Pilih Air Cooler atau AC? Ketahui bedanya!

Wahyu ArdiyantoAgustus 29, 2016

Ketahui bedanya

RumahCom – Jika Anda tak ingin seluruh ruangan di rumah menggunakan AC – mungkin dengan alasan sedikit berhemat – air cooler tentunya bisa menjadi pilihan.

Berbeda dengan kipas angin yang memang hanya menghasilkan angin saja, udara yang dihasilkan air cooler terasa jauh lebih sejuk dan dingin. Pasalnya di bagian belakang air cooler memang ditambah boks yang berisi air dingin untuk membuat udara sejuk dan dingin saat dinyalakan.

Namun sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan air cooler, ketahui perbedaannya dengan AC.

Perawatan mudah

Dibandingkan dengan AC yang harus dibersihkan dan di-service oleh tenaga ahli setiap 2 bulan, air cooler bisa Anda bersihkan sendiri. Anda hanya perlu membersihkan debu yang menempel serta mengganti air di dalam boks-nya. Hal ini jelas membuat air cooler lebih hemat biaya perawatan.

Mudah dipindahkan

Karena ukurannya yang kecil dan mudah untuk dibawa, air cooler juga mudah dipindahkan ke ruangan lain sesuai kebutuhan. Udara yang dihasilkan air cooler pun tidak seperti AC yang bergantung pada kompresor.

Lebih hemat listrik

Air cooler tidak memiliki kompresor sehingga tidak membutuhkan daya listrik yang besar dibanding AC. Walau Anda menggunakannya seharian, air cooler hanya membutuhkan listrik sekitar 10-15 % dari listrik yang digunakan oleh AC. Harga air cooler pun jauh lebih murah dibandingkan AC.

Udaranya lembap

Sayangnya karena menggunakan uap air, udara yang dihasilkan oleh air cooler cenderung lembap. Untuk itu sebaiknya tidak menggunakan air cooler di dalam ruangan yang sangat tertutup karena berisiko memunculkan bakteri atau jamur di dalam ruangannya.

Sejuknya hanya pada jarak tertentu

Dibandingkan AC yang memberikan kesejukan secara menyeluruh pada satu ruangan, air cooler hanya menyejukkan ruangan pada jarak tertentu. Suhunya pun tidak dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Selain itu, air cooler juga tidak dilengkapi dengan penyaring udara, berbeda dengan AC yang dilengkapi penyaring udara sehingga tidak menghasilkan udara yang kotor – bahkan mencegah kuman dan bakteri masuk ke dalam ruangan.

Foto: Pixabay

Rina Susanto

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

7 Tips Agar Rumah Terasa Sejuk Tanpa AC

RumahCom – Banyak yang menggunakan pendingin ruangan (AC) sebagai jalan pintas bila rumah terasa gerah atau panas. Namun bagi Anda yang ingin mengurangi budget listrik sekaligus lebih ramah lingk

Lanjutkan membacaMaret 12, 2015

Buat Rumah Sejuk dan Hangat Dengan Mudah

RumahCom – Rumah idaman tidak hanya sebatas penampilan luar dan dalamnya saja, namun rumah tersebut juga harus memberi kenyamanan penghuninya. Salah satu masalah yang kerap dihadapi oleh pembeli

Lanjutkan membacaApril 26, 2016

Cara Gampang Agar AC Tetap Sejuk

RumahCom - Tinggal di Indonesia yang beriklim tropis, terutama wilayah dataran rendah seperti Jakarta, rasanya tak mungkin jika Anda bisa hidup tanpa AC. AC atau penyejuk ruangan memang membuat sua

Lanjutkan membacaAgustus 1, 2016

Di Bangladesh, Botol Plastik Bekas Bisa Jadi AC

RumahCom – Ide teknologi ramah lingkungan bisa datang dari mana saja, termasuk Bangladesh. Baru-baru ini, seorang warga Bangladesh, Ashis Paul, menemukan teknologi pendingin ruangna tanpa listrik.

Lanjutkan membacaAgustus 18, 2016

Masukan