Property Index Q2 2017: Pasar Properti Mulai Pulih

Wahyu ArdiyantoAgustus 31, 2017

tinjauan pasar properti Indonesia

Rumah.com Property Index menunjukkan median harga properti residensial secara nasional berada pada titik 103 pada kuartal kedua (Q2) 2017 atau naik tipis 0,39% secara quarter-on-quarter (q-o-q) dari Q1 2017. Kenaikan ini menjadi indikasi pemulihan pasar properti nasional, di mana tren harga properti residensial nasional bergerak turun sejak Q3 2016.

Year-on-year (y-o-y), Index menunjukkan penurunan sebesar 2,7% pada Q2 2017. Jangka panjang, Index Q2 2017 masih lebih tinggi dibandingkan Q2 2015. Ini menunjukkan harga properti masih berada dalam periode pemulihan dan dalam tren yang positif.

median harga properti residensial secara nasional berada pada titik 103

.Jangka panjang, Index Q2 2017 masih lebih tinggi dibandingkan Q2 2015. Ini menunjukkan harga properti masih berada dalam periode pemulihan dan dalam tren yang positif.

Kenaikan Rumah.com Property Index secara nasional pada Q2 2017 (q-o-q) disebabkan oleh kenaikan median harga di sejumlah kawasan yakni DKI Jakarta (2,4%), Jawa Tengah (4,27%), serta Banten (0,65%). Sementara itu, Jawa Barat, salah satu kawasan penyuplai residensial terbesar, mengalami penurunan sebesar 1,1%.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bali, pergerakan indeks harga properti residensial stagnan.

Suplai Properti Nasional Turun

Year-on-year (y-o-y), Index menunjukkan penurunan suplai yakni sebesar 2,7%.

Index menunjukkan volume suplai properti mengalami penurunan sebesar 9,6% (q-o-q), kontras dengan kuartal sebelumnya, yang mencatatkan kenaikan sebesar 11,4% (q-o-q).

Seiring dengan naiknya tren harga properti, Index menunjukkan volume suplai properti mengalami penurunan sebesar 9,6% (q-o-q), kontras dengan kuartal sebelumnya, yang mencatatkan kenaikan sebesar 11,4% (q-o-q). Hal ini menunjukkan makin berkurangnya suplai.

Year-on-year (y-o-y), Index menunjukkan penurunan suplai yakni sebesar 2,7%. Jangka panjang, Index Q2 2017 masih lebih tinggi dibandingkan Q2 2015. Penurunan suplai juga mengindikasikan penjual sedang berkonsentrasi mendorong suplai dari kuartal sebelumnya diserap oleh pasar.

Penurunan Rumah.com Property Index suplai secara nasional pada Q2 2017 disebabkan oleh penurunan suplai di sejumlah kawasan penyuplai properti residensial terbesar seperti Jawa Timur (17,4%), Banten (16,4%), DKI Jakarta (15,2%), dan Jawa Barat (16,2%).

Penurunan suplai properti residensial terjadi hampir merata di seluruh Indonesia, termasuk Bali dan DI Yogyakarta, masing-masing 12,1% dan 14,1%.

Harga properti yang relatif stabil, dibarengi dengan menurunnya suplai properti, menunjukkan penjual berkonsentrasi memasarkan stok yang tersisa.

Pengaruh Makroekonomi

Pertumbuhan ekonomi pada Q2 2017 diperkirakan meningkat menjadi sekitar 5,0 sampai 5,1% (y-o-y), didukung oleh tetap kuatnya konsumsi rumah tangga, tumbuhnya ekspor, serta perbaikan investasi bangunan dan investasi nonbangunan.

Investasi bangunan meliputi proyek infrastruktur pemerintah dan swasta, sementara investasi nonbangunan terkait komoditas dan konstruksi.

Permintaan perekonomian tidak meningkat signifikan pada Ramadan. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor antara lain penyesuaian tarif listrik di awal tahun, harga komoditas pangan yang belum turun, pendapatan riil menurun, tahun ajaran baru sekolah serta ekspektasi inflasi yang meningkat pada akhir tahun.

Kenaikan harga properti di tengah pelemahan daya beli masyarakat pada Q2 2017 diperkirakan berdampak pada potensi turunnya penjualan properti. Tren perlambatan penyaluran kredit properti terlihat pada Mei Q2 2017 di mana KPR rumah tapak tumbuh 7,9% (y-o-y), lebih rendah dari Q1 2017 yang tercatat pada 8,7% (y-o-y).

Namun demikian, pemerintah terus berupaya menjaga daya beli masyarakat dengan menyalurkan bantuan sosial sehingga konsumsi rumah tangga diharapkan cenderung pulih pada semester II tahun ini dan dapat mendukung pasar properti hingga akhir tahun.

Unduh Laporan Lengkap Rumah.com Property Index Q2 di sini

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Property Index Q4 2016: Ekonomi Jakarta Solid, Properti Naik

RumahCom - Di saat rata-rata harga perumahan secara nasional menunjukkan perlambatan, Rumah.com Property Index untuk pasaran properti di DKI Jakarta tetap menunjukkan tren yang solid sepanjang 2016 l

Lanjutkan membacaMaret 30, 2017

Property Index Q4 2016: Pasar Nasional ke Arah Buyers Market

RumahCom - Pasar properti nasional secara umum menunjukkan pergeseran ke arah buyers market pada kuartal IV (Q4) tahun 2016. Penjual properti memilih menahan diri sembari melihat pergerakan harga.Ru

Lanjutkan membacaMaret 30, 2017

Cara Memahami Rumah.com Property Index

28 Maret 2017. Indeks Properti adalah salah satu platform penting dalam industri untuk memahami dinamika harga dan suplai perumahan serta tren harga dan suplai secara jangka panjang. Melalui Rumah.com

Lanjutkan membacaMaret 29, 2017

Rumah Property Index Media Launch Q2 2017 Banten - Indonesia

Sebagai salah satu upaya membantu para pencari hunian untuk lebih mudah menemukan rumah idamannya. Rumah.com kembali meluncurkan RUMAH.COM PROPERTY INDEX di KUARTAL DUA 2017. Kali ini, rumah.com prope

Lanjutkan membacaAgustus 11, 2017

Property Index Q1 2017: Pasar Jateng dan DIY Makin Kuat

Rumah.com Property Index Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (Jateng dan DIY) mencapai 117,2 pada Q1 2017 atau naik tipis 2,3% (q-o-q) dari 114,6 di Q2 2016.  Kenaikan ini melanjutkan tren positif di mana

Lanjutkan membacaAgustus 31, 2017

Masukan