Peluang Mendatangkan Uang dari Segmentasi Apartemen

Wahyu ArdiyantoDesember 8, 2017

peluang investasi dari segmentasi apartemen

RumahCom – Setidaknya terdapat dua alasan mengapa seseorang berinvestasi. Pertama, adalah menginginkan kenaikan modal, kedua mencari penghasilan pasif sebagai penghasilan tambahan. Sesuai dengan tujuannya, maka investasi bisa dibilang memiliki proyeksi jangka panjang.

(Baca juga: Naik Jabatan? Hunian Juga Harus Disesuaikan)

Dan berinvestasi pada sektor properti merupakan pilihan yang cerdas karena lebih aman dan menjanjikan keuntungan. Tapi memilih produk properti yang diharapkan dapat memberikan kenaikan modal secara agresif memang butuh kejelian. Dan salah satu produk properti yang terbilang agresif adalah apartemen.

Tinggal di apartemen di tengah kota lebih baik daripada rumah di pinggir kota. Anda setuju? Suarakan pendapat Anda lewat survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index. Berhadiah total 10 juta untuk 5 pemenang!

Ada dua metode investasi apartemen yang bisa Anda lakukan untuk meraih keuntungan, yaitu sistem sewa dan jual beli. Pilihan pertama adalah menyewakan apartemen. Ini biasanya dilakukan oleh investor yang mengharapkan keuntungan berkala dari masuknya uang sewa per tahun.

Keuntungan secara optimal dari metode ini dapat Anda peroleh dengan penentuan tarif sewa apartemen yang tentunya berbeda dengan menyewakan rumah. Anda bisa memulainya dengan menggali informasi di sekitar lokasi apartemen. Misalnya, karakteristik penyewa di area tersebut, kemampuan finansial calon penyewa dan tarif sewa standar di lokasi apartemen Anda berada.

Jangan lupa menghitung biaya-biaya yang akan dan sudah dikeluarkan untuk menyewakan apartemen. Dan untuk simulasi hitung-hitungan angsuran perbulan cicilan apartemen, Anda bbisa manfaatkan Kalkulator Keterjangkauan.

Sedangkan untuk Anda yang lebih memilih menjual unit apartemennya ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan untuk meraup keuntungan optimal. Anda harus cermat menghitung besar biaya yang sudah dikeluarkan semenjak proses pembelian unit apartemen.

Biaya tersebut meliputi pajak terkait jual beli apartemen, seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak atas barang mewah, akta jual beli, pertelaan, biaya balik nama, serta biaya perawatan.

Setelah Anda mengakumulasi biaya-biaya tambahan ini dengan harga beli, baru tetapkan harga jualnya.  Jangan sampai merugi karena tak jeli saat menghitung harga. Ada banyak pilihan lokasi yang bisa dibidik untuk berinvestasi pada jenis hunian seperti ini dan juga berdasarkan segmentasi penyewanya.

Cek di sini untuk pilihan apartemen premium di ibukota mulai harga Rp1 miliar.

Nah, peluang dari segmentasi apartemen ini bisa Anda manfaatkan untuk mendulang uang loh! Simak peluangnya di sini.

1. Apartemen dekat pusat bisnis dan komersial

Lokasi ini sangat potensial mendatangkan sewa mengingat orang-orang yang beraktivitas pada area ini membutuhkan kemudahan dan kecepatan akses guna mendukung mobilitas mereka. Ya, segmentasi target sewa di area ini adalah para eksekutif muda dan pebisnis. 

Namun tentu saja nilai investasinya akan cukup besar mengingat harga jual apartemen di kawasan seperti ini cukup mahal. Sebut saja Sudirman Hill Residence yang berada di jantung ibukota yang hanya selangkah ke kawasan Jl. MH. Thamrin dan Jl. Jend. Sudirman atau Bellevue Place di kawasan MT. Haryono.

Opsi lainnya, apartemen dekat pusat bisnis di Jakarta dengan harga di bawah Rp500 juta, simak aneka pilihannya di sini!

2. Apartemen dekat kampus 

Selain membidik lokasi dekat komersial dan pusat bisnis, Anda juga bisa mulai melirik area dekat kampus untuk menjaring konsumen dari kelas mahasiswa. Ya, selain kost-kostan, ternyata apartemen menjadi jenis hunian favorit di tengah para mahasiswa.

Beberapa apartemen di wilayah UI Depok, Bogor, serta Jatinangor Sumedang banyak yang berupa apartemen kos yang dapat Anda miliki unitnya. Misalnya Atlanta Residence yang menyasar mahasiswa UI di Depok, Dramaga Tower Apartment yang menyasar mahasiswa IPB di Bogor, dan  Taman Melati Jatinangor yang menyasar mahasiswa UNPAD, ITB, IKOPIN dan IPDN.

Selain itu Anda juga bisa coba melirik apartemen-apartemen yang banyak bertebaran di kawasan industri Cikarang yang segmentasinya para ekspatriat seperti Gangnam District atau mungkin malah apartemen khusus wanita seperti Female Apartment di Depok.

Atau mungkin Anda lebih memilih jenis investasi rumah? Cek di sini untuk pilihan rumah di kawasan Depok yang dekat dengan kampus UI mulai harga Rp300 jutaan!

Wahyu Ardiyanto
Penulis adalah editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Wahyuardiyanto@rumah.com atau melalui Twitter: @orang_rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Daripada Sewa, Mending Cicil Apartemen 2 Jutaan/Bulan. Ini Pilihannya!

RumahCom – Kebutuhan akan unit sewa semakin meningkat khususnya di pusat kota yang ramai dengan fasilitas publik. Persaingan unit kos-kosan atau apartemen sewa yang menawarkan ragam fasilitas penunj

Lanjutkan membacaNovember 23, 2017

Masyarakat Indonesia Mulai Suka Tinggal di Apartemen

RumahCom – Masyarakat Indonesia, bahkan yang berada di kota besar sekalipun, lebih memilih untuk tinggal di rumah tapak ketimbang apartemen.Alhasil, mereka rela membeli hunian di pinggiran kota dan

Lanjutkan membacaDesember 2, 2017

Proses Adaptasi Sebelum Tinggal di Apartemen

RumahCom – Proses adaptasi dari yang sebelumnya tinggal di rumah tapak ke apartemen memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebab bila biasanya ‘menginjak tanah’, Anda tentu tidak akan menemuk

Lanjutkan membacaDesember 5, 2017

Asyiknya Berbisnis Apartemen Kos!

Apartemen kos maupun apartemen yang dibuat sengaja untuk menyasar pasar sewa mahasiswa menjanjikan keuntungan yang cukup besar. Harga sewanya bisa mencapai 50% dari cicilan KPA bulanan.RumahCom – Fa

Lanjutkan membacaJuni 20, 2019

Masukan