Kenali Apa Saja Hak Pembeli Rumah

Fathia Azkia7 Des 2017

investasi apartemen dekat kampus yang menjanjikan

RumahCom – Ada empat faktor yang paling memengaruhi masyarakat Indonesia dalam membeli properti. Pertama lokasi, kedua harga, ketiga standar konstruksi bangunan, dan terakhir fasilitas di dalamnya.

Kompleksitas tersebut menegaskan konsumen perlu rekomendasi akurat untuk menunjang keputusan yang tepat terkait pembelian properti.

Mengingat pembelian properti baik rumah atau apartemen merupakan salah satu keputusan besar dalam hidup, para pencari properti juga harus jeli dalam mempertimbangkan dan mengetahui informasi lain tentang hunian yang diincar. Termasuk mengetahui apa saja hak-hak yang bisa ia dapatkan.

Baca juga: Begini Cara Menggugat Pengembang Nakal

Menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), hak dasar konsumen yang paling krusial adalah memperoleh informasi. Di mana pengembang umumnya hanya sedikit memberikan informasi tentang proyeknya melalui promosi yang dilakukan.

“Rumah.com menyadari bahwa bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, pembelian properti merupakan komitmen jangka panjang. Mereka membutuhkan informasi yang lengkap, akurat dan cepat, agar tidak salah dalam memilih properti. Lewat www.rumah.com/perumahan-baru/review, kami membantu jutaan pencari properti dalam mengetahui secara rinci properti idamannya. Mulai dari profil pengembang, kapan proyek itu selesai, legalitas, hingga analisis kenaikan harganya,” jelas Ike Hamdan, Head of Marketing Rumah.com.

Tidak hanya itu, melalui Rumah.com Property Index para pencari hunian akan lebih mudah menemukan hunian idamannya berdasarkan referensi harga yang wajar sesuai sentimen pasar. Mengingat industri properti di banyak negara, termasuk di Indonesia, adalah salah satu pasar yang tidak transparan.

Para spekulan dapat menentukan harga semaunya, tidak sesuai harga pasar, demi mendapatkan keuntungan maksimal. Akibatnya, pencari hunian mendapatkan harga yang relatif tinggi. Unit atau hunian pun menjadi banyak yang tidak terpakai atau terbeli karena harga yang tidak terjangkau.

Aspek Legalitas

Selain harga dan informasi mengenai propertinya, konsumen juga berhak mengulik lebih dalam mengenai perizinan dan legalitas yang sudah dikantongi pengembang. Konsumen boleh memastikan dan melihat sendiri area tanah yang dibangun perumahan telah terbit sertifikat induknya.

Jika pengembang mengatakan sertifikatnya diagunkan ke bank untuk urusan pembiayaan proyek tersebut, konsumen berhak untuk melihat Akta Pemberian Hak Tanggungan dan Sertifikat Hak Tanggungan. Simak juga: Tips Agar Tak Merugi Beli Rumah yang Belum Jadi

Sementara bila legalitas lokasi perumahan yang akan dibeli masih berupa izin lokasi, sangat tinggi risikonya. Untuk itu, tanyakan dulu copy induk sertifikatnya. Developer yang baik tidak akan segan-segan menunjukkannya. Dan lagi-lagi, hak konsumen untuk melihat buktinya.

9 dari 10 orang bilang lokasi lebih penting daripada harga saat mencari rumah. Setujukah Anda?Suarakan pendapat Anda lewat survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index. Berhadiah total 10 juta untuk 5 pemenang!

Dalam Kepemenpera No. 09\/KPTS\/M\/1995 mengenai pedoman pengikatan jual beli rumah, sudah dicantumkan beberapa aturan salah satunya mengenai kewajiban penjual yang menjadi hak pembeli, diantaranya:

  1. Penjual wajib melaksanakan pendirian bangunan sesuai waktu yang telah diperjanjikan menurut gambar arsitektur, gambar denah dan spesifikasi teknis bangunan, yang telah disetujui dan ditandatangani bersama oleh kedua belah pihak dan dilampirkan, yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam akta pengikatan jual beli rumah
  2. Penjual wajib menyelesaikan pendirian bangunan dan menyerahkan tanah dan bangunan rumah tepat waktu seperti yang diperjanjikan kepada Pembeli, kecuali karena hal-hal yang terjadi keadaan memaksa (Force Majeure) yang merupakan hal di luar kemampuan Penjual. Antara lain bencana alam, perang, pemogokan, huru-hara, kebakaran, banjir, dan peraturan-peraturan kebijaksanaan Pemerintah di bidang Moneter.
  3. Penjual wajib mengurus pendaftaran perolehan hak atas tanah dan bangunan rumah, seketika setelah terjadinya pemindahan hak atas tanah dan bengunan rumah atau jual beli rumah (tanah dan bengunan) dihadapan PPAT.
  4. Apabila Penjual lalai untuk menyerahkan tanah dan bangunan rumah tepat waktu seperti yang diperjanjikan kepada Pembeli, diwajibkan membayar denda keterlambatan penyerahan tersebut sebesar 1/1000 dari nilai bangunan untuk setiap satu hari keterlambatannya.
  5. Apabila Penjual ternyata melalaikan kewajibannya untuk mengurus pendaftaran perolehan hak atas Tanah dan Bangunan Rumah tersebut, maka Pembeli mempunyai hak dan dianggap telah diberi kuasa untuk mengurus dan menjalankan tindakan, yang berkenaan dengan pengurusan pendaftaran perolehan hak atas tanah dan bangunan rumah tersebut kepada instansi yang berwenang.

Sudah siap beli rumah yang dibangun pengembang terpercaya? Simak pilihan perumahannya di sini dengan harga mulai dari Rp500 jutaan!

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Semua Bisa Punya Rumah, Tapi Jangan Modal Nekat

RumahCom – Siapa sih yang tak mau punya rumah sendiri? Meski hanya berukuran mungil, tinggal di rumah sendiri jauh lebih tenang dan tentu saja menyenangkan daripada tingggal di rumah kontrakan. Apal

Lanjutkan membaca4 Des 2017

Panduan Berburu Rumah Impian

RumahCom - Masih bingung menemukan rumah idaman? Ada banyak cara yang bisa dilakukan jika Anda tengah berburu rumah impian. Ada banyak cara yang bisa Anda pilih, mulai dari mengunjungi pameran propert

Lanjutkan membaca4 Des 2017

Pilihan Rumah di Tangerang yang Siap Dipinang

RumahCom - Bagi sebagian orang yang belum paham Tangerang, mungkin akan memandang kawasan ini dengan sebelah mata. Jangan salah, meskipun lokasinya relatif jauh dari pusat bisnis atau Ibukota namun in

Lanjutkan membaca4 Des 2017

Beli Rumah Bekas Harus Serba Jelas

RumahCom - Ketika akan membeli rumah tentunya Anda akan berhadapan dengan sejumlah piilihan: menentukan lokasi buruan, dukungan infrastruktur di lokasi sekitar, hingga opsi beli rumah bekas atau baru.

Lanjutkan membaca5 Des 2017

Cek Rumah Rp500 Juta Dekat Stasiun KRL Bekasi

RumahCom – Sejak memasuki tahun 2017 lalu, Kota Bekasi sudah memfokuskan diri untuk membangun infrastruktur kota demi kehidupan masyarakat yang lebih baik.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kot

Lanjutkan membaca6 Des 2017

Masukan