Mau Cicil Apartemen DP 1%? Ini Caranya!

Boy LeonardOktober 12, 2017

Pembelian MBR dilakukan dengan BTN karena memang sejak awal BTN yang berminat dan menyanggupi untuk memberikan DP 1%.

RumahCom – Pemerintah terus berusaha menyediakan hunian layak dengan harga terjangkau untuk masyarakatnya. Salah satunya adalah membangun hunian di dekat stasiun di wilayah Jabodetabek.

Hunian berupa rusunami (Rumah susun sederhana milik) dan anami (apartemen sederhana milik) ini mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD), sebuah konsep rumah dengan akses transportasi umum yang mudah.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan, harga maksimal untuk hunian Transit Oriented Development (TOD) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maksimal Rp7 juta per meter persegi (m2).

Menurut Rini, harga tersebut sesuai dengan permintaan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang meminta agar ada subsidi dari BUMN, sehingga untuk pemesanan bekerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN).

“Saya menekankan betul bahwa untuk yang MBR ini kita harus beri harga yang spesial, karena kebutuhannya sangat besar, sangat mendukung program pemerintah dan pak Menteri PUPR bahwa yang MBR harganya harus spesial,” ungkapnya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Menurutnya, sesuai permintaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin agar hunian bagi MBR diberikan subsidi dari Pemerintah. Dalam hal ini hanya BTN yang mau untuk mengeluarkan modal terlebih dahulu dan berani memberikan uang muka 1% bagi MBR.

(Simak juga: Jangan Gengsi Beli Rumah Subsidi. Ini Kelebihannya)

“Itu masih masuk dalam program pak Menteri PUPR sehubungan dengan pembiayaan yang melalui BTN. Yang mendapatkan LFPP yaitu down payment subsidi dari pemerintah programnya bapak Jokowi yaitu subsidi down payment 1% dan subsidi bunga sehingga nanti bisa memadai. Jadi kalau nanti pada mau pesan nanti tinggal diproses di BTN,” jelasnya.

Menurutnya, pembelian MBR dilakukan dengan BTN karena memang sejak awal BTN yang berminat dan menyanggupi untuk memberikan DP 1%. Oleh sebab itu, yang menyeleksi MBR yang bisa mendapatkan hunian ini adalah BTN.

“Jadi begini, karena BTN yang bertanggung jawab bagi MBR untuk mendapat hunian murah karena mendapat subsidi pemerintah. Apakah dari DPnya atau bunganya. Sehingga, yang menyeleksi benar-benar MBR itu. Maksimum pendapatan Rp7 juta. Itu tanggung jawab BTN harus ke situ,” tukasnya.

Cara dan syarat mengajukan rumah subsidi

Untuk saat ini, yang dimaksud MBR adalah karyawan atau pekerja formal yang berpenghasilan maksimum Rp4 juta per bulan untuk rumah tapak dan Rp7 juta per bulan untuk rumah susun.

Syarat usia pelamar KPR dan KPA subsidi antara 21-45 tahun, dibuktikan dengan KTP, lalu sudah memiliki NPWP, slip gaji, surat keterangan kerja minimal 2 tahun, fotokopi rekening serta rekening koran jika gaji ditransfer. Selain itu, Anda juga tidak boleh memiliki kredit atau cicilan yang macet.

Setelah semuanya siap, tentukan pilihan rumah subsidi lalu  ajukan KPR ke bank-bank yang telah ditunjuk.

Sebelum disetujui, Anda akan melalui proses wawancara dengan pihak bank. Pada dasarnya, ini adalah tanya jawab dan pemeriksaan data untuk membuktikan apakah syarat-syarat yang sudah Anda penuhi tersebut benar adanya. Sedikit tips, berikan informasi sejujurnya. Proses ini adalah proses akhir yang menentukan disetujui atau tidaknya pengajuan kredit rumah subsidi Anda.

Tertarik mencari rumah subsidi? Temukan puluhan pilihan rumah subsidi harga mulai Rp140 Juta di berbagai daerah di seluruh Indonesia di sini!

Agregasi Okezone

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Sekarang, Tukang Ojek Bisa Cicil Rumah

RumahCom - Sistem pemberian bantuan perumahan untuk kalangan pekerja sektor informal terus diupayakan. Salah satunya melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK). Badan Peny

Lanjutkan membacaMaret 4, 2017

Pekerja Informal dengan Gaji Rp2,5 Juta Ini Bisa Cicil Rumah

RumahCom -  Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Mikro yang diluncurkan Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disambut baik oleh para pekerja informal. Salah satunya adalah tukang ojek online. Dalam keterang

Lanjutkan membacaMaret 23, 2017

Beli Rumah Pertama? Hindari Kesalahan Ini!

RumahCom – Pusing, bingung, dan galau, adalah segelintir perasaan yang lumrah menyelimuti pikiran para pencari rumah pertama. Akan tetapi sebenarnya rencana baik ini jangan dijadikan suatu masalah,

Lanjutkan membacaMei 10, 2017

Jangan Gengsi Beli Rumah Subsidi. Ini 5 Kelebihannya!

RumahCom – Tentu Anda pernah mendengar program rumah bersubsidi yang dicanangkan oleh pemerintah. Program ini memberikan kesempatan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memperoleh kre

Lanjutkan membacaOktober 10, 2017

Masukan