Cara Mudah Kenali Gaya Kontemporer

Fathia AzkiaJuni 28, 2016

RumahCom – Dari sekian banyak gaya arsitektur yang ada di Indonesia, Anda pasti pernah mendengar istilah “kontemporer”.

Kebanyakan orang mengira gaya kontemporer tidak ubahnya dengan gaya modern, padahal keduanya punya ciri khas berbeda. Gaya modern lebih mengedepankan desain yang detail dan spesifik, sementara kontemporer berani ‘mendobrak’ desain-desain yang telah ada.

Intinya, gaya kontemporer yang dianut dalam sebuah interior hunian lebih mengutamakan unsur minimalis dan sederhana, namun tetap menampilkan sentuhan berani dalam memainkan motif. Lantas bagaimana cara mudah mengenali gaya ini?

Banyak cahaya alami

Dilansir dari hgtv.com, gaya kontemporer sangat mengutamakan kehadiran pasokan cahaya alami di dalam ruang rumah. Oleh karena itu pemilihan material lantai warna putih lazim digunakan.

Selain itu, pengaplikasian kaca sebagai pengganti sekat dinding/tembok maupun skylight lebih mendominasi. Tujuannya agar sinar matahari alami mampu menyinari keseluruhan ruang secara optimal.

gaya kontemporer 1

Lantai polos

Jenis lantai yang kerap diterapkan pada gaya kontemporer adalah porselen, kayu dan keramik. Kondisinya dibiarkan polos begitu saja, tanpa ada alas sama sekali.

Akan tetapi tidak jarang juga pemilik bereksplorasi dengan menambahkan karpet motif untuk mempercantik ruang, sekaligus penanda (batas) antar satu ruang dengan ruang lain. Mengingat, dalam interior gaya kontemporer, ciri khasnya adalah menyatukan semua ruang dalam sebuah hunian.

Polesan warna cerah

Gaya yang mulai berkembang di tahun 1940 hingga 1980an ini selalu memadukan warna netral yang cenderung cerah ke dalam interior maupun eksteriornya.

Contoh daftar warnanya meliputi putih, cokelat, abu-abu, hingga hitam. Warna tersebut biasanya dituangkan melalui elemen dinding, lantai, serta furnitur. Tergantung dari kreativitas yang dimiliki, kombinasi warna ini mampu mencuri perhatian karena keindahannya.

gaya kontemporer 2

Furnitur sederhana

Cara mudah mengenali gaya kontemper bisa dilihat dari pemilihan furnitur yang ditempatkan. Umumnya, furnitur memiliki sifat ringan dan sederhana tetapi tetap unik dan menarik. Layout furnitur pun kerap mengikuti arus garis lurus ruangan, sehingga nampak bersih dan simpel.

Material alami

Suguhan suasana menyenangkan pada ciri kontemporer kerap dihadirkan lewat ornamen maupun perabot di suatu ruangan. Misal, batu alam, kayu, jati, serta bahan organik lain seperti kapas.

gaya kontemporer 3

Arsitektur luar rumah

Terakhir, pengaplikasian gaya ini tidak hanya bisa dilakukan pada interior rumah saja, melainkan nampak luar (eksterior). Identifikasinya mudah dilihat melalui material bahan bangunan yang bersifat terbuka dan ringan.

Contohnya, kaca dan baja yang dibuat sederhana dengan garis lurus. Spesifik lain nampak luar yakni atap yang dirancang dengan pola tegak lurus serta datar.

Foto utama: houzz.com

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Inspirasi Gaya Nautical yang Unik dan Nyentrik

RumahCom - Bagi Anda yang menyukai lautan, gaya nautical yang diterapkan dalam desain rumah merupakan salah satu cara sempurna untuk memenuhi hasrat Anda. Selain tak pernah ketinggalan jaman, gaya ini

Lanjutkan membacaOktober 27, 2015

Inspirasi Langit-langit Rumah Bergaya Industrial

RumahCom – Belakangan ini gaya industrial untuk desain interior hunian semakin digemari masyarakat Indonesia, termasuk beberapa selebriti ternama seperti Teuku Zacky dan Daniel Mananta. Keduanya sam

Lanjutkan membacaMaret 22, 2016

Memahami Definisi dan Ciri Khas Gaya Rustic

RumahCom -  Rustic dalam bahasa Indonesia berarti 'berkarat' atau tua, dan memiliki permukaan yang kasar karena tidak di-finishing dengan baik. Jika dibayangkan, rustic menghadirkan kesan yang lus

Lanjutkan membacaMaret 23, 2016

Aplikasi Gaya Art Deco pada Hunian

RumahCom – Pernah mendengar desain interior bernama Art Deco? Gaya hias yang lahir setelah Perang Dunia I dan berakhir sebelum Perang Dunia II ini banyak diterapkan dalam berbagai bidang, misalnya e

Lanjutkan membacaMei 23, 2016

Masukan