlalu rendah maka ruangan akan terasa pengap dan sesak, sehingga atmosfer ruangan menjadi kurang baik.

Sebaliknya jika terlalu tinggi, dapat menghilangkan nilai estetika ruang di rumah meski sirkulasi udara berlangsung baik dan memberikan suasana sejuk.

Di beberapa gedung perkantoran bertingkat, umumnya maksimal ketinggian plafon adalah 2,5 meter.

Ini disebabkan dari ketinggian setiap lantai yang tiga meter, masih dikurangi dengan balok dan ducting AC. Jadi, jika melebihi batas maksimum maka akan mengakibatkan pemborosan material.

Punya balita dan sedang cari-cari rumah? Pastikan terdapat fasilitas pendukung tumbuh kembang anak Anda, seperti:

Fungsi plafon

Dikutip dari buku “Panduan Lengkap Membangun Rumah” karangan Gatut Susanta, selain fungsi yang sudah disebutkan di atas plafon juga berguna untuk:

  1. Batas tinggi suatu ruang sehingga tidak nampak kosong
  2. Penahan berbagai kotoran berukuran kecil yang jatuh dari celah atap
  3. Menghalau percikan air hujan yang jatuh melalui atap
  4. Isolator atau pengatur rasa panas dan dingin yang berasal dari atap
  5. Penutup rangka atap agar ruang lebih rapi dan bersih
  6. Peredam suara, baik yang ditimbulkan oleh air hujan maupun suara lainnya
  7. Tempat menggantungkan komponen penerangan dan listrik

Baca juga: Dokumen yang harus diurus dalam proses pembelian properti

Di toko material bangunan atau toko bahan bangunan saat ini tersedia ragam material yang umum digunakan sebagai plafon rumah, diantaranya;

Triplek

Ukuran triplek yang ada di pasaran untuk plafon adalah 122cm x 244cm dengan ketebalan 3mm, 4mm, dan 6mm. Rangka plafon menggunakan kaso 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60cm x 60cm.

Untuk memasangnya, triplek dapat dibelah menjadi empat bagian dengan ukuran 61cm x 122cm dan bisa juga dipasang secara utuh tanpa dipotong.

Kebutuhan material pemasangan 1 meter persegi plafon triplek sebagai berikut:

  • Triplek sebanyak 0,347 lembar
  • Kaso 5/7 atau 4/6 dengan panjang 4 meter sebanyak 1,5 batang
  • Paku sebanyak 0,220 kg

Sumber: wikipedia

Sumber: wikipedia

(Jangan dulu beli rumah dan apartemen sebelum menyimak Review Properti dari Rumah.com)

Kelebihan menggunakan triplek sebagai bahan dasar plafon antara lain:

  • Mudah pengerjaannya
  • Mudah dibeli di pasaran
  • Harga murah
  • Mudah diperbaiki atau diganti
  • Ringan

Sementara kekurangannya adalah:

  • Cepat rusak bila terkena air terus menerus
  • Tidak tahan api

Serat fibersemen/ GRC board

Saat ini serat fibersemen atau GRC board lebih banyak digunakan oleh masyarakat. Sebabnya, material ini lebih murah dibanding triplek. Di pasaran, ukuran GRC board untuk plafon adalah 60cm x 120cm dan 122cm x 244cm dengan ketebalan standar 4mm.

Rangka plafon yang digunakan dapat berupa kaso 4/6 atau 5/7. Ada juga orang menggunakan besi kotak (hollow) sebagai alternatif rangka plafon.

Baca juga: Menyiasati Dapur Terbuka di Rumah Sederhana

Material ini kerap digunakan mengingat makin mahalnya harga kayu saat ini. Ukuran besi hollow yang sering diterapkan yakni 4cm x 4cm.

Sumber: wikipedia

Sumber: wikipedia

Pemasangan GRC board pada rangka plafon yang menggunakan kaso adalah dengan cara dipaku. Sedangkan pada rangka besi hollow cara memasangnya dengan disekrup atau river/viser. Kelebihan menggunakan GRC board sebagai material plafon yaitu:

  • Pengerjaanya mudah
  • Harga relatif lebih murah dari triplek
  • Mudah diperbaiki atau diganti
  • Relatif ringan
  • Tahan terhadap api dan air

Sementara sisi minusnya adalah:

  • Masih sulit diperoleh di beberapa daerah pelosok
  • Tidak tahan benturan

Baca juga: Ingin beli rumah dengan cara KPR? Simak dalam Panduan Mengajukan KPR di Rumah.com!

Gipsum

Jenis material plafon yang satu ini sangat tepat dipasang pada rumah yang penutup atapnya merupakan pelat beton, karena ada jaminan tidak bocor.

Ukuran gipsum di pasaran umumnya 122cm x 244cm. Pada prinsipnya, kebutuhan bahan untuk pemasangan plafon gipsum sama dengan GRC board.

Hanya saja selain sekrup, pemasangan bisa dilakukan dengan menggunakan bubuk gipsum atau compound.

Bubuk ini berfungsi sebagai lem di tempat sambungan atau list dan ornamen. Pemasangan sambungan gipsum biasanya dikerjakan dengan cara diplester terlebih dahulu.

Sumber: chinagypsumboard.com

Sumber: chinagypsumboard.com

Serupa GRC board, pemasangan gipsum juga dapat menggunakan rangka besi hollow, dengan cara disekrup atau rivet/viser bukan dipaku. Pemasangan penggantunganya pun memakai dinabolt/dinaset bila dilakukan pada tembok.

Manfaatkan event DealJuara, Pameran Properti Online Terbesar di Indonesia yang digelar Rumah.com mulai 20 Juli sampai 30 September 2018, dengan beragam penawaran menarik mulai dari DP 0%, cash back, gratis biaya KPR, hingga diskon Rp135 juta!

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Fathia Azkia
Penulis adalah Editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Memilih Material Tepat untuk Countertop Dapur

RumahCom - Countertop adalah bagian penting di dapur. Permukaan datar seperti meja ini pada dasarnya adalah pusat segala kegiatan dapur. Di sini Anda menyiapkan makanan, memotong-motong bahan makanan,

Lanjutkan membaca21 Jan 2016

Arsitek: Ruang Sempit Jangan Pakai Plafon Tinggi

RumahCom – Ruang sempit jangan pakai plafon tinggi. Apa alasannya? Dalam arsitektur rumah, Anda pasti mengenal bagian dari interior rumah seperti  plafon atau yang biasa dikenal sebagai langit-lang

Lanjutkan membaca9 Feb 2016

Memilih Material Kanopi untuk Carport Anda

RumahCom – Pada kebanyakan rumah baru saat ini, posisi garasi perlahan mulai tergantikan oleh emper mobil atau yang dikenal dengan sebutan carport. Emper mobil dinilai lebih praktis diterapkan pada

Lanjutkan membaca8 Mar 2016

Daftar Harga Material Bangunan April 2016

RumahCom – Memasuki April 2016, sejumlah material bangunan mengalami perubahan harga, seperti pipa PVC, besi beton, kayu kaso dan balok, serta asbes. Harga besi beton kembali turun berkisar Rp5.0

Lanjutkan membaca15 Apr 2016

Masukan