Pahami Tipe-tipe Apartemen Agar Tak Keliru Saat Beli

Wahyu ArdiyantoDesember 18, 2017

kenali tipe apartemen agar tak keliru

RumahCom – Membeli apartemen tentunya tak bisa asal seperti jajan tahu bulat yang bisa dibeli secara dadakan. Ya, Anda perlu waktu yang cukup longgar guna melakukan riset pasar, misalnya dengan menyimak data Rumah.com Property Index, sehingga pembelian properti incaran bukan hanya baik sebagai hunian tapi juga investasi.

(Baca juga: Apartemen Kini Jadi Hunian Incaran dan Investasi yang Menjanjikan)

Ya, Anda mungkin saja bisa duduk manis jika memanfaatkan jasa agen properti dengan spesialisasi apartemen karena mereka yang akan mengurus semuanya untuk Anda. Tapi setidaknya Anda juga harus tahu tipe-tipe apartemen agar tak keliru saat membelinya.

Jika tipe studio mungkin Anda sudah tak asing, tapi pernahkah Anda mendengar tipe apartemen lainnya yang terasa asing di telinga Anda? Misalnya tipe loft, tak semua orang mengerti artinya, kan?! Ada pula Junior 4, yang semakin tak dipahami maksudnya.

Nah, agar tak keliru saat beli apartemen, berikut adalah beberapa tipe apartemen yang sering ditawarkan. Simak penjelasannya.

  • Loft

Sekilas tampilannya seperti loteng. Apartemen ini memiliki plafon yang tinggi karena ada tambahan ruang seperti area mezanine. Area yang setengah lantai inilah yang dinamakan loft dan cenderung digunakan sebagai kamar tidur.

Tipe apartemen ini tengah hits di beberapa kota besar dunia karena dianggap memiliki sirkulasi udara yang baik—karena jendelanya yang besar.

  • Studio

Tipe ini pasti paling sering Anda dengar. Biasanya luas apartemen ini tak lebih dari 18-20 meter persegi dan bagian dalamnya sudah mencakup kamar dan kamar mandi. Sekilas seperti kamar hotel sederhana.

  • Alcove

Luasnya hampir sama dengan studio yaitu sekitar 19 meter persegi. Namun, alcove berbentuk L, di mana bagian yang kecilnya digunakan sebagai kamar tidur. Biasanya disebut half room.

  • Convertible

Apartemen tipe ini merupakan cara pemilik untuk menggabungkan kamar dan ruang tengah dan dibatasi dinding yang juga digunakan sebagai tempat menyimpan barang.

Biasanya bagian tengah dinding ini diletakkan TV yang menjorok masuk ke dalam dinding dan TV tersebut bisa dibolak-balik untuk menghadap ke ruang tengah atau ke kamar tidur. Ruang tengah pun dapat diubah menjadi dapur sewaktu-waktu dengan mengubah meja kopi menjadi meja makan.

  • Junior 1 Bedroom

Ukurannya sedikit lebih besar dibandingkan studio. Jika studio seluruhnya tergabung menjadi satu, junior 1 masih memiliki sekat antara kamar tidur dan dapur.

  • Junior 4

Bukan berarti ada 4 buah kamar tidur, tapi interior apartemen ini melingkupi satu ruang tengah, satu buah dapur, satu buah kamar tidur, dan satu kamar tidur yang lebih sempit dan biasanya diubah menjadi ruangan lainnya seperti ruang kerja.

  • Two bedroom

Luas apartemen sedikit lebih besar dibandingkan junior 4, karena ada dua kamar tidur yang ukurannya sama besar, atau hanya berbeda sedikit. Lalu ada pula dapur dan ruang tengah.

  • Duplex dan Triplex

Yaitu, apartemen yang bertingkat, sehingga sekilas mirip rumah tinggal. Lantai kedua dan tiga hanya digunakan sebagai kamar.

  • Classic six

Di Eropa dan AS, apartemen tipe ini dibangun di gedung yang sudah berusia tua namun masih sangat kokoh. Memiliki tiga kamar tidur, ruangannya luas, serta dapurnya pun cukup besar.

Lokasi apartemen ini cenderung berada di area yang populer, misalnya jika di New York, apartemen ini berada di Upper East Side. Cek di sini untuk pilihan apartemen yang berada di pusat kota Jakarta.

  • Garden apartemen

Istilah ini berlaku untuk dua jenis apartemen. Pertama, apartemen ini menghadap ke taman. Kedua, adalah tipe apartemen yang terletak di basement sehingga jendelanya lebih rendah dibandingkan pekarangannya.

Setelah memahami tipe-tipe apartemen di atas tentunya kemungkinan Anda keliru saat membelinya bisa dihindari. Simak di sini juga untuk pilihan apartemen dengan fasilitas lengkap namun dengan harga terjangkau, mulai dari Rp300 jutaan!

Wahyu Ardiyanto
Penulis adalah editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Wahyuardiyanto@rumah.com atau melalui Twitter: @orang_rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Peluang Mendatangkan Uang dari Segmentasi Apartemen

RumahCom – Setidaknya terdapat dua alasan mengapa seseorang berinvestasi. Pertama, adalah menginginkan kenaikan modal, kedua mencari penghasilan pasif sebagai penghasilan tambahan. Sesuai dengan tuj

Lanjutkan membacaDesember 8, 2017

Panduan Beli Apartemen untuk Generasi Milenial

RumahCom – Bagi generasi milenial, membeli apartemen bisa dibilang sebagai pilihan cerdas ketika memutuskan untuk memiliki tempat tinggal. Selain dari pertimbangan harga yang lebih terjangkau diband

Lanjutkan membacaDesember 12, 2017

Tren Harga Apartemen di Malang Bikin Senang

RumahCom – Masuk ke wilayah Jawa Timur, perkembangan Malang boleh jadi tak sebagus Surabaya. Meski begitu, menurut data dari APERSI Korwil Malang, rata-rata kenaikan harga jual rumah di kota ini b

Lanjutkan membacaDesember 14, 2017

Adakah Apartemen Ideal Bagi Keluarga Muda?

RumahCom – Hunian vertikal alias apartemen biasanya dihuni oleh seseorang yang masih single atau baru tinggal berdua bersama pasangan. Meski begitu bukan berarti apartemen tidak layak ditinggali p

Lanjutkan membacaDesember 17, 2017

Masukan