Ada Kesalahan Tulis di AJB, Bagaimana Koreksinya?

Fathia AzkiaSeptember 5, 2016

RumahCom – Prinsip kehati-hatian memang sangat diperlukan terutama saat berurusan dengan bukti otentik dalam jual beli properti. Akta Jual Beli, contohnya.

Secara harfiah, AJB adalah akta otentik yang dibuat oleh PPAT untuk peralihan hak atas tanah dan bangunan.

Pembuatan AJB sudah diatur sedemikian rupa melalui Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional (Perkaban) No. 08 Tahun 2012 Tentang Pendaftaran Tanah, sehingga PPAT tinggal mengikuti format-format baku yang sudah disediakan.

Pada prakteknya, pembuatan sekaligus penandatangan AJB baru bisa dilakukan setelah seluruh pajak-pajak yang timbul karena jual beli, sudah dibayarkan oleh para pihak sesuai dengan kewajibannya masing-masing.

Sebab satu dan lain hal yang mengakibatkan kealfaan, tak jarang AJB menjadi bermasalah hanya karena salah ketik angka Nomor Objek Pajak (NOP) bahkan nominal harga jual properti.

Bila kondisinya terjadi sebelum penandatanganan, perubahan bisa segera dilakukan dan dianggap sah jika diparaf atau diberi tanda pengesahan lain oleh penghadap, saksi, dan PPAT. Dalam hal ini koreksi dikenal dengan istilah renovi.

Dikutip hukumonline.com, peristiwa renvoi punya dasar kuat seperti diatur dalam Pasal 48 – Pasal 50 UU 2/2014. Ketentuannya, isi akta dilarang untuk diubah dengan:

  1. diganti;
  2. ditambah;
  3. dicoret;
  4. disisipkan;
  5. dihapus; dan/atau
  6. ditulis tindih.

Akan tetapi, dapat dilakukan perubahan isi Akta dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d di atas dan sah jika perubahan tersebut diparaf atau diberi tanda pengesahan lain oleh penghadap, saksi, dan PPAT. Sehingga sebenarnya salah ketik, selama akta belum ditandatangani, dapat diperbaiki dengan renvoi.

Artinya, renvoi tidak bisa dilakukan apabila proses penandatanganan telah selesai.

Maka dari itu jika akta telah ditandatangani, perubahan yang dapat dilakukan adalah pembetulan kesalahan tulis dan/atau kesalahan ketik, yang terdapat pada Minuta Akta yang telah ditandatangani (perubahan yang tidak substansial).

Perubahan ini dilakukan di depan penghadap, saksi, dan PPAT yang dituangkan dalam berita acara dan memberikan catatan tentang hal tersebut pada Minuta Akta asli, dengan menyebutkan tanggal dan nomor Akta berita acara pembetulan.

Bagaimana jika tidak segera diperbaiki?

Jika PPAT tidak melakukan ketentuan pembetulan di atas, maka mengakibatkan akta hanya mempunyai kekuatan pembuktian sebagai akta di bawah tangan, dan dapat menjadi alasan bagi pihak yang menderita kerugian untuk menuntut penggantian biaya, ganti rugi, dan bunga kepada PPAT.

Foto: Pixabay

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Prosedur dan Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

RumahCom – Proses membeli rumah bekas tentu tidak sama dengan membeli rumah baru. Bila dalam membeli rumah baru segalanya diurus oleh pihak penjual atau pengembang, berbeda halnya dengan rumah seken

Lanjutkan membacaMaret 28, 2016

Ini Langkah-Langkah Pemecahan Sertifikat Tanah

RumahCom – Beberapa waktu belakangan, sejumlah pembaca Rumah.com menanyakan tata cara ataupun prosedur memecah sertifikat tanah (pecah kavling), terutama jual tanah warisan yang hendak dibagikan kep

Lanjutkan membacaMaret 31, 2016

Tahapan dan Syarat Gadai Sertifikat Rumah

RumahCom – Salah satu keuntungan mempunyai rumah pribadi adalah bisa menjaminkan sertifikatnya saat membutuhkan dana tunai cepat. Tempat paling aman untuk menggadaikan adalah bank, baik itu syariah

Lanjutkan membacaApril 14, 2016

Tahap Mudah Mengurus Sertifikat Tanah Hilang

RumahCom – Panik dan cemas adalah kondisi alami yang menimpa setiap orang ketika mengetahui sertifikat tanah mereka hilang, rusak atau terbakar. Apa Anda juga pernah mengalaminya?Sudah dicari ke ber

Lanjutkan membacaApril 25, 2016

Cara Lengkap Mengetahui Keaslian Sertifikat Tanah

RumahCom - Cara lengkap mengetahui keaslian sertifikat tanah ini tentunya penting bagi Anda yang hendak membeli rumah, baik untuk dihuni sendiri ataupun sekadar untuk dijadikan investasi. Manfaatkan

Lanjutkan membacaApril 28, 2016

Masukan