Q2 2017: Harga Rumah di Yogya Naik 0,12%

Fathia AzkiaJuli 3, 2017

RumahCom – Harga perumahan di Yogyakarta mengalami kenaikan secara konsisten pada kuartal I dan II tahun 2017 ini.

Rumah.com Property Index mencatat bahwa pada kuartal II-2017, harga perumahan di Yogyakarta mencapai Rp6 juta per meter persegi dengan kenaikan sebesar 0,12% dibandingkan kuartal sebelumnya. Tren kenaikan harga perumahan di Yogyakarta selalu terjadi pada tiap kuartalnya.

Wasudewan, Country Manager Rumah.com menjelaskan bahwa data Rumah.com Property Index tentang Yogyakarta ini sangat penting sebagai solusi masalah transparansi data properti yang dibutuhkan oleh para pengembang maupun pencari hunian di kota pelajar tersebut.

Baca juga: Keindahan Yogyakarta Pikat Investor untuk Beli Rumah

“Data Rumah.com Property Index ini cukup penting digunakan karena merupakan hasil analisis dari 400.000 listing properti yang diakses 3,4 Juta pengunjung setiap bulan. Para pengunjung kami juga mengunjungi 17 Juta halaman properti kami setiap bulan,” katanya.

Menurut Wasudewan, faktor utama kenaikan harga rumah tapak secara konsisten di Yogyakarta adalah karena kota tersebut merupakan tujuan wisata utama di Indonesia selain Bali, Bandung dan Jakarta.

“Sektor pariwisata yang mendorong pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta turut mendongkrak harga perumahan di kota ini. Kebutuhan rumah tapak di Yogyakarta masih terus berkembang seiring dengan pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi,” ujarnya.

Wasudewan menambahkan, munculnya tujuan-tujuan wisata baru di Yogyakarta seperti Desa Wisata Rumah Domes dan Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark, menguatkan Yogyakarta sebagai salah satu kota favorit tujuan wisatawan.

Lihat juga: Yuk, Beli Rumah Liburan di Yogyakarta!

Sementara industri properti di Yogyakarta sendiri terus berekspansi agar bisa menampung wisatawan yang datang berkunjung.

Namun saat ini sedang berlangsung moratorium pembangunan hotel di Yogyakarta yang peraturannya dikeluarkan oleh Pemerintah Walikota Yogyakarta, berlaku mulai awal tahun 2014 lalu hingga akhir tahun 2017 ini.

Moratorium yang diberlakukan demi meningkatkan okupansi hotel di Yogyakarta ini nyatanya berdampak pada pengalihan investasi dari pembangunan hotel ke pembangunan homestay.

Hal inilah yang menyebabkan harga perumahan di Yogyakarta terus meningkat secara konsisten pada tiap kuartalnya.

“Hadirnya tujuan-tujuan wisata baru di Yogyakarta yang beriringan dengan moratorium pembangunan hotel membuat para investor dan para pengembang beralih pada rumah tapak,” tambah Wasudewan.

Tren positif dari sektor pariwisata ini berkontribusi secara positif terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu sebesar 0.20% pada kuartal I-2017 dibandingkan kuartal IV-2016 dan berbanding lurus dengan kenaikan harga rumah tapak pada kuartal yang sama sebesar 1.05% (quarter on quarter).

“Perkembangan properti di Yogyakarta pada kuartal-kuartal berikutnya diperkirakan akan terus tumbuh seiring dengan akan datangnya tahun ajaran baru dan masih berlakunya moratorium pembangunan hotel sampai dengan akhir tahun 2017 ini,” pungkas Wasudewan.

MEDIAN HARGA RUMAH TAPAK DI YOGYAKARTA (JUTA/METER PERSEGI)

 

Q1 2016

Q2 2016

Q3 2016

Q4 2016

Q1 2017

Q2

2017

Harga Median (juta/meter persegi)

5.99

6.00

6.00

6.02

6.08

6.09

Kenaikan/Penurunan

 

0.21%

0.00%

0.34%

1.05%

0.12%

Tergiur punya rumah liburan di Yogyakarta agar bisa dengan mudah mengunjungi spot wisata keren di sana? Cari rumahnya mulai harga Rp1,5 miliar di Perumahan Baru.

Mukti Sendangadi Residence merupakan salah satu perumahan kelas atas yang berlokasi di Yogyakarta.

Mukti Sendangadi Residence merupakan salah satu perumahan kelas atas yang berlokasi di Yogyakarta.

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

Mapud Haryadi
Jul 06, 2017
Nice Info
KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Prospek Rumah Tapak Yogyakarta Masih Memesona

RumahCom – Daerah Istimewa Yogyakarta hingga kini masih menyimpan potensi besar di sektor properti khususnya rumah tapak. Pasalnya, Yogya adalah kawasan wisata dan pusat pendidikan yang selalu mem

Lanjutkan membacaDesember 27, 2017

Lima Klaster Rp500 Jutaan di Yogyakarta

RumahCom – Gudeg adalah kuliner yang sering dijadikan nama lain dari kota Yogyakarta. Masakan khas Jawa Tengah ini terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Untuk menghasilkan cita rasa y

Lanjutkan membacaJanuari 15, 2016

4 Perumahan di Yogyakarta Harga Rp500 Jutaan

RumahCom –  Mencari lokasi yang pas untuk bertempat tinggal, Yogyakarta bisa menjadi pilihan. Pasalnya, kota ini menyimpan banyak daya tarik yang membuat warganya betah. Banyaknya objek wisata dan

Lanjutkan membacaMaret 16, 2016

Batasan Harga Rumah di Yogya dan Bali Bagi WNA Direvisi

RumahCom – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil kembali mengemukakan pembaharuan aturan kepemilikan hunian bagi orang asing. Aturan tersebut tertu

Lanjutkan membacaOktober 17, 2016

Start-up di Yogya Bekerja dari Rumah

RumahCom - Sejak dulu orang mengenal Yogya sebagai kota Pelajar. Tapi dalam beberapa tahun ke depan bisa jadi Yogyakarta juga akan mendapat julukan baru yakni sebagai Pusat Kota Start-up Nasional.

Lanjutkan membacaNovember 21, 2016

Masukan