Cara Membangun Simbiosis Mutualisme Pembeli dan Broker

Isnaini KhoirunisaMei 25, 2016

RumahCom – Mencari rumah idaman sembari menganalisa keadaan pasar properti bukanlah hal yang mudah. Kini, banyak hal yang dapat mempengaruhi pasar properti. Tidak hanya dari kebijakan pemerintah saja, namun juga bisa dari pengaruh ekonomi dan politik.

Tren properti  juga terus berganti, membuat Anda butuh saran dari ahli yang telah berpengalaman bertahun-tahun.

Jika dulu para pencari rumah melihat spanduk “rumah dijual” beserta nomor telepon yang bisa dihubungi atau melihat iklan rumah dijual melalui koran, kini para konsumen mulai beralih mencari rumah idamannya melalui media online.

Mulai dari iklan, website dan blog, para pencari rumah ini bisa mendapat informasi langsung dari broker properti. Hal ini membuktikan bahwa peran broker sangatlah penting dalam proses jual beli rumah.

Pekerjaan broker properti terbilang unik. Mereka tidak selalu mendapatkan imbalan dari usaha yang dilakukan. Misalnya, mereka menghabiskan banyak waktu untuk menerima telepon dan email dari calon pembeli. Setelah itu mengantar mereka untuk survei lokasi dan lain sebagainya.

Namun pada akhirnya tidak semua klien jadi mengambil rumah tersebut. Calon pembeli yang masih memiliki beberapa kandidat rumah lainnya bisa saja mundur dan membatalkan proses jual beli rumah.

Apa yang harus dilakukan pembeli?

Untuk Anda yang sedang melakukan survei demi menemukan rumah impian, tidak ada salahnya menghubungi agen untuk bertanya dan mengumpulkan beberapa informasi mengenai rumah yang sedang di incar.

Namun perlu di ingat, Anda harus dapat membedakan ketika hanya sekedar bertanya atau mulai serius ingin membeli rumah.

Kebanyakan pembeli memang belum memahami tahap yang harus dilalui ketika akan membeli rumah. Tidak seperti yang dibayangkan, Anda akan butuh waktu berbulan-bulan hingga akhirnya menanda tangani surat jual beli rumah dan siap menempati rumah baru.

Dengan tahap yang berlapis lapis tersebut, Anda akan sangat membutuhkan peran broker untuk mendampingi setiap prosesnya.

Untuk itu usahakan mencari agen yang berpengalaman dan dapat di ajak berkomunikasi dengan baik. Anda bisa mendapat referensi agen berkualitas dari website rumah.com. 

Bagaimana dengan broker?

Agen properti profesional juga harus memahami fungsinya yang menyeluruh. Tidak hanya menjawab pertanyaan via email, pesan singkat atau telepon, namun juga harus mampu mengurus seluruh proses penjualan rumah.

Broker yang berkualitas juga harus memberi gambaran yang berimbang mengenai rumah yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Untuk itu bagi agen, sangat penting untuk memperkaya pengetahuan dan informasi terbaru demi mampu menjawab kebutuhan dan pertanyaan dari calon pembeli. Hal ini bisa di dapatkan dari seminar, gathering dan lain sebagainya.

Isnaini Khoirunisa
Penulis adalah content writer Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: isnainikhoirunisa@rumah.com atau melalui Twitter: @isnaainaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Inilah Tantangan Broker Properti Nasional Jelang MEA 2015

RumahCom – Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 mendatang, ternyata masih banyak tantangan yang dihadapi oleh para broker di Indonesia. Masalah sertifikasi menjadi salah satu hal yang dig

Lanjutkan membacaDesember 5, 2014

5 Fungsi Broker dalam Jual-Beli Rumah

RumahCom - Membeli atau menjual rumah memerlukan pengetahuan dan menguras banyak waktu dalam prosesnya. Bagi Anda yang tidak memiliki waktu atau pengalaman dalam membeli rumah, Anda bisa menggunaka

Lanjutkan membacaMaret 26, 2015

Broker Properti Lokal Harus Siap Hadapi Asing

RumahCom - Perusahaan broker asing kini mulai tertarik masuk ke Indonesia. Hal ini lantaran Indonesia dinilai berprospek cerah dan dan memiliki lokasi strategis. Untuk menghadapi gempuran persaing

Lanjutkan membacaMaret 17, 2016

Masukan