Tips Lolos Pengajuan KPA

Fathia AzkiaNovember 2, 2017

RumahCom – Mengajukan Kredit Pemilikan Apartemen atau KPA cocok dipertimbangkan ketika hendak membeli apartemen dengan cara mencicil. Sama halnya dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), ada serangkaian persyaratan yang harus dipenuhi pemohon fasilitas kredit tersebut.

Dengan persiapan diri yang matang, tinggal di apartemen bukan lagi sekedar impian. Ya, hunian vertikal memang sudah memiliki pangsa pasarnya sendiri. Apalagi generasi milenial mulai melirik apartemen sebagai hunian karena dirasa lebih praktis dan harga yang acapakali lebih terjangkau.

Simak juga: Apartemen Rp350 Juta Pilihan Peserta BPJS

Memanfaatkan KPA, Anda bisa segera membeli apartemen baik dalam kondisi indent atau siap huni dengan suku bunga bersaing. Apartemen yang dibeli dengan metode KPA juga akan dilindungi oleh asuransi jiwa kredit dan asuransi kebakaran.

Ingin mengajukan KPA demi membeli apartemen idaman? Baca beberapa tips ampuh supaya lolos dari proses seleksi bank.

1. Perbaiki riwayat tabungan

Arus cash flow tabungan Anda akan menjadi perhatian pertama dari appraiser atau tim penilai dari Bank. Dari sana, akan terlihat kondisi keuangan Anda dan dianalisa oleh bank apakah mampu membayar cicilan KPA setiap bulannya.

Untuk itu, usahakan enam bulan sebelum pengajuan Anda harus memperbaiki riwayat tabungan. Sebab ketika pengajuan KPA Anda akan diminta menyerahkan fotokopi rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir.

Cara jitu lain yang bisa dilakukan adalah mengurangi pengeluaran dan menyisakan sebagian penghasilan untuk ditabung di rekening pribadi.

2. Hindari kredit macet

Anda mungkin memiliki beberapa daftar utang yang harus diangsur setiap bulannya. Misalnya kartu kredit, kendaraan pribadi, atau cicilan elektronik. Apabila ingin mendapat persetujuan KPA, pastikan Anda tertib membayar tagihan sebelum jatuh tempo.

Biasanya mereka yang telat membayar angsuran lebih dari dua bulan akan masuk ke dalam daftar hitam (blacklist) oleh Bank Indonesia. Anda bisa mengetahui catatan kredit Anda melalui BI Checking di website Bank Indoneia.

Baca juga: Langkah Mudah Ketahui Status BI Checking

3. Menyiapkan dokumen

Supaya proses permohonan KPA bisa cepat diproses maka siapkan dokumen sejak jauh-jauh hari. Ada beberapa dokumen yang diminta bank dalam proses verifikasi kredit seperti fotokopi identitas, KTP, akta nikah dan kartu keluarga.

4. Pekerjaan

Kemampuan membayar cicilan terletak dari berapa besar pendapatan yang Anda dapat setiap bulannya. Nah, dari pekerjaan yang Anda jalani sekarang, bank bisa meneliti apakah Anda termasuk debitur yang memiliki pendapatan stabil.

Pekerjaan yang dimaksud tidak hanya pegawai swasta, melainkan para wiraswasta dan profesional pun masuk dalam kualifikasi debitur. Untuk pegawai atau karyawan minimal harus memilki masa kerja 1 atau 2 tahun. Sementara untuk profesional telah melewati masa percobaan 2 tahun.

5. Usia

Terakhir, usia memegang peranan penting terhadap kelancaran proses permohonan KPA Anda. Usia yang menginjak kepala empat akan lebih sulit mendapat persetujuan tenor kredit yang panjang.

Sebab hal ini berkaitan dengan usia produktif bekerja. Bagi pemohon di bawah 40 tahun masih bisa mendapatkan fasilitas tenor (jangka waktu kredit) hingga 15 tahun.

Indikasi pasar yang terus bergerak ke arah positif memicu sebagian masyarakat mulai berani berinvestasi properti. Tertarik cari apartemen atau rumah tapak untuk ladang investasi? Cari dan temukan pilihan harganya mulai Rp500 juta.

Isnaini Khoirunisa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Inspirasi Desain Apartemen Bagi Penyuka Animasi

RumahCom – Sebuah hunian merefleksikan kepribadian penghuninya. Karena itu, sangat penting mendesain hunian berdasarkan karakter dan pribadi Anda. Dan tak ada salahnya mendesain hunian dengan hal-ha

Lanjutkan membacaOktober 14, 2017

Apartemen Tangerang Terus Diserap Pasar

RumahCom – Dinamika pertumbuhan kawasan bisnis dan industri kota mendorong potensi hunian vertikal di Tangerang meningkat. Data dari Coldwell Banker mengatakan misi kota Tangerang yang ingin menjadi

Lanjutkan membacaOktober 19, 2017

Tahap Perpanjang Sertifikat Hak Guna Apartemen

RumahCom – Apakah Anda tinggal di apartemen? Jika iya, maka sangat penting untuk memperhatikan kapan harus memperpanjang sertifikat Hak Guna unit apartemen. Umumnya, apartemen memiliki Sertifikat Ha

Lanjutkan membacaOktober 22, 2017

Apartemen Rp300 Juta Ini Cocok Jadi Rumah Pertama Kaum Milenial

RumahCom – Hunian vertikal kini mulai menjadi pertimbangan utama ketika mencari tempat tinggal. Selain harga yang terjangkau, lokasi yang strategis membuat penghuninya bisa mencapai pusat aktivitas

Lanjutkan membacaOktober 24, 2017

Pssst!... Ini Rahasia yang Bikin Orang-orang Nyaman Tinggal di Apartemen

RumahCom – Apartemen kini mari menjadi alternatif hunian di era modern ini. Pasalnya, banyak pengembang menawarkan harga jual lebih murah ketimbang rumah petak. Apalagi lokasi apartemen umumnya bera

Lanjutkan membacaOktober 31, 2017

Masukan