Tips Terbaru Agar KPR Disetujui Bank

Fathia AzkiaJuli 19, 2017

RumahCom – Urusan pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) memang terbilang susah-susah-gampang. Ada kalanya Anda sebagai konsumen harus pintar-pintar mengatur strategi demi permohonan kredit diterima.

Melalui Ini Cerita Saya, Elvina seorang ibu muda meluapkan kisah dan perjuangannya mencari hunian idaman kepada Rumah.com. Usai berkelana, baik secara langsung maupun virtual melalu portal properti online, ia dan suami tertarik pada satu rumah bekas yang berada di lingkungan komplek.

Sayang, kerasnya usaha yang ia lakukan harus berakhir pahit kembali. Pengajuan KPR-nya ditolak oleh bank kepercayaan lantaran surat-surat tanah rumah tersebut bermasalah karena pernah dirampok.

Baca juga: Langkah A-Z Beli Rumah Bekas dengan KPR

Meski begitu, ia tak pantang menyerah. Ia dan suami kembali berusaha mencari rumah idaman hingga akhirnya perjuangan itu membuahkan hasil. Batu sandungan yang kemarin menghadang, seolah tergantikan dengan mulusnya perjalanan menemukan rumah baru. Permohonan KPR-nya pun disetujui bank dalam waktu tak sampai satu bulan.

Pengalaman yang dibagikan Elvina selayaknya bisa menginspirasi Anda yang hendak mencicil rumah. Agar permohonan KPR diterima bank tanpa halangan, sebaiknya pahami tips-tips berikut ini.

Hindari Terbelit Utang

Kebanyakan konsumen sering mengajukan KPR tanpa memperhatikan apakah mereka masuk dalam black list Bank Indonesia atau tidak. Jika Anda menunggak tagihan kartu kredit atau cicilan kendaraan bermotor, maka bisa dipastikan Anda masuk dalam daftar hitam tersebut.

Jika Anda masuk dalam black list Bank Indonesia, maka Anda akan sulit mendapat kredit dari bank. Alasannya jelas: bank tidak mau berspekulasi mengucurkan kredit kepada nasabah yang tidak membayar cicilan kredit mereka.

Baca juga: Langkah Mudah Ketahui Status BI Checking

Memiliki Penghasilan

Poin yang dimaksud disini adalah sebaiknya Anda punya penghasilan tetap tiap bulannya. Tapi bukan berarti pekerja lepas atau freelancer tidak punya kesempatan. Bagi freelancer, bank akan meminta data pemasukan bulanan rutin Anda dalam satu tahun.

Jadi, meskipun pemasukan Anda bisa mencapai Rp7,5 Juta per bulan sebagai seorang pekerja freelance, namun jika dalam satu tahun tersebut pemasukan Anda ada yang hanya mencapai Rp4,7 Juta, maka persentasenya dihitung dari Rp4,7 Juta.

Pada saat mengajukan KPR, sebaiknya lampirkan rekening tabungan yang rutin bertambah setiap bulan (minimal 3 bulan) guna membuat bank makin yakin. Dan untuk karyawan, diharuskan memiliki slip gaji bulanan dan surat keterangan kerja dari kantor.

(Tiga Perumahan Bisa KPR dengan DP Rp20 Juta, Mau?)

Batas Usia Minimal dan Maksimal

Kegagalan pengajuan KPR karena batas usia kerap dialami oleh calon debitur yang akan memasuki masa pensiun. Bank menetapkan usia untuk mengajukan KPR adalah minimal 21 tahun atau sudah menikah.

Pada saat kredit berakhir, maksimal berusia 55 tahun atau disesuaikan dengan usia pensiun pada perusahaan untuk pegawai dan 60 tahun untuk profesional. Jadi, semakin mendekati usia pensiun, semakin pendek masa KPR dan semakin besar jumlah cicilan.

Coba di Tiga Bank

Kiat yang juga penting dilakukan adalah jangan cukup mengajukan KPR ke satu bank saja, melainkan setidaknya ke tiga bank berbeda. Mengapa demikian? Ini karena pejabat dan pegawai bank juga manusia yang punya subjektivitas.

Sekedar informasi, waktu terbaik mengajukan KPR adalah minggu ketiga dan keempat. Lantaran biasanya bank sedang mengejar target.

Hindari mengajukan KPR di bulan Desember, sebab umumnya bank sedang sibuk tutup buku. Sebaliknya, tundalah pengajuannya di Januari.

Ingin membeli rumah dengan cara KPR? Cari dulu ragam perumahan barunya mulai harga Rp400 Juta hanya di sini!

Metland Tambun Bekasi, tawarkan rumah dua lantai dengan harga mulai Rp750 jutaan.

Metland Tambun Bekasi, tawarkan rumah dua lantai dengan harga mulai Rp750 jutaan yang bisa dicicil dengan KPR.

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Mau Cicil Rumah Dengan Bunga Rendah? Pakai BPJS Saja!

RumahCom - Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja (FP3) dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJS-TK) diminati banyak orang. Fasilitas ini bisa digunakan oleh peserta yang belum perna

Lanjutkan membacaApril 7, 2017

Kenali Beda KPR Syariah VS Konvensional

RumahCom – Ketika hendak mengajukan kredit pemilikan rumah, Anda bisa memilih jenis KPR yang sesuai dengan kebutuhan. Salah satunya ialah KPR Syariah. KPR Syariah mengadaptasi sistem jual-beli syar

Lanjutkan membacaJuni 15, 2017

Ini Untungnya Beli Rumah Pakai KPR

RumahCom - Cara pembayaran dalam jual-beli rumah kerap menjadi perdebatan. Beberapa orang memilih cara pembayaran tunai karena cicilan dianggap merugikan. Benarkah demikian?Berbeda dengan pembayaran s

Lanjutkan membacaJuli 3, 2017

Bisakah Cicil Rumah Tanpa DP?

RumahCom – Permasalahan klasik yang hingga kini masih dianggap sebagai batu sandungan bagi pencari properti adalah uang muka atau down payment (DP). Meski Bank Indonesia telah mengecilkan persentase

Lanjutkan membacaJuli 17, 2017

Gaji Rp5 Juta, Kapan Bisa Melunasi Rumah?

RumahCom – Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sampai hari ini masih terus diminati konsumen karena menawarkan sejumlah keuntungan, diantaranya biaya awal yang tidak besar. Calon debitur hanya diminta mele

Lanjutkan membacaJuli 18, 2017

Masukan