Panduan Beli Apartemen untuk Generasi Milenial

Wahyu ArdiyantoDesember 12, 2017

cara membeli apartemen yangg benar untuk generasi milenial

RumahCom – Bagi generasi milenial, membeli apartemen bisa dibilang sebagai pilihan cerdas ketika memutuskan untuk memiliki tempat tinggal. Selain dari pertimbangan harga yang lebih terjangkau dibandingkan rumah tapak, fasilitas dan lokasi yang ditawarkan apartemen memang mendukung gaya hidup dan mobilitas generasi milenial.

(Baca juga: Milenial Bisa Punya Rumah Asal Mampu Mengatasi Faktor Penghambatnya)

Sebagai gambaran, berdasarkan data Rumah.com Property Price Index, tren harga apartemen dengan harga di bawah Rp1 miliar mengalami fluktuasi dalam dua tahun terakhir. Median harga apartemen di bawah Rp1 miliar sempat menyentuh angka Rp15.960.000/m2 pada kuartal pertama (Q1) 2015, namun tertekan hingga Rp15.560.000/m2 yakni pada Q4 2015 dan Q4 2016.

Tren harga apartemen di segmen ini lantas kembali menguat sejak Q1 2017 dan pada Q3 2017, median harga apartemen di bawah Rp1 miliar tercatat pada harga Rp16.000.000/m2. Secara quarter-on-quarter (q-o-q), harga ini mengalami penurunan sebesar 0,37%. Meski demikian, median harga ini lebih tinggi dalam lebih dari dua tahun terakhir.

Namun sebelum membelinya, pastikan bahwa Anda sudah memutuskan apa yang Anda butuhkan dari apartemen tersebut. Mungkin berdasarkan pertimbangan lokasi apartemennya, view dari unitnya, desain interiornya, atau mungkin furniturnya.

Pastinya apapun kriterianya, simak 5 tips berikut ini sehingga Anda mendapatkan apartemen yang sesuai kriteria Anda dengan harga terbaik.

1. Gunakan internet untuk memilih fitur yang ditawarkan

Cara termudah, Anda bisa menemukannya di Rumah.com yang bukan hanya menyediakan listing jual beli rumah saja, tapi juga unit apartemen. Klik di sini untuk pilihannya. Di sini Anda dapat menemukan apartemen idaman Anda berdasarkan harga, lokasi, dan kriteria lainnya.

2. Hindari memilih apartemen berdasarkan persepsi semata

Anda mungkin bisa mendapatkan harga yang murah pada sebuah apartemen yang punya kamar mandi dan dapur yang besar, tapi lingkungan atau fasilitasnya mungkin tidak seperti yang Anda cari, atau ada kriteria Anda yang tidak terdapat pada apartemen tersebut. 

Jangan membeli apartemen berdasarkan harganya semata jika memang tidak sesuai kebutuhan Anda. Untuk mudahnya manfaatkan saja Kalkulator Keterjangkauan untuk mengukur kemampuan Anda membayar cicilan KPA sehingga Anda bisa mendapatkan apartemen yang sesuai kemampuan dan kebutuhan Anda.

3. Hubungi marketing atau agen properti

Anda bisa menghubungi marketing apartemennya atau juga memanfaatkan jasa agen properti untuk membantu pengurusan pembelian apartemen.

  • Hubungi setidaknya dua kali dan tanyakan tentang lingkungan dan para penyewa lainnya apabila apartemennya sudah dibangun dan dihuni orang. Tanyakan juga kriteria yang paling Anda inginkan dan sesuai rentang harga Anda.
  • Tanyakan juga tentang penawaran spesial sehingga mana tahu Anda bisa mendapatkan harga yang bagus.
  • Marketing atau agen tentu akan mendapatkan komisi jika akhirnya Anda membeli apartemen yang mereka sarankan. Jadi pastikan agar mereka dapat membantu Anda mendapatkan unit terbaik jika terdapat dua sampai tiga properti yang Anda suka.

4. Lakukan survei secara pribadi

Survei langsung ke apartemen dan lingkungan sekitarnya tentunya akan memberikan Anda penilaian yang lebih baik lagi. Dan jangan membatasi pencarian ke satu pilihan saja, kunjungi setidaknya dua, sehingga Anda memiliki perbandingan.

Cek di sini untuk pilihan apartemen dengan harga yang ringan di bawah Rp300 juta.

5. Selalu telepon sebelum survei ke lokasi

Sebelum Anda mengunjungi unit apartemennya, telepon lebih dulu agar Anda mendapatkan penawaran harga. Setelah Anda berada di lokasi, marketing atau agen tentunya berharap Anda akan suka dengan fitur yang ditawarkan.

Baca juga: Apartemen Rp300 Juta Ini Cocok Jadi Rumah Pertama Kaum Milenial  

Bandingkan fitur dan harga yang Anda dapatkan dengan apartemen lainnya. Dan beritahu marketing atau agen tersebut sehingga mereka mungkin mau menurunkan harganya.

6. Evaluasi kembali daftar kriteria Anda

Selama proses pencarian apartemen Anda tentu telah menyusun kriteria di dalam dan sekitar apartemen yang penting bagi Anda. Nah, jika akhirnya Anda memiliki dua properti berbeda yang harus dipilih, apakah kriteria Anda masih tetap sama?

Jadi sesuaikan daftar Anda dengan masing-masing fitur sebelum melakukan perbandingan akhir antara biaya dan nilai apartemennya. Evaluasi nilai apartemen berdasarkan penilaian dari kriteria yang telah Anda tetapkan. Pastikan cicilan KPA yang Anda bayar per bulannya sesuai kemampuan Anda, bukan memaksakan diri.

Jadi pastikan bahwa Anda memiliki kriteria yang sesuai dan penting bagi Anda sehingga membantu Anda untuk memutuskan di mana Anda akan tinggal, berdasarkan kebutuhan Anda sendiri, bukan karena korban iklan.

Simak aneka pilihan apartemen dengan fasilitas mewah di Jakarta dengan harga di bawah Rp1 miliar di sini.

Wahyu Ardiyanto
Penulis adalah editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Wahyuardiyanto@rumah.com atau melalui Twitter: @orang_rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Generasi Milenial Makin Mudah untuk Punya Rumah

RumahCom - Banyak riset menyebutkan harga rumah yang terus naik bisa tak terkejar oleh banyak anak muda, atau yang akrab disapa generasi milenial. Jangankan beli rumah atau apartemen di pusat kota yan

Lanjutkan membacaNovember 20, 2017

Masih Banyak, Pilihan Rumah Rp300 Juta Bagi Kaum Milenial

RumahCom – Generasi Y atau lebih dikenal dengan sapaan ‘milenial’ adalah mereka yang lahir antara tahun 1981 hingga pertengahan tahun 1990-an.Menurut data Biro Pusat Statistik, jumlah penduduk y

Lanjutkan membacaNovember 28, 2017

Mau Punya Rumah Keren? Manfaatkan Jasa Agen

RumahCom - Cari rumah memang bukan perkara yang enteng. Selalu ada saja yang jadi ganjalan. Katakan saja lokasinya bernilai investasi tinggi tapi lingkungan sekitarnya kurang mengena di hati, desain r

Lanjutkan membacaDesember 10, 2017

Masukan