Harga Apartemen di Bandung Terkoreksi

Boy LeonardSeptember 17, 2017

Harga apartemen di Bandung mengalami koreksi pada kuartal kedua 2017, melanjutkan tren negatif yang dimulai sejak kuartal sebelumnya.

RumahCom – Harga apartemen di Bandung mengalami koreksi pada kuartal kedua 2017, melanjutkan tren negatif yang dimulai sejak kuartal sebelumnya.

Median harga apartemen di Bandung pada kuartal kedua (Q2) 2017 adalah Rp14.520.000/m2. Median harga ini mengalami kontraksi 0,4% secara quarter-to-quarter (q-t-q). Penurunan median harga apartemen di kawasan Bandung ini sudah terjadi sejak kuartal sebelumnya. Pada Q1 2017, median harga apartemen di Bandung mengalami penurunan sebesar 5,75% (q-t-q).

Kontraksi median harga apartemen ini terutama terjadi pada median harga di atas Rp1 miliar. Sementara untuk harga apartemen di bawah Rp1 miliar pada Q2 2017 masih mengalami peningkatan sebesar 1,01% dibandingkan kuartal sebelumnya.

(Simak juga: Nostalgia yang Bikin Anda Ingin Punya Rumah di Bandung)

Namun demikian, median harga apartemen di Bandung masih tercatat mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebesar 10%. Turunnya median harga mengindikasikan kembalinya harga pasar pada kondisi normal, setelah sebelumnya mengalami overprice.

“Turunnya median harga apartemen di Bandung pada Q2 2017 bisa menjadi indikasi bahwa harga apartemen di Bandung pada Q4 2016 mengalami overpriced. Ini terlihat pada lonjakan yang signifikan, di mana pada Q4 2016 mengalami kenaikan 11,6% secara quarter-to-quarter,” ujar Country Manager Rumah.com, Wasudewan.

(Simak juga: Panduan Harga Properti Terkini)

Indikasi lebih lanjut, menurut Wasudewan, meski pada kuartal-kuartal berikutnya mengalami penurunan, median harga apartemen di Bandung masih berada di atas median harga sepanjang Q1 2015 hingga Q3 2016. Apalagi secara jangka panjang, tren pasar properti di kategori ini masih positif.

Selaras dengan turunnya median harga, suplai apartemen di Bandung juga tercatat mengalami penurunan sebesar 6,5% pada Q2 2017 dibandingkan kuartal sebelumnya (q-t-q). Year-on-year, suplai mengalami penurunan sebesar 20% pada Q2 2017 dibandingkan Q2 2016.

Pengembang apartemen tampaknya tengah menahan diri dan memilih untuk berkonsentrasi pada penjualan suplai yang masih tersedia.

Jika Anda tertarik membeli apartemen di Bandung, baik untuk investasi maupun ditinggali, lihat pilihan apartemen baru di Bandung di sini!

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pasar Sewa Bagus, Apartemen di Karawaci Laris Manis

RumahCom – Berubahnya tren pada bisnis hunian bagi ekspatriat, membuat area penyangga Jakarta seperti Karawaci, Tangerang kini dibidik sebagai lokasi hunian alternatif.Jika sebelumnya para ekspatria

Lanjutkan membacaAgustus 22, 2017

Property Index Q1 2017: Pasar Jateng dan DIY Makin Kuat

Rumah.com Property Index Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (Jateng dan DIY) mencapai 117,2 pada Q1 2017 atau naik tipis 2,3% (q-o-q) dari 114,6 di Q2 2016.  Kenaikan ini melanjutkan tren positif di mana

Lanjutkan membacaAgustus 31, 2017

Property Index Q2 2017: Suplai Properti Banten Turun

Pada Q2 2017, Rumah.com Property Index (Banten) mencapai 103,9 atau naik tipis 0,67% (q-o-q) dari 103,2 di Q1 2017.  Kenaikan ini melanjutkan tren positif di mana pada Q1 2017 menunjukkan kenaikan 0,

Lanjutkan membacaAgustus 31, 2017

Rumah Rp600 Jutaan di Depok Naik Pesat

RumahCom - Harga rumah tapak di Depok mengalami kenaikan cukup signifikan pada kuartal kedua 2017, setelah sebelumnya terkoreksi tajam.Rumah.com Property Index menunjukkan bahwa harga rumah di Depok d

Lanjutkan membacaSeptember 17, 2017

Masukan