Tips Developer: Sukses Ikut Pameran Properti

Wahyu ArdiyantoSeptember 18, 2017

tips sukses mencatat penjualan yang signifikan

RumahCom – Pameran properti adalah salah satu acara promosi yang bisa membantu penjualan proyek yang dipasarkan pengembang. Nah, setelah terdaftar di acara pameran properti, ada beberapa hal yang tentunya perlu dipersiapkan oleh developer agar keikutsertaannya di pameran tidak sia-sia.

(Baca juga: Tips Developer: Hunian Luas Kini Jadi Incaran Generasi Milenial)

Ya, persiapan yang matang berpotensi menghasilkan penjualan yang bagus. Selain persiapan, ada beberapa hal yang harus dilakukan lagi seperti pada hari H dan melakukan follow up setelah acara selesai berlangsung.

Simak beberapa tips berikut ini supaya booth pameran Anda ramai dan sukses mencatat penjualan yang signifikan.

1. Datang lebih awal

Semakin awal tiba di lokasi pameran, maka lebih banyak waktu yang Anda punya untuk mendekorasi booth agar terlihat lebih menarik. Bandingkan penataan booth Anda dengan peserta pameran lain, pastikan mendapat pencahayaan yang cukup dan terlihat menarik dari kejauhan.

Jika perlu Anda bisa konsultasi dengan vendor dan desainer supaya stand terlihat lebih atraktif.

2. Diisi oleh staf yang berpengalaman

Siapakah yang akan menjaga booth selama pameran berlangsung? Jika membutuhkan tenaga penjualan seperti SPG pastikan mereka berpengalaman dan sudah diberi pelatihan (briefing) terlebih dahulu.

Penjaga booth yang ramah dan informatif bisa menarik pengunjung lebih banyak dan betah berlama-lama mampir di stand Anda.

3. Menampilkan konten yang kreatif

Booth yang bagus tidak hanya diisi oleh dekorasi cerah dan visual yang menarik. Anda juga harus menyiapkan konten yang mudah dipelajari oleh para pengunjung. Misalnya dari video atau presentasi yang ditayangkan pada layar LCD atau dari selebaran brosur yang dibagikan.

Supaya lebih menarik, buat permainan atau doorprize untuk pengunjung yang tertarik mendaftarkan diri untuk membeli proyek properti Anda (seperti NUP).

Dan pastikan konten yang ditampilkan:

  • Fokus pada proyek properti yang dipasarkan.
  • Tidak terlalu banyak gambar dan tulisan yang membingungkan untuk dibaca
  • Membuat pengunjung mendapat pengalaman melihat atau menonton video atau augmented reality proyek properti seperti berada di lokasi tersebut.
  • Membagi konten ke beberapa bagian atau jenis media yang berbeda, misalnya proyek apartemen diilustrasikan pada gambar 3D sementara proyek perumahan dibuatkan replika/maket.

4. Berteman dengan tetangga penjaga booth

Meski akan sama-sama sibuk ketika acara berlangsung, namun hubungan baik dengan tetangga kanan dan kiri booth bisa membuat Anda tetap semangat dan tidak bosan seharian berada di acara pameran.

Anda mungkin akan membutuhkan mereka untuk meminjam selotip atau pengisi daya baterai, kan?

5. Catatan penting

Untuk sebagian besar pebisnis profesional, turut serta dalam pameran sebenarnya lebih kepada pencarian pembeli prospektif ketimbang menemukan pembeli dan melakukan transaksi.

Jadi apabila klosing penjualan pada acara pameran belum mencapai target, jangan khawatir. Perusahaan Anda tetap mendapatkan branding positif dari media masa dan audiens.

6. Siap-siap mengontak balik

Setelah acara pameran selesai, saatnya mengontak balik peserta dan mengubahnya menjadi transaksi penjualan. Bisa melalui telepon, email, atau chat whatsApp. Tanyakan apa kebutuhan mereka dan tindak lanjut ketertarikan pada proyek properti yang Anda pasarkan. 

7. Melakukan tinjauan ulang

Setiap uang yang Anda keluarkan untuk program pemasaran proyek tentunya harus mendapatkan tinjauan efektifitasnya. Pertama, hitung biaya peserta acara pameran yang harus dikeluarkan dan bandingkan dengan nilai transaksi penjualan yang didapat.

Kedua, tanyakan ke pengunjung acara pameran mengenai apa yang mereka suka dan tidak suka selama acara berlangsung. Dari sanalah Anda akan tahu seberapa sukses perusahaan Anda turut serta di acara pameran tersebut.

Selain ikut acara pameran, pilihan cerdas lainnya adalah menampilkan proyek properti di portal properti terdepan seperti Rumah.com. Cek di sini untuk pilihan hunian dengan harga di bawah Rp1 miliar!

Isnaini Khoirunisa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tips Developer: Trik Agar Interior Ruang Terkesan Tinggi

RumahCom – Tingginya minat masyarakat akan rumah minimalis membuat para pengembang kerap mengaplikasikan gaya ini ketika mendesain proyek perumahannya. Selain praktis, gaya minimalis juga pas diapli

Lanjutkan membacaJuli 10, 2017

Tips Developer: Jurus Pikat Konsumen Milenial

RumahCom – Tingginya daya beli generasi milenial dari tahun ke tahun membuat pasar properti - perlahan tapi pasti - didominasi oleh kelompok usia ini. Menurut data dari firma akunting Accenture, di

Lanjutkan membacaJuli 24, 2017

Tips Developer: Strategi Pasarkan Properti untuk Generasi Milenial

RumahCom – Saat ini generasi milenial juga merupakan pasar potensial bagi bisnis properti. Menurut survei yang dilakukan Zillow pada tahun 2016, sekitar 56 persen pembeli rumah pertama di Amerika Se

Lanjutkan membacaAgustus 7, 2017

Tips Developer: Trik Mendesain Interior agar Tingkatkan Okupansi Sewa

RumahCom – Pengembang properti tidak hanya berkutat pada pengembangan proyek dan pemasaran produk properti, namun juga memperhatikan aspek desain dan estetika. Terlebih jika pengembang tersebut juga

Lanjutkan membacaAgustus 28, 2017

Masukan