Tips Developer: Villatel, Konsep Penginapan Ala Hotel

Wahyu ArdiyantoMei 30, 2017

Tips developer: Penginapan ala hotel

RumahCom – Ragam jenis investasi properti terus tumbuh sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup. Selain bisnis sewa properti di bidang perhotelan atau kondotel (kondominium hotel), kini proyek Villatel (Villa Hotel) juga mulai menjamur di sejumlah kota besar di Indonesia.

Seperti yang diketahui, kondotel adalah kondominium yang disewakan layaknya hotel. Mekanismenya, pihak operator hotel mengelola properti dan proses penyewaan sedang si pemilik properti cukup duduk manis dan menerima revenue sharing (bagi hasil) penyewaan unit sesuai dengan kesepakatan.

(Baca juga: Tips Memilih Kondotel Berdasarkan Lokasinya)

Mengadaptasi mekanisme investasi kondotel, kini sejumlah pengembang menengah mulai memanfaatkan unit villa yang juga dikelola seperti hotel. Dengan model rumah tapak dengan sentuhan resor, unit villa didesain mewah dan dikelola secara professional oleh staf dan operator hotel.

Berbeda dengan kondotel, villatel bisa digarap oleh pengembang menengah karena tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. Tingginya kebutuhan unit sewa dengan konsep unik membuat villatel punya prospek investasi yang menggiurkan. Dan sebelum memutuskan untuk mendirikan kompleks villatel untuk investasi, simak beberapa tips berikut ini.

(Baca juga: Kamus Properti Kondotel dan Peluang Investasinya)

1. Bekerjasama dengan Operator Hotel Berpengalaman

Karena villatel menjaring pembeli dari kalangan investor, maka sangat penting membangun citra perusahaan yang terpercaya. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan operator hotel berpengalaman. Dengan fasilitas house keeping, room service, dan maintenance, pastikan villatel Anda menjadi penginapan yang nyaman dan berkualitas di mata konsumen.

Selain itu Anda juga harus mengurus jeli memahami status tanah, perijinan pembangunan proyek, dan pembayaran pajak. Kelengkapan legalitas usaha bisa menjadi nilai tambah sehingga villatel Anda dilirik oleh investor properti.

2. Berlokasi di Area Strategis atau Kawasan Wisata

Lokasi penginapan yang baik dan bisa menjaring okupansi tinggi terletak di sekitar tempat rekreasi, area bisnis, pusat kota, dan pusat industri. Area yang ramai dan akses infrastruktur yang dekat akan mendongrak popularitas villatel Anda.

Meski demikian, dengan konsep hunian tapak, villatel lebih menyasar pangsa pasar dari keluarga atau pasangan muda. Karena itu area yang ideal untuk mendirikan villatel adalah dekat dari objek wisata alam yang asri.

3. Konsep Bisnis Investasi Menarik

Sama halnya dengan kondotel, keuntungan dari proyek villatel harus dibagi dengan investor yang merupakan pemilik unit. Umumnya sharing profit atau pembagian hasil adalah 70% untuk investor dan 30% untuk operator. Namun ada pula yang menawarkan bagi hasil 80:20.

Pembagian hasil keuntungan sewa unit ini biasanya dilakukan pada akhir tahun atau setiap periode yang disepakati. Untuk menjaring minat investor, pemberian jaminan ROI (Return Of Investment) pertahun juga perlu dilampirkan pada awal proses promosi. Biasanya ROI ditetapkan dalam persentase angka.

Selain itu, Anda perlu memperhitungkan kapan titik impas atau Break Even Point (BEP) yang didapatkan investor sejak mereka membeli unit properti. Keuntungan balik modal bisa diraih dalam waktu 2 sampai dengan 7 tahun, tergantung pada prospek okupansi di sebuah lokasi.

Terakhir, berikan penawaran inap gratis untuk pemilik unit. Tergantung pada kesepakatan, namun umumnya hanya bisa digunakan dalam 7 sampai 20 kali dalam setahun. Waktu yang dibatasi ini bertujuan agar unit villa harus selalu tersedia untuk disewakan ke wisatawan.

4. Mengadaptasi Konsep Unik

Sebagai unit penginapan, pengembang harus mempersiapkan setiap villa dengan furnitur lengkap di dalamnya. Pemilihan konsep yang berbeda dengan perabot tematik bisa membuat villa Anda terlihat unik dan menarik bagi wisatawan. Pengembang bisa berkonsultasi dengan pihak operator hotel dalam hal mendekorasi ruangan.

Sebagai gambaran, Bali Harmoni – Tibubeneng Villas adalah kompleks townhouse di Bali yang memiliki konsep ‘villatel’ atau villa kondotel. Villatel ini menawarkan tiga tipe unit yakni dua kamar tidur (LB 124m2) seharga Rp3,1438 Miliar, dua kamar tidur luas 122m2 Rp3,3264 Miliar, dan tiga kamar tidur dibandrol Rp4,3 Miliar.

Konsep yang menarik, bukan?! Dan jika Anda juga tengah mencari hunian dengan konsep dan desain yang menarik yang berada di lokasi dengan udara yang sejuk dan segar, simak belasan pilihan perumahannya dengan harga di bawah Rp1 miliar.

Tips developer: Penginapan ala hotel

Casa de Bali menghadirkan konsep desain arsitektur tropis masa kini yang elegan dan sentuhan detail nusantara Bali di tengah kota Bekasi. Konsep ini menginspirasi keseluruhan penataan suasana cluster, lansekap lingkungan, desain arsitektur, dengan mengutamakan faktor kenyamanan.

Foto: Freepik

Isnaini Khoirunisa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tips Developer: Teknik Jitu Menjual Rumah Ready Stock

RumahCom – Meskipun kebutuhan rumah tinggal semakin bertambah, namun bagi developer properti, proses penjualan proyek baru tidak semudah membalikan tangan. Dengan tren properti yang terus bergant

Lanjutkan membacaJanuari 24, 2017

Tips Developer: Merancang Konsep Hunian Unik

RumahCom – Salah satu kelebihan membeli perumahan baru, ialah model dan konsep perumahan yang diusung biasanya menawarkan konsep berbeda dan tentu saja dengan model yang kekinian. Bahkan sejumlah pe

Lanjutkan membacaJanuari 31, 2017

8 Aturan Feng Shui yang Tak Boleh Diabaikan Developer

RumahCom- Ada banyak karakteristik rumah idaman yang dimiliki calon pembeli properti. Selain lokasi dan banderol harga, unit bangunan tentunya juga harus didesain keren dan bikin nyaman penghuninya.Da

Lanjutkan membacaSeptember 17, 2018

Masukan