Penurunan Harga Minyak Pengaruhi Nilai Properti Dubai

Isnaini KhoirunisaJuni 30, 2016

RumahCom – Dubai memang surga bagi properti elite, lantaran harga properti yang menjanjikan. Namun, beberapa tahun belakangan harga properti di kawasan tersebut semakin melemah, seiring harga minyak mentah yang terus menurun.

Seperti dilansir Property Report, Kamis (30/6/2016), para analis properti pun berpendapat bahwa harga properti di kawasan tersebut akan terus menurun, bersama dengan perlambatan harga minyak mentahnya. Namun, beberapa di antara mereka tidak setuju.

Sebuah konsultan real estat, Phidar Advisory, mengatakan rata-rata harga properti di kota tersebut akan menurun sekira 8-10 persen dalam tiga bulan ke depan. Sementara itu, perusahaan konsultan ValuStrat mengklaim bahwa harga perumahan di Dubai tidak berubah untuk sementara waktu.

Menurut indeks harga yang dikeluarkan ValuStrat, perubahan harga properti di Dubai tampak tidak signifikan pada Mei ini sejak delapan bulan terakhir.

Para ahli menyalahkan penurunan harga minyak, yang mengakibatkan penurunan aliran modal ke negara tersebut, di mana pendapatan Dubai sebagian besar terkait dengan industri minyak, gas dan konstruksi.

“Dalam beberapa hal, ini mencerminkan tren global, misalnya saat ini banyak bank memangkas jumlah pekerja mereka di seluruh dunia, dan ini juga terjadi di Dubai,”kata managing director of Phidar Advisory, Jesse Downs.

“Untuk sektor-sektor lain, tren ini hanya tertunda, tetapi tetap harga minyak yang rendah membuat likuiditas terus berkurang di kawasan tersebut,” tambahnya.

Downs percaya koreksi harga properti akan lebih terasa musim panas ini, karena musiman penjualan. Merosotnya harga properti diperkirakan akan terjadi hingga akhir 2017.

Berbeda dengan harga jual properti, harga sewa justru meningkat. Saat ini, harga untuk sebuah apartemen studio melonjak dari AED56,000 (USD15,200) pada April menjadi AED57,000 (USD15,500) bulan ini.

Sementara itu, satu kamar flat disewakan dengan harga AED95.000 (USD25,800), dengan kenaikan bulanan 1 persen.

Sementara sewa rata-rata untuk apartemen dengan empat kamar tidur atau lebih melonjak ke AED321,000 (USD87,300) pada Mei, dibandingkan dengan AED294,000 (USD80,000) pada April.

Downs mencatat bahwa biaya perumahan biasanya menelan sebanyak 40 persen dari pengeluaran rumah tangga di Dubai, sehingga koreksi harga harus menjadi pertanda baik bagi retensi karyawan dan penciptaan lapangan kerja.

Isnaini Khoirunisa
Penulis adalah content writer Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: isnainikhoirunisa@rumah.com atau melalui Twitter: @isnaainaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Kenaikan Harga Hunian di Dubai Tertinggi di Dunia

RumahCom – Harga rumah di Dubai, Uni Emirat Arab pada kuartal I-2014 tercatat mengalami peningkatan tertinggi di antara 45 negara-negara di dunia. Sementara itu, penurunan harga rumah paling drastis

Lanjutkan membacaJuni 16, 2014

Dubai Sesumbar Bangun Mal Terluas di Dunia

RumahCom – Satu lagi kejutan dari salah satu kota di kawasan Timur Tengah ini. Syeh Mohammed bin Rashid al-Maktoum baru-baru ini mengumumkan, Dubai akan menjadi lokasi pembangunan sebuah proyek raks

Lanjutkan membacaJuli 7, 2014

Properti Dubai Dipertaruhkan Hingga 2017

Rumah.com – Berbicara mengenai kemewahan properti di Dubai tidak akan ada habisnya. Meskipun pertumbuhan properti di Dubai mengalami lika-liku dua tahun terakhir ini, ternyata tidak lantas membuat s

Lanjutkan membacaMaret 4, 2016

Masukan