Curi Kesempatan Investasi Properti Dekat Soetta Sekarang!

Fathia AzkiaNovember 2, 2017

RumahCom – Laporan Megahubs Internasional Index versi lembaga OAG asal Inggris menyebut Bandara Internasional Soekarno – Hatta (Soetta) menempati peringkat ketujuh dalam daftar bandara paling terkoneksi di dunia.

Kilas balik lima tahun lalu, bandara terbesar di Indonesia ini pernah menduduki peringkat kesembilan sebagai bandar udara tersibuk di dunia. Hasil dikeluarkan Airports Council International (ACI) didasari oleh jumlah trafik penumpang, termasuk penumpang yang melakukan transit.

Setelah Terminal 3 Ultimate resmi beroperasi setahun lalu dan sukses mencuri perhatian publik, PT Angkasa Pura II (Persero) hingga kini masih terus melakukan pengembangan kawasan bandara. Salah satunya membangun Terminal 4 yang berada di kawasan pergudangan Soewarna.

Terminal baru ini rencananya akan dibangun seluas 300.000 meter persegi dengan tahap konstruksi paling cepat tahun depan. Tidak hanya terminal, Angkasa Pura II juga bakal membangun landasan pacu atau runway ketiga dengan ukuran 3.000 x 60 meter persegi.

Yang menarik, pengembangan kawasan yang dilakukan di Soetta membawa dampak positif terhadap proyek-proyek properti, khususnya dalam radius 5 kilometer.

Baca juga: Prospek Cerah Investasi Rumah Dekat Bandara Soetta

Pengembang Catat Naik 20%

Menurut Colliers International Indonesia, adanya Terminal 3 Soekarno Hatta maupun pengembangan yang tengah dilakukan berpengaruh terhadap pertumbuhan properti utamanya di Tangerang serta sisi utara dan barat Jakarta.

Besar kemungkinan akan ada apartemen, hotel, hingga perumahan baru yang bisa menyerap kebutuhan pangsa pasar yang berkaitan dengan aktivitas di bandara. Baik dari pekerja, penumpang, turis, dan lain-lain. Pengembang, sebaiknya memanfaatkan peluang baik ini.

Salah satu proyek properti yang terkena imbas positif langsung adalah kawasan Aeroworld 8 yang merupakan bagian dari pengembangan CitraGarden City, Jakarta Barat, dengan total luas lahan 450 hektare.

Dibanding kawasan lainnya, Aeroworld 8 yang dikembangkan di atas lahan seluas 80 hektare berlokasi paling dekat dengan kawasan bandara. Secara hitungan maps, jaraknya hanya sekitar 2,5 kilometer saja atau bisa ditempuh kurang dari 10 menit.

Simak juga: Nilai Investasi Melesat, Pilih Hunian Dekat Bandara

“Seiring dengan perkembangan pembangunan Bandara Soetta, penjualan hunian dan area komersial di Aeroworld meningkat cukup signifikan. Jika dibandingkan per Oktober tahun lalu, penjualan hunian dan area komersial bulan yang sama tahun ini naik sekitar 20%,” terang Associate Director PT Ciputra Residence, Merry Lantani.

Ia menambahkan, tidak hanya menghadirkan hunian semata, Aeroworld 8 dengan konsep Airport Central Business District And Living juga akan dikembangkan menjadi Central Business District (CBD) baru di area sekitar bandara.

“Karena lokasinya berdekatan dengan bandara internasional, maka banyak peluang bisnis baik dari luar kota maupun luar negeri. Ke depan kami melihat ada kebutuhan hunian yang nyaman, tenang dan eksklusif, sekaligus memudahkan mereka yang punya aktivitas bisnis di sekitar bandara.”

“Kami tawarkan hunian mulai Rp3,5 miliar – Rp5 miliar, sementara untuk rukan dipasarkan Rp2 miliaran. Di triwulan keempat ini kami optimistis dapat memaksimalkan penjualan, terutama area komersial yang memang paling strategis untuk bisnis-bisnis yang membutuhkan akses cepat ke Bandara Soetta,” ia mengakhiri.

Kondisi properti di Jakarta Barat yang masih signifikan membuat banyak konsumen sekaligus investor tak segan-segan untuk membeli apartemen maupun rumah tapak di sini. Tertarik punya hunian di Jakarta Barat? Intip daftar harganya mulai Rp500 jutaan.

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Hunian Ini Dekat dengan Stasiun Kereta Bandara Soetta

RumahCom - Tidak lama Kereta Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mulai beroperasi April 2016. Dikutip dari liputan6.com, Budi Karya Sumadi, Direktur Utama PT Angkasa Pura II mangatakan bahwa proses pemb

Lanjutkan membacaJanuari 5, 2016

Ini Alasan Properti Jakarta Barat Makin Diincar

RumahCom - Menyusul perkembangan sejumlah CBD di Ibukota, prospek properti Jakarta Barat pun juga semakin cerah dengan beberapa proyek yang diusung beberapa pengembang. Selain Puri, kini area Joglo, M

Lanjutkan membacaDesember 14, 2016

Harga Apartemen Jakarta Barat Naik 0,51%

RumahCom – Rumah.com Property Index di sepanjang kuartal pertama tahun ini mencatat adanya sedikit kenaikan dari harga median apartemen di Jakarta Barat. Dibandingkan kuartal IV-2016, harga satu

Lanjutkan membacaApril 17, 2017

Geliat Hunian Berbasis TOD di Jakarta Barat

RumahCom – Pengembangan residensial berbasis Transit Oriented Development (TOD) semakin banyak digencarkan para pengembang real estat. Tujuannya tak lain adalah untuk menawarkan daya pikat dengan ke

Lanjutkan membacaJuni 2, 2017

Tak Terpengaruh Situasi, Harga Rumah di Jakbar Tetap Stabil

RumahCom – Berdasarkan data Rumah.com Property Index, median harga rumah kelas atas kisaran Rp1 miliar hingga Rp3 miliar di wilayah Jakarta Barat sempat mengalami kenaikan pada Kuartal I (Q1) 2017se

Lanjutkan membacaSeptember 11, 2017

Masukan