Property Index Q1 2017: Pasar Jateng dan DIY Makin Kuat

Boy LeonardAgustus 31, 2017

Rumah.com Property Index Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (Jateng dan DIY) mencapai 117,2 pada Q1 2017 atau naik tipis 2,3% (q-o-q) dari 114,6 di Q2 2016.  Kenaikan ini melanjutkan tren positif di mana pada Q4 2016 menunjukkan kenaikan 0,9% (q-o-q).

Kenaikan ini memperkuat indikasi pemulihan pasar properti di Jateng dan DIY, yang sebelumnya melemah sejak Q2 2016. Index harga properti di Jateng dan DIY juga menunjukkan kenaikan sebesar 1,9% dibandingkan Q1 2016 (y-o-y).

Indeks harga properti di kawasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menguat 2,3%.

Indeks harga properti di kawasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menguat 2,3%.

Suplai properti Jawa Tengah dan DI Yogyakarta melonjak

Rumah.com Property Index untuk suplai Q1 2017 di Jateng dan DIY berada pada titik 303,1 atau naik sebesar 21,24% (q-o-q). Tren Index suplai properti di Jateng dan DIY konsisten meningkat sejak Q1 2016. Year-on-year, kenaikan Index suplai properti sangat signifikan, yakni sebesar 203,1%.

DI Yogyakarta menunjukkan kenaikan Index suplai properti terbesar yakni 27,8% sementara Jawa Tengah mencatatkan pertambahan Index suplai properti sebesar 8,8%.

Grafik Jateng dan DIY - Index Suplai

Harga yang terus meningkat dibarengi suplai yang meningkat pula.

Pengaruh Makroekonomi Regional

Jawa Tengah

Ekonomi Jawa Tengah triwulan I-2017 secara quarter-on-quarter tumbuh sebesar 1,79 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan ini disebabkan oleh faktor musiman pada lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh 20,77%. Sedangkan dari sisi pengeluaran didorong oleh peningkatan komponen ekspor.

Lapangan usaha dan komponen tersebut juga memberi andil terbesar pada pertumbuhan dengan andil masing-masing sebesar 2,42% dan 2,29%.

Sementara itu, struktur ekonomi Jawa Tengah pada Q1 2017 didominasi oleh lapangan usaha industri pengolahan, lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan. Sedangkan dari sisi pengeluaran masih didominasi oleh komponen pengeluaran rumah tangga.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah secara year-on-year tumbuh 5,20 persen, meningkat dibandingperiode yang sama tahun sebelumnya yang tumbuh 5,08 persen.

DI Yogyakarta

Perekonomian DIY pada Q1 2017 mengalami peningkatan sebesar 0,2% (q-o-q) dari Q4 2016. Dilihat dari sisi produksi, pertumbuhan disebabkan oleh faktor siklus pada lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan, yang tumbuh sebesar 64,39%.

Industri pengolahan, industri pertanian, kehutanan dan perikanan, serta industri penyediaan akomodasi dan makan-minum menjadi tiga lapangan usaha yang memberi kontribusi sebesar 35,81% dalam struktur ekonomi DIY sepanjang Q1 2017.

Secara year-on-year, pertumbuhan ekonomi DIY pada Q1 2017 tumbuh 5,12%. Lapangan usaha informasi dan komunikasi menunjukkan pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 7,76%.

Unduh laporan Rumah.com Property Index Q1 2017 Nasional, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta di sini!

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tren Harga Apartemen Mewah di Tangerang Menurun

RumahCom – Berbanding terbalik dengan kondisi pangsa hunian vertikal di tetangganya yakni Tangerang Selatan, harga apartemen rentang Rp800 juta – Rp1 miliar di wilayah Tangerang tercatat menurun m

Lanjutkan membacaJuni 16, 2017

Q2 2017: Harga Rumah di Yogya Naik 0,12%

RumahCom – Harga perumahan di Yogyakarta mengalami kenaikan secara konsisten pada kuartal I dan II tahun 2017 ini.Rumah.com Property Index mencatat bahwa pada kuartal II-2017, harga perumahan di Yog

Lanjutkan membacaJuli 3, 2017

Permintaan Hunian di Alam Sutera Meningkat Drastis

RumahCom – Berdasarkan data Rumah.com Property Index untuk kuartal II (Q2) 2017, median harga apartemen untuk rentang Rp350 juta - Rp800 juta di Tangerang Selatan mengalami peningkatan 2,98% dibandi

Lanjutkan membacaJuli 7, 2017

Tren Harga Rumah Mewah di Tangsel Menurun

RumahCom – Merujuk pada data Rumah.com Property Index terbaru selama kuartal II (Q2) 2017, pergerakan harga rumah tapak untuk rentang Rp1 miliar-Rp2 miliar di Tangerang Selatan mengalami penurunan d

Lanjutkan membacaJuli 10, 2017

Pasar Properti Nasional Mulai Pulih

RumahCom – Portal properti terdepan di Indonesia, Rumah.com, melalui Rumah.com Property Index mencatat bahwa harga properti residensial secara nasional berada pada titik 103 pada kuartal II 2017 ata

Lanjutkan membacaJuli 25, 2017

Pasar Sewa Bagus, Apartemen di Karawaci Laris Manis

RumahCom – Berubahnya tren pada bisnis hunian bagi ekspatriat, membuat area penyangga Jakarta seperti Karawaci, Tangerang kini dibidik sebagai lokasi hunian alternatif.Jika sebelumnya para ekspatria

Lanjutkan membacaAgustus 22, 2017

Ketahui Kondisi Harga Properti Terkini Lewat Property Index

RumahCom – Sebagai portal properti terdepan di Indonesia, Rumah.com selalu berusaha membantu jutaan masyarakat Indonesia dalam menemukan properti yang tepat dan harga yang akurat. Upaya tersebut dir

Lanjutkan membacaAgustus 13, 2019

Property Index Q1 2017: Harga Nasional Terkoreksi

Rumah.com Property Index menunjukkan median harga properti residensial secara nasional ada di titik 102,6 pada kuartal pertama (Q1) 2017. Posisi ini turun 0,68% secara quarter-on-quarter (q-o-q) dari

Lanjutkan membacaAgustus 31, 2017

Masukan