asar properti Indonesia menjadi yang paling berpotensi dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara lainnya.

RumahCom – Sektor properti Indonesia belum juga menunjukkan gairahnya dalam beberapa tahun terakhir. Industri properti Indonesia bergairah adalah pada tahun 2016 lalu.

Namun CEO Lippo Group James Riady memiliki pandangannya sendiri terkait properti Indonesia. Menurutnya pada tahun ini bisa dijadikan momentum bagi properti Indonesia untuk bangkit.

Hal tersebut terlihat dari tingginya pasar properti di Indonesia. Bahkan dirinya menyebut pasar properti Indonesia menjadi yang paling berpotensi dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara lainnya.

“Di Asia Tenggara, mana lagi kalau bukan Indonesia yang pasarnya bagus. Di Indonesia ada defisit 11 juta rumah. Jadi ada 11 juta orang yang ingin beli rumah tapi harga rumah tidak terjangkau. Jadi bayangkan mana yang bisa memenuhi kebutuhan ini,” ujarnya di Hotel Rafless, Jakarta, Senin (11/9/2017).

Selain itu lanjut James, tahun ini juga dianggap momentum lantaran adanya sentimen positif dari kondisi perekonomian global. Khususnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dianggap paling tinggi di antara negara-negara lainnya.

“Semua indikator makro juga meningkat pertumbuhan ekonomi kita tinggi dibandingkan dengan krisis tahun 2013,” jelasnya.

Rumah.com Property Index juga mencatat bahwa pasar properti mulai menunjukkan gairah pada kuartal kedua 2017, meski belum pulih benar. Lihat ulasan lengkapnya di sini!

Sementara itu, ketua Real Estate Indonesia (REI), Soelaeman Soemawinata, menjelaskan bahwa lesunya sektor properti yang diakibatkan oleh konsumen yang menahan diri untuk membeli produk properti terlihat dari mengendapnya uang masyarakat di perbankan.

“Ketika kita deteksi, uang di bank banyak sekali. Jadi kepercayaan masyarakat untuk belanjakan uangnya itu rendah baik sebagai investasi maupun untuk beli kebutuhan rumah primernya. Jadi orang istilahnya katanya wait and see,” terang pria yang akrab disapa Eman.

Oleh karenanya, Ketua Umum REI itu mengajak agar masyarakat mulai menyadari pentingnya segera membeli hunian sebelum terlambat. Dia menilai, membeli hunian tidak terbatas hanya untuk dihuni secara pribadi. Untuk investasi juga menjanjikan.

“REI ini ingin tunjukkan bahwa anda saatnya berinvestasi saat ini. Kalau investasi nanti, tahun depan harga sudah naik ya susah. Dan kalau anda butuh rumah, sekarang lah waktunya membeli,” paparnya.

Tertarik untuk membeli properti? Lihat pilihan perumahan baru dari berbagai lokasi di Indonesia dengan harga mulai Rp200 jutaan!

Foto: Okezone

Agregasi Okezone

KIRIM KOMENTAR