Tips KPR Bagi Si Jomblo

Fathia AzkiaDesember 19, 2017

RumahCom – Menyandang status lajang tidak selamanya menyedihkan. Justru ini adalah momen sekaligus kesempatan besar untuk bisa memiliki rumah idaman. Sehingga ketika berkeluarga nanti, Anda tidak akan dipusingkan dengan biaya kontrakan atau masalah numpang di rumah mertua.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan National Association of Realtors (NAR) pada tahun lalu, sekitar 17% pembeli properti di Amerika Serikat datang dari wanita lajang. Kondisi ini berbeda jika dibanding dengan tahun 1981 dimana wanita lajang hanya menyumbang jumlah pembelian sekitar 11%.

Sementara pria menyumbang total pembelian properti sekitar 7% pada tahun 2016. Persentase ini menurun 10% dibanding tahun 1981. Baca juga: 52% Orang Indonesia Berencana Beli Properti 6 Bulan Mendatang 

Pembeli properti yang datang dari kalangan pria lajang dilaporkan memiliki penghasilan tahunan rata-rata USD69.600 pada tahun 2016. Sedangkan penghasilan tahunan para wanita lajang hanya sekitar USD55.300 atau setara Rp718 jutaan.

Lalu, bagaimana dengan Anda? Ingin segera memanfaatkan momen ‘sendiri’ untuk membeli rumah? Simak tips Kredit Pemilikan Rumahnya!

Pada dasarnya, persyaratan pengajuan KPR dibagi menjadi dua kelompok: nasabah pegawai/karyawan dan nasabah profesional/wirausaha. Ini beberapa persyaratannya:

Persyaratan kredit untuk Nasabah Pegawai/Karyawan:

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi Kartu keluarga (C1)
  • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • Pas foto ukuran 3x4cm
  • Copy SK Terakhir/Surat keterangan kerja Asli
  • Copy Buku Tabungan/Rekening Koran 3 bulan terakhir
  • Slip Gaji (asli, dengan stempel kantor/perusahaan)
  • Surat Keterangan Penghasilan (jika diperlukan).

Simak juga: Bank KPR Dengan Suku Bunga Rendah Per November 2017

Persyaratan Kredit untuk Nasabah Profesional/wiraswasta:

  •  Fotokopi KTP
  • Fotokopi NPWP (Nomor Pkok Wajib Pajak)
  • Fotokopi Kartu Keluarga (C1)
  • Copy Izin Praktik/akte Pendirian
  • Copy SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan)
  • Laporan Keuangan
  • Copy Buku Tabungan/Rekening Koran 3 bulan Terakhir
  • Slip Gaji (asli, dengan stempel kantor/perusahaan)

Hal-hal yang disebut di atas adalah persyaratan formalnya. Sementara itu, persyaratan lain yang diberlakukan bank tanpa memberitahukannya kepada nasabah diantaranya tidak termasuk dalam daftar hitam Bank Indonesia serta memiliki track record yang baik dalam urusan kredit.

Di samping itu, sebelum mengajukan KPR, ada baiknya Anda menghitung dengan cermat kesanggupan dalam mencicil rumah melalui Kalkulator Keterjangkauan. Lewat fitur ini Anda akan dijelaskan lama waktu angsuran yang ideal untuk Anda termasuk batas pinjaman maksimum.

Besarnya cicilan KPR ditentukan dari besarnya uang muka dan jangka waktu KPR. Bila ingin mendapat plafon kredit tinggi dengan cicilan rendah, bayarlah uang muka dengan nilai besar.

Sebaliknya, jika tak mampu membayar uang muka dengan jumlah besar, agar cicilan tetap rendah pilih KPR dengan jangka waktu panjang. Tetapi perlu diingat, semakin panjang jangka waktu cicilan, makin banyak pula uang yang harus Anda bayarkan.

Misalnya nilai KPR yang hendak diajukan adalah rumah seharga Rp350 juta dengan bunga efektif 9% per tahun. Maka jika jangka waktu cicilan 15 tahun, Anda perlu mencicil pinjaman pokok ditambah bunga sebesar Rp4.112.500 per bulan.

Ini berarti total uang yang harus Anda setor ke bank sebesar Rp4.112.500 x 180 bulan = Rp740.250.000.

Apabila jangka waktu kredit diperpanjang menjadi 20 tahun, cicilan per bulan hanya sekitar Rp3.675.000. Tetapi, coba hitung dengan teliti, berapa banyak total uang yang harus dibayarkan ke bank? Jumlahnya adalah Rp3.675.000 x 240 bulan = Rp882 juta.

Dengan perhitungan yang tepat, Anda dapat mengambil keputusan sendiri jangka waktu pembayaran KPR tersebut. Tengah mencari rumah KPR seharga kurang dari Rp1 miliar? Cek pilihannya di Perumahan Baru.

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Begini Cara Cepat Lunasi KPR

RumahCom – Ada beberapa orang yang perlu waktu hingga berbulan-bulan lamanya hanya demi sebuah keputusan "membeli rumah dengan cara mencicil". Hal ini tentu tidak bisa disalahkan sepenuhnya, pasaln

Lanjutkan membacaMei 30, 2017

Kenali Tiga Cara Membeli Rumah Impian

RumahCom – Aktivitas berkelana mencari rumah pertama bersama pasangan atau keluarga tercinta merupakan suatu hal yang sangat menyenangkan. Apalagi jika akhirnya Anda menemukan rumah idaman yang mena

Lanjutkan membacaJuli 14, 2017

Trik Nego KPR dengan Bank

RumahCom – Dalam proses jual beli rumah, lembaga perbankan merupakan variabel terpenting,  terutama bagi konsumen yang menggunakan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR).Akan tetapi, ada hal-hal ya

Lanjutkan membacaNovember 17, 2017

Mengapa Bank Menolak KPR Saya?

RumahCom – Siapa yang tidak sedih jika mengetahui pengajuan Kredit Pemilikan Rumahnya ditolak oleh bank. Pasti begitu juga dengan Anda, kan?Lantaran ditolak, harapan untuk bisa menempati rumah minim

Lanjutkan membacaNovember 21, 2017

Trik Memilih Bank KPR yang Tepat

RumahCom – Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah salah satu metode yang paling banyak dipilih masyarakat Indonesia agar bisa memiliki rumah impian. Itu sebabnya sejumlah pengembang yang membangun pe

Lanjutkan membacaDesember 4, 2017

Masukan