Ini Saatnya Beli Apartemen di Pasar Senen Rp200 Jutaan

Boy LeonardOktober 11, 2017

Harga yang dipatok adalah sebesar Rp7 juta per meter atau sekitar Rp224 juta dengan luas 32 m2.

RumahCom – Program hunian Transit Oriented Development (TOD) untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terus berlanjut. Kali ini di sekitar stasiun Pasar Senen.

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mendukung program sejuta rumah pemerintah. Untuk itu, kedua BUMN ini kembali membangun TOD di lokasi ketiga yakni di kawasan Stasiun Pasar Senen.

Adapun nilai investasi sekitar Rp500 miliar dengan luas tanah 8.560 m2 dan akan dibangun sebanyak 3 tower. Selain total unit sebanyak 1.362 unit dengan komposisi masyarakat berpendapatan rendah (MBR) sebanyak 480 unit atau 35% dari jumlah unit dan untuk apartemen bagi masyarakat menengah ke bawah sebanyak 882 unit atau sekitar 65%.

“Nilai investasi Rp500 miliar. Dari 3 tower nantinya MBR sebanyak 25 lantai dan apartemen 26 lantai,” ungkap Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo di di acara Groundbreaking Ceremony Transit Oriented Development (TOD) Pasar Senen, Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Harga yang dipatok adalah sebesar Rp7 juta per meter atau sekitar Rp224 juta dengan luas 32 m2.

Dirinya mengharapkan dengan pembangunan kawasan hunian berkonsep TOD yang terintegrasi dengan stasiun kereta api ini dapat membantu kemacetan yang terjadi saat ini.

“Semoga dengan dibangunnya ini kita bisa membantu kemacetan-kemacetan lalu lintas yang terjadi belakangan ini. TOD ini dibangun dengan terintegrasi dengan moda transportasi yang lainnya mudah-mudahan program ini kita bisa berjalan lancar sehingga bisa lebih cepat memenuhi membantu program pemerintah untuk mengadakan sejuta rumah,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang juga hadir dalam mengatakan bahwa ini membuktikan komitmen BUMN untuk selalu hadir membangun negeri dan membantu MBR.

“Sekali lagi BUMN hadir untuk negeri bangun TOD bukan pertama kali tapi sudah ke-3 kali. Nanti masyarakat beli apartemen dapet kereta api,” tukasnya.

Sebelum membangun hunian berbasis TOD di Pasar Senen, Pemerintah telah membangun hunian di kawasan Stasiun Tanjung Barat dan Stasiun Pondok Cina.

Cara dan syarat mengajukan rumah subsidi

Untuk saat ini, yang dimaksud MBR adalah karyawan atau pekerja formal yang berpenghasilan maksimum Rp4 juta per bulan dan Rp7 juta per bulan untuk rumah susun.

Syarat usia pelamar KPR dan KPA subsidi antara 21-45 tahun, dibuktikan dengan KTP, lalu sudah memiliki NPWP, slip gaji, surat keterangan kerja minimal 2 tahun, fotokopi rekening serta rekening koran jika gaji ditransfer. Selain itu, Anda juga tidak boleh memiliki kredit atau cicilan yang macet.

Setelah semuanya siap, tentukan pilihan rumah subsidi lalu  ajukan KPR ke bank-bank yang telah ditunjuk.

Sebelum disetujui, Anda akan melalui proses wawancara dengan pihak bank. Pada dasarnya, ini adalah tanya jawab dan pemeriksaan data untuk membuktikan apakah syarat-syarat yang sudah Anda penuhi tersebut benar adanya. Sedikit tips, berikan informasi sejujurnya. Proses ini adalah proses akhir yang menentukan disetujui atau tidaknya pengajuan kredit rumah subsidi Anda.

Tertarik mencari rumah subsidi? Temukan puluhan pilihan rumah subsidi harga mulai Rp140 Juta di berbagai daerah di seluruh Indonesia di sini!

Agregasi Okezone

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

PP Properti Pasarkan 1.600 Unit Rumah Susun Bersubsidi

RumahCom – Sebagai bentuk kewajiban pengembang membangun hunian sederhana, PT PP Properti mengembangkan rumah susun sederhana milik (rusunami) di Jalan Mercedes Benz, Gunung Putri, Bogor. Di atas

Lanjutkan membacaSeptember 19, 2014

Cicilan Apartemen Subsidi Ini Cuma Rp1,2 Juta per Bulan

RumahCom – Memfasilitasi kalangan menengah ke bawah untuk memiliki hunian, PT PP Properti terus memasarkan proyek apartemen bersubsidi Gunung Putri Square yang terletak di Jalan Mercedes Benz, Gunun

Lanjutkan membacaApril 24, 2015

Bangun Rusun Pasar Rumput, Pemerintah Anggarkan Rp950 Miliar

RumahCom – Sebagai bagian dari Program Sejuta Rumah, Direktorat Rusun Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengalokasikan dana Rp950 m

Lanjutkan membacaDesember 8, 2015

Perumnas Mulai Pembangunan Rusun Berbasis TOD

RumahCom – Dukungan Perum Perumnas terhadap nawacita Program Satu Juta Rumah sekaligus meminimalisir angka backlog hunian di Indonesia kembali direalisasikan. Menggandeng PT KAI, Perumnas meresmika

Lanjutkan membacaAgustus 18, 2017

Apartemen Subsidi di Bekasi Dilepas Rp300 Juta

RumahCom – Tak seperti rumah tapak, pergerakan median harga untuk apartemen di kota patriot Bekasi tengah stagnan. Berdasarkan Rumah.com Property Index, sejak kuartal IV 2016 (Q4) hingga Q2 2017 har

Lanjutkan membacaOktober 2, 2017

Mau Jadi Orang Kaya? Tinggallah di Rusun Pondok Cina!

RumahCom - Siapa yang tinggal di Rumah Susun Pondok Cina, ia adalah orang kaya. Begitulah kelakar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat menjelaskan keuntungan ting

Lanjutkan membacaOktober 6, 2017

Mau Punya Rusun di Dekat Stasiun Pondok Cina? Ini Harganya!

RumahCom - Pemerintah terus berusaha menyediakan hunian yang terjangkau untuk masyarakatnya. Yang terbaru adalah proyek Rumah Susun Hak Milik (Rusunami) di dekat stasiun commuter line area Jakarta, Bo

Lanjutkan membacaOktober 8, 2017

Jangan Gengsi Beli Rumah Subsidi. Ini 5 Kelebihannya!

RumahCom – Tentu Anda pernah mendengar program rumah bersubsidi yang dicanangkan oleh pemerintah. Program ini memberikan kesempatan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memperoleh kre

Lanjutkan membacaOktober 10, 2017

Masukan