Pilih Mana, Cikarang atau Tangerang?

Wahyu ArdiyantoDesember 20, 2017

potensi investasi Cikarang dan Tangerang

RumahCom – Bagi Anda yang tengah mencari hunian, coba deh tengok-tengok kawasan Cikarang dan Tangerang. Apa pasal? Karena selain mudah menjangkau ibukota, keduanya juga menawarkan keunggulannya masing-masing berdasarkan karakteristik wilayahnya.

(Baca juga: Punya Rumah Kecil yang Dicicil Lebih Nikmat Daripada Lega Tapi Punya Mertua)

Satu hal yang penting, meskipun dekat dari Jakarta, Cikarang dan Tangerang menawarkan harga hunian yang lebih terjangkau ketimbang wilayah penyangga lainnya. Tidak heran banyak pengembang tergiur membangun proyek perumahan baru di kawasan ini. Simak beberapa keunggulan wilayah tersebut.

TANGERANG

Tangerang, yang masuk dalam kategori emerging city alias kota berkembang hingga kini masih menjadi pilihan masyarakat bertempat tinggal. Disebut berkembang, lantaran wilayah ini memiliki karakteristik yakni kinerja ekonomi dalam kota yang berubah secara signifikan dalam 5-10 tahun terakhir.

(Baca juga: Pilihan Rumah di Tangerang yang Siap Dipinang)

Pasar propertinya berkembang cukup agresif dalam mengakomodasi pertumbuhan sektor bisnis, industri, dan pariwisata. Sektor hotel dan ritel pun telah berkembang secara signifikan baik dari sisi jumlah maupun kualitas pengembangan.

Keuntungan lain, Tangerang berdekatan dengan Bandara Internasional Soekarna Hatta. Berbagai kebutuhan hidup berfasilitas dari beragam level pun hadir di sini. Mencermati perkembangannya, Tangerang kini seolah disulap perlahan menjadi kota mandiri yang maju.

Tak heran, segelintir pengembang residensial ternama maupun lokal berebut membangun proyek dengan jumlah pasokan unit yang mampu mengakomodir kebutuhan hunian masyarakat. Sedangkan sektor apartemen mulai berkembang dalam beberapa tahun terakhir ini. 

Lihat juga: Lokasi Strategis, Apartemen di Tangerang Hanya Rp200 Jutaan

Menurut data Rumah.com Property Index, median harga untuk rumah rentang Rp600 juta – Rp1 miliar di Tangerang mengalami indikasi kenaikan dari Q1 2017 (Q1) menjelang minggu ketiga Q3 2017.

“Posisi median harga pada Q2 2017 merupakan harga tertinggi sejak dua tahun belakangan. Di mana pada tahun 2015 – 2016, tiap kuartal harga rumah di Tangerang terus naik dari Rp8,68 juta hingga Rp9,17 di akhir kuartal. Penurunan harga sebesar -1,05% baru terjadi dari Q4 2016 ke Q1 2017,” ungkap Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan.

“Pangsa properti Tangerang dan sekitarnya yang terus tumbuh, rupanya sangat menarik keinginan masyarakat baik dari kawasan itu sendiri maupun luar kota untuk membeli rumah di sini. Inilah yang bisa jadi kesempatan pengembang untuk terus berinovasi melahirkan lebih banyak proyek di area favorit ini,” imbuhnya.

Cek di sini untuk pilihan hunian di Tangerang mulai harga Rp300 jutaan.

CIKARANG

Saat ini, tercatat ada lebih dari 4.000 kawasan industri di Cikarang, di mana jumlah pekerja ekspatriat diperkirakan mencapai 21.000. Dengan total ekspatriat sebanyak itu, maka potensial market rental yang ada di kawasan Cikarang sangat kuat sekali

Fakta inilah yang lantas menjadi magnet bagi pertumbuhan sub sektor properti lain, terutama residensial. Cek di sini untuk aneka pilihan hunian dijual di Cikarang mulai harga Rp300 jutaan.

Tumbuhnya kawasan industri di Cikarang disinyalir sebagai pemacu berkembang pesatnya sektor properti di kawasan timur Jakarta. Tidak mengherankan Cikarang kini punya akses mudah serta infrastruktur teranyar yang mampu menjadikannya semakin menarik di mata investor.

Hal ini juga yang mendorong sejumlah developer untuk membangun hunian sesuai kebutuhan dan selera pasar. Dari sisi keuntungan, pertumbuhan harga residensial seperti rumah tapak dan apartemen yang ada di Cikarang bisa mencapai 10% sampai 20% per tahun.

Rumah.com Property Index mencatat median harga properti di Bekasi, termasuk Cikarang tentunya, pada kuartal empat (Q4) 2017 berkisar Rp5,96 juta per m2, naik 0,95% dibanding Rp5,91 di Q3. Gunakan kalkulator keterjangkauan untuk mengetahui hitung-hitungan cicilan KPR hunian di Cikarang.

Jika dipantau sejak awal tahun, harga terus bergerak naik meski tipis. Di mana pada Q1 2017 median harga masih berada di angka Rp5,84% juta per meter persegi. Sementara untuk mengetahui prediksi pasar properti 2018, klik di sini!

Wahyu Ardiyanto
Penulis adalah editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Wahyuardiyanto@rumah.com atau melalui Twitter: @orang_rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Galau Antara Beli Mobil Atau Rumah? Ini Solusinya!

RumahCom – Dilema yang umumnya dihadapi masyarakat kelas menengah muda adalah ketika tiba saatnya mereka harus dihadapkan pada pilihan antara membeli mobil atau rumah. Harus diakui keduanya sama-sam

Lanjutkan membacaApril 3, 2017

Galau Antara Tangsel atau Bekasi?

RumahCom - Bagi para pencari hunian, Tangerang Selatan dan Bekasi bisa dibilang sebagai area 'terseksi' untuk berburu properti baru di antara kawasan penyangga Ibukota lainnya. Apa pasal? Karena selai

Lanjutkan membacaNovember 27, 2017

Mau Banget Punya Rumah? Baca Ini, Anda Dijamin Punya Rumah

RumahCom – Mau banget punya rumah? Sudah punya tabungan untuk DP atau uang mukanya? Ini penting, loh! Bagaimana mungkin Anda bisa membayar DP rumah jika tabungan saja tidak punya. Belum lagi nanti

Lanjutkan membacaDesember 18, 2017

Pilihan Rumah Mungil Bagi yang Punya Anak Kecil

RumahCom - Bagi Anda pasangan muda yang akan dan baru saja punya anak kecil tentunya mendambakan punya rumah mungil dengan lingkungan yang dapat mendukung tumbuh kembang anak-anak Anda. Atau dengan ka

Lanjutkan membacaDesember 18, 2017

Masukan