Tiga Ciri Pengembang Properti Terpercaya

Fathia AzkiaFebruari 1, 2017

RumahCom – Pengembang atau developer memegang peranan penting dalam transaksi properti. Oleh karenanya, sangat penting bagi konsumen untuk lebih selektif saat menjatuhkan pilihan terhadap satu developer ketika hendak membeli properti khususnya rumah.

Cara menyeleksinya pun relatif mudah, misalnya dengan membaca ulasan lengkap seputar perumahan baru di review properti Rumah.com. Ulasan ini menyajikan seluruh detail tentang sejumlah perumahan berikut keterangan rekam jejak si pengembang.

Dengan menyimak terlebih dahulu review tersebut, diharapkan konsumen dapat terhindar dari oknum ‘pengembang nakal’ yang sangat merugikan.

Dalam banyak kasus, pengembang tersebut umumnya membangun produk yang tak sesuai janji atau justru menipu dan membawa kabur uang konsumen.

Baca juga: Kisah Wahyu yang Tertipu Pengembang Nakal

Untuk itu, sebelum memutuskan membeli rumah atau jenis properti lain, ada baiknya Anda mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:

Kredibilitas

Faktor perusahaan pengembang sangat penting. Sebab dengan perusahaan inilah Anda melakukan hubungan hukum, baik pada taraf pemesanan rumah dengan perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) atau dengan akta jual beli (AJB) pada saat jual beli nanti dilaksanakan.

Dalam situasi pascaregulasi, faktor perusahaan pengembang semakin penting diperhatikan pembeli rumah. Oleh karenanya, relatif lebih aman jika Anda membeli rumah dari perusahaan pengembang yang sudah go public.

Golongan pengembang ini lazimnya tidak terpengaruh oleh peraturan regulasi perbankan, karena mereka punya banyak alternatif sumber dana, sehingga risiko keterlambatan pembangunan rumah tidak terlalu besar.

(Rumah murah di pinggir Jakarta, mau?)

Legalitas

Pastikan area tanah yang dibangun perumahan telah terbit sertifikat induknya. Sebagai konsumen, Anda berhak menanyakan dan melihat sendiri sertifikat itu.

Jika sertifikatnya diagunkan ke bank untuk keperluan proyek tersebut, Anda bisa sedikit cerewet untuk melihat Akta Pemberian Hak Tanggungan dan Sertifikat Hak Tanggungan.

Sementara bila legalitas lokasi perumahan yang akan dibeli masih berupa izin lokasi, sangat tinggi risikonya. Untuk itu, tanyakan dulu copy induk sertifikatnya. Developer yang baik tidak akan segan-segan menunjukkannya.

Baca juga: Ketahui Hal Ini Sebelum Memilih Pengembang Properti

Komitmen 

Ketika mempromosikan perumahannya, biasanya pengembang menjanjikan berbagai fasilitas, mulai dari fasilitas rumah itu sendiri sampai fasilitas pendukung, seperti pusat belanja, club house, fasilitas rekreasi, dan lain-lain.

Dengan regulasi perbankan di sektor properti, mungkin saja pengembang mengabaikan fasilitas-fasilitas yang pernah dijanjikannya itu untuk menekan biaya.

Maka dari itu, sebaiknya Anda mengonfirmasi hal tersebut kepada pengembang agar mendapat kejelasan fasilitas apa saja yang akan didapatkan ketika menempati rumah.

Anda juga dapat membuat perjanjian dengan developer terkait ketepatan waktu serah terima dan kualitas bangunan sebelum melakukan booking fee.

Bila pengembang menerapkan sistem booking fee dan 20% DP hangus bila Anda batal membeli, Anda dapat membuat perjanjian dengan mereka.

Misalnya, bila pengembang terlambat menyerahkan surat perjanjian jual beli (SPJB) maka mereka akan terkena denda 1/1000 dari nilai bangunan.

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

Trisno
May 10, 2018
PT Pratama mega Konstruksindo pengembang Perumahan Grand Mutiara Nanggerang kab. Bogor, menipu calon konsumen2nya, direktur Abdullah Sanny mencari nafkah dengan tidak mengembalikan uang DP konsumen2nya
KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tips Aman Beli Rumah dari Developer

RumahCom – Setiap orang pasti punya pertimbangan masing-masing ketika memutuskan untuk membeli rumah baru yang dibangun oleh developer ataupun rumah bekas. Keuntungan membeli dari developer biasanya

Lanjutkan membacaOktober 20, 2016

Konsumen ini Dikecewakan Developer. Yang Ia Lakukan Ternyata Berhasil Membuat Developer Memperbaiki

Saya menikah di tahun 2005. Sejak pertama kali saya menikah saya selalu ikut suami bekerja di Padang, Pekanbaru dan Medan. Selama itu, kami selalu menyewa rumah. Pada tahun 2008, ketika saya di Pek

Lanjutkan membacaOktober 25, 2016

5 Cara Menghindari Nakalnya Developer

RumahCom - Tidak dipungkiri, adanya penipuan yang dilakukan developer 'nakal' ternyata masih terjadi di Jabodetabek. Bahkan, gimmick yang menggiurkan terkadang menjadi andalan, 'membius' konsumen seh

Lanjutkan membacaNovember 15, 2016

Tips agar Pengembang Tidak Lepas Tanggungjawab

RumahCom - Dalam Pengikatan Perjanjian Jual Beli (PPJB) yang dilakukan dihadapan notaris, umumnya harus tertera pernyataan bahwa pihak pengembang harus sudah menyerahkan rumah lengkap dan layak huni b

Lanjutkan membacaDesember 28, 2016

Terungkap! Alasan Pengembang Bilang ‘Senin Harga Naik’

RumahCom – Properti di kawasan potensial dan menguntungkan pasti jadi rebutan. Harga hunian pun begitu perkasa dan sulit ditawar. 'Hari Senin harga naik' adalah slogan yang dipopulerkan salah sat

Lanjutkan membacaDesember 29, 2016

Masukan