Tips Broker: Penyebab Listing Properti Kurang Laris

Fathia AzkiaMei 11, 2016

RumahCom – Memasarkan properti –rumah, apartemen, tanah, maupun ruko- melalui portal online saat ini sudah populer di masyarakat di Indonesia. Tren ini bahkan sudah melekat dengan profesi broker atau agen properti.

Ya, portal online bahkan dianggap sangat menunjang pekerjaan mereka dalam berjualan, sekaligus menjembatani antara penjual dan pembeli properti.

Tugas utama yang diperlukan agen untuk menjalankan profesinya dengan baik adalah mencari daftar properti atau dikenal sebagai listing properti.

(Baca juga: Jurus Jitu Perbanyak Listing Properti)

Saat sudah mendapatkannya, tahapan selanjutnya adalah mengiklankan properti tersebut melalui portal online andalan.

Di sana tertera sejumlah kolom yang harus diisi secara benar dan akurat. Mulai dari nama properti, tipe, jenis sertifikat, harga jual atau sewa, serta luas tanah dan bangunan.

Setelah selesai mengisi, Anda tentu berharap listing akan dilihat banyak orang dan menarik minat pencari properti.

Akan tetapi harapan yang dinanti tak kunjung tiba. Sejak mem-posting iklan properti satu bulan atau beberapa waktu lalu, tidak ada tanda-tanda panggilan telepon atau pesan teks dari calon konsumen. Apa yang salah?

Dikutip dari berbagai sumber, kesalahan yang menyebabkan listing properti Anda kurang bahkan sulit laku, umumnya mencakup tiga aspek berikut.

Foto

Faktor yang pertama ini kerap memicu iklan Anda tidak menggaet hati konsumen. Oleh karena itu, coba luangkan waktu sejenak untuk mencermati listing Anda.

Selanjutnya, posisikan diri Anda sebagai konsumen yang tengah membutuhkan rumah atau apartemen baru. Lalu lihat, seberapa tertarikkah Anda dengan foto yang dilampirkan?

Jika foto properti tidak dalam tampilan visual yang baik seperti kualitas rendah, terdapat blur, angle kurang tepat, pencahayaan minim atau gelap, maka tidak mengherankan bila iklan Anda sama sekali tak dilirik konsumen.

Selain itu, kuantitas foto juga turut memengaruhi listing Anda. Kebiasaan malas yang sering dilakukan broker adalah hanya menyertakan satu atau dua foto saja.

Padahal semakin banyak foto yang ditampilkan, akan menarik minat calon konsumen untuk meng-klik iklan Anda. Jangan lupa untuk melampirkan foto properti baik dari segi eksterior maupun interior.

(Baca juga: Tips Mengambil Foto Berkualitas untuk Jual Properti)

Spesifikasi

Kebanyakan agen properti malas mengetik spesifikasi lengkap dari properti yang dijualnya. Mereka mengira detail rumah singkat dan foto yang ada sudah cukup memadai.

Tanpa diketahui, konsumen yang tengah mengeksplor properti buruannya membutuhkan spesifikasi lengkap dan akurat sebagai perbandingan. Jika dalam listing Anda tidak tercantum, maka sudah tentu konsumen akan beralih mencari iklan yang lain.

Aturan lain yang perlu dipahami agen properti adalah tata cara menulis deskripsi properti yang tepat. Gunakan kalimat yang jelas dan efektif, tidak berlebihan, pakai bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta hindari kata-kata ambigu.

Menggunakan deskripsi berbahasa inggris memang sah-sah saja, karena menunjukkan bahwa Anda merupakan seorang broker yang kompeten. Akan tetapi, sebaiknya sesuaikan dengan jenis properti yang tengah Anda pasarkan.

Minim informasi

Jika properti yang Anda iklankan merupakan rumah atau apartemen yang dibangun oleh pengembang, maka sertakan juga informasi tambahan agar listing lebih menonjol.

Misalnya fasilitas di sekitar area, sistem pembayaran yang ditetapkan, promo terbaru, keunggulan properti tersebut, tipe unit yang disediakan, hingga akses menuju jalan tol atau pusat perbelanjaan. Sebagai pelengkap, sebutkan material bangunan yang digunakan dan arah hadapnya.

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

Putra H.
May 13, 2016
very good
KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tips Memilih Broker Properti yang Andal

RumahCom – Menjual rumah tanpa perantara memang sekilas lebih menguntungkan, namun kerap menguras tenaga, pikiran, dan waktu. Anda pun mesti selalu siaga menerima telepon atau menerima orang yang

Lanjutkan membacaApril 28, 2015

Beriklan Properti Secara Efektif

RumahCom – Dalam menjual rumah, apartemen, atau properti lain, salah satu strategi paling penting adalah memasang iklan. Iklan yang dibuat harus efektif dan tepat sasaran, sehingga mampu menjaring c

Lanjutkan membacaMaret 7, 2016

Lima Langkah Menjadi Agen Properti

RumahCom – Anda merupakan seorang fresh graduated yang belum tahu mau berprofesi sebagai apa? Mungkin agen properti atau istilah kerennya broker, bisa menjadi salah satu daftar pekerjaan yang patut

Lanjutkan membacaApril 6, 2016

Tips Broker: Cara Membangun Citra Profesional

RumahCom – Bagi Anda yang berprofesi sebagai makelar properti atau istilah kerennya broker, image yang baik sangat diperlukan guna menunjang kemudahan dalam bekerja. Mengembangkan dan mempertahan

Lanjutkan membacaApril 19, 2016

Tips Broker: Jurus Jitu Perbanyak Listing Properti

RumahCom – Modal utama yang diperlukan seorang broker atau agen properti dalam mengoptimalkan pekerjaannya adalah mencari listing sebanyak-banyaknya. Listing dalam pengertian ini yaitu daftar proper

Lanjutkan membacaMei 3, 2016

Masukan