Tips Jual Rumah Bangunan Tua

Isnaini KhoirunisaJuli 22, 2016

RumahCom – Punya rumah dengan usia bangunan yang sudah tua tentu menjadi dilema tersendiri. Kerusakan umum seperti atap dan genteng yang rapuh dan pecah, retak dan lubang pada dinding, sampai dengan rayap yang mulai mendominasi rangka langit-langit kerap menjadi masalah untuk bangunan di atas usia 10 tahun.

Jika ingin di tempati, Anda terpaksa harus melakukan renovasi yang menyita biaya besar demi kenyamanan bertempat tinggal. Sementara kalau dijual, kira-kira siapa yang tertarik membeli? Anda harus siap mendapat tawaran harga yang jauh dari harapan.

Jangan pesimis dulu, artikel dari Foxnews.com berikut ini akan memberi beberapa tips cerdas menjual rumah rusak dengan harga yang sesuai.

  1. Cek apakah masih memungkinkan untuk renovasi

Umumnya orang memilih jalan paling praktis ketika bangunan rumahnya rusak: di jual. Padahal siapa tau langkah renovasi masih memungkinkan untuk dilakukan. Dengan renovasi, rumah Anda tampak lebih bagus dan bisa meningkatkan harga jual.

Setelah menghitung biaya renovasi total, coba cek uang simpanan Anda. Jika jumlahnya masih kurang, Anda bisa mengajukan pinjaman kepada bank untuk keperluan renovasi. Pelajari produk yang mereka tawarkan dan pilih yang paling menguntungkan bagi Anda.

 

  1. Perhitungkan nilai rumah

Menghitung nilai jual rumah memang bukan hal yang mudah. Anda perlu memperhitungkan keunggulan rumah Anda seperti fitur interior atau perabot tambahan yang ada di dalamnya. Namun terkadang kalau ditemukan kerusakan, pembeli kerap menghitung rinci biaya renovasi yang berimbas pada harga jual yang jatuh.

Untuk itu pastikan untuk memberi sedikit “polesan” dan kurasi mengenai hunian Anda demi menaikkan harga jual.

 

  1. Persiapkan menjual kepada investor

Beberapa penjual rumah kadang sedikit “pemilih” terhadap calon pembelinya. Ada yang enggan menjual kepada investor properti dengan alasan beragam. Namun melihat kondisi rumah yang terbatas, Anda tidak punya pilihan lain.

Intinya, semakin banyak renovasi yang dilakukan maka pembeli akan lebih banyak datang dari end user. Sementara kalau dijual dalam keadaan bangunan rusak, biasanya investor akan lebih tertarik membeli.

 

  1. Temukan cara tercepat untuk menjual dengan harga pasaran

Cara tercepat untuk menjual rumah Anda mungkin dengan menyerahkannya kepada investor yang memegang cash keras. Akan tetapi kadang harga yang ditawarkan terlalu rendah dari harapan. Untuk itu Anda harus sedikit bersabar sembari menunggu penawaran harga yang paling cocok.

Sebagai contoh, dalam waktu lima sampai tujuh hari setelah penayangan iklan, Anda mungkin mendapatkan penawaran sekitar 20 hingga 30. Lakukan review terhadap semua calon pembeli dan berikan respon setelah dua minggu berjalan.

Namun jika Anda butuh mendapatkan uang cash cepat, minta bantuan broker properti untuk menjualkan rumah Anda. Dengan begitu Anda bisa mengjangkau pangsa pasar prospektif lebih cepat dan efektif.

 

Isnaini Khoirunisa
Penulis adalah content writer Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: isnainikhoirunisa@rumah.com atau melalui Twitter: @isnaainaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tips Menjual Rumah yang Diisi Penyewa

RumahCom – Aspek investasi sebuah properti, terutama rumah, terdiri dari capital gain atau nilai jual kembali dan juga sewa. Nah, ada kalanya seorang calon pembeli berminat dengan rumah Anda tet

Lanjutkan membacaMaret 3, 2016

Hati-hati, 6 Hal Ini Bisa Menurunkan Harga Jual Rumah

RumahCom - Agar semakin nyaman tinggal di rumah sendiri, banyak orang merenovasinya sesuai dengan selera. Meski demikian, renovasi harus dilakukan secara hati-hati agar tidak mengurangi prospek invest

Lanjutkan membacaApril 25, 2016

Mau Beli Rumah Tapi Minim Dana? Bisa!

RumahCom – Dana yang pas-pasan bukan menjadi halangan untuk memiliki rumah sendiri. Pemerintah sendiri sudah membuat kebijakan khusus untuk mendorong kepemilikan rumah. Tinggal bagaimana Anda panda

Lanjutkan membacaMei 20, 2016

Masukan