Investor Masih Doyan Properti Singapura dan Australia

Fathia AzkiaApril 13, 2017

Aerial view of Singapore cityscape.

RumahCom – Berdasarkan hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index, apartemen di Singapura menjadi incaran utama para investor properti dari Indonesia.

Survei ini juga mengungkapkan bahwa untuk kategori rumah, para investor menempatkan Australia sebagai pilihan utama.

Menurut hasil survei tersebut alasan utama mereka membeli properti di luar negeri karena potensi meraih keuntungan yang lebih baik.

Baca: 45% Masyarakat Indonesia Mengaku Belum Siap Beli Properti

Wasudewan, Country Manager Rumah.com menjelaskan bahwa dengan infrastruktur dan stabilitas keamanan yang baik, tidak mengherankan jika Singapura menjadi pilihan para investor dari Indonesia maupun negara lain di sekitarnya. Karena infrastruktur juga mempengaruhi kualitas gaya hidup masyarakatnya, termasuk para ekspatriat yang menyewa berbagai hunian di Singapura.

“Singapura juga memiliki akses transportasi yang bagus untuk menghubungkan warganya secara lokal maupun internasional. Ini pula yang menyebabkan Singapura diganjar penghargaan sebagai Lokasi Terbaik di Asia Pilihan Ekspatriat dan peringkat 25 secara global dari survey Quality of Living yang digelar Mercer awal tahun ini,” kata Wasudewan.

Hasil survei ini sejalan dengan data dari Cushman & Wakefield, perusahaan konsultan properti internasional yang menyebutkan bahwa pada semester I-2016 lalu, orang Indonesia membeli 189 properti dari berbagai kategori di Singapura, sebuah peningkatan lebih dari 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara pembelian dari warga negara China dan Malaysia mengalami penurunan pada kuartal II- 2016, transaksi dari warga negara Indonesia justru naik sebesar 19 persen pada periode yang sama.

Riset: Hunian di Jakarta dan Tangerang Masih Jadi Favorit

Sementara menurut perusahaan properti Propnex Realty Pte, dikutip dari PropertyGuru.com.sg, yang menangani penjualan kondominium mewah OUE Twin Peaks di kawasan Orchard Road, Singapura, pengembang kondominium tersebut telah menjual hampir separuh dari penjualan tahap pertama sejumlah 86 unit dengan kisaran harga S$ 4 juta, dimana orang Indonesia menjadi pembeli utama dari luar Singapura.

Pembelian properti di luar negeri semakin marak, karena teknologi telah membuat proses penemuan investasi properti semakin mudah. Pembelian properti adalah salah satu keputusan penting, baik untuk kebutuhan dasar maupun investasi. Karena itu, Rumah.com menyediakan berbagai fasilitas untuk membuat pencari hunian sangat yakin dalam mengambil keputusan.

“Salah satu inovasi Rumah.com adalah fasilitas tur 3 Dimensi Matterport, sehingga konsumen dapat menjelajahi seluruh isi rumah maupun apartemen melalui smartphone atau komputer tanpa harus datang ke lokasi. Review Properti (www.rumah.com/review) kami juga salah satu fitur yang sangat diandalkan pencari hunian di Indonesia, karena menampilkan review lengkap dan mendalam, seperti sekolah favorit, rumah sakit unggulan hingga pilihan transportasi yang tersedia,” pungkas Wasudewan.

Berikut adalah alasan orang Indonesia membeli properti di luar negeri

Alasan Persentase (%)
Menawarkan keuntungan lebih besar 67
Hasil sewa lebih tinggi 37
Bekal masa pensiun 35
Merupakan negara asal bagi keluarga saya 35
Rencana pendidikan bagi anak 34
Lingkungan yang lebih baik 30
Perlindungan terhadap inflasi dan risiko depresiasi mata uang 28

*Rumah.com Property Affordability Sentiment Index merupakan survei yang dilakukan Rumah.com bersama lembaga riset Intuit Research, Singapura dengan total 1.030 responden dari seluruh Indonesia. Survei ini berlangsung selama November-Desember 2016.

Memiliki investasi properti di luar negeri memang menggiurkan sekaligus membanggakan. Tapi jangan salah, Indonesia dengan 35 provinsinya juga tak kalah potensial dibandingkan negara tetangga. Mau memulai bisnis properti di tanah air? Cek daftar propertinya di sini.

Crown-Sky-Tangerang

Salah satu contoh properti yang prospektif di bilangan Alam Sutera, Tangerang.

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Sektor Pendidikan Jadi Magnet Investor Asing ke Australia

RumahCom – Mencari ladang investasi properti kini tidak terbatas di dalam negeri saja. Negara tetangga seperti Australia contohnya, telah menjadi negara favorit yang diserbu oleh investor asing.

Lanjutkan membacaJuli 15, 2016

2017, Pasar Properti Jakarta Lebih Menarik Dibanding Sydney

RumahCom – Survei yang dikemukakan Urban Land Institute dengan masukan dari Pricewaterhouse Coopers (PwC) LLP menyebut India sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat se-Asia. India juga

Lanjutkan membacaDesember 5, 2016

Properti Batam Terdongkrak Properti Negara Tetangga

RumahCom – Tidak bisa dipungkiri jika lokasi menjadi salah satu keunggulan properti di Batam. Dan wajar jika pada akhirnya Batam menjadi lokasi baru pilihan ketika investor melihat properti di Singa

Lanjutkan membacaDesember 29, 2016

Masukan