Respon Baik Apartemen Segmented di Margonda

Fathia AzkiaFebruari 8, 2018

RumahCom – Tren masa depan hunian di Depok, utamanya di pusat kota Margonda, nampaknya akan terus diarahkan ke pembangunan hunian vertikal alias apartemen. Hal ini mengingat lahan yang semakin menipis dan harga tanah yang terlampau tinggi.

Tercatat, saat ini ada sekitar sembilan apartemen baru di jantung kota Depok, yang bersaing bukan hanya secara harga melainkan juga saling mengunggulkan konsep-konsep tersegmentasi. Baca juga: Investasi Properti Depok Jadi Primadona

Menurut hasil visibility study yang dilakukan pihak PT Graha Loka Pangestu selaku pengembang Female Apartment, apartemen yang menjamuri area Margonda ternyata lebih banyak dihuni oleh kaum wanita.

“Rata-rata apartemen di sini dihuni wanita dengan persentase di atas 57%. Baik itu statusnya sewa maupun milik sendiri. Soal sewa, potensinya memang masih menggiurkan dengan kisaran harga Rp3 juta-Rp4 juta untuk tipe studio,” ujar I Wayan Ekadiana, Managing Director Female Apartment, dalam acara penandatanganan kerjasama dengan Koperasi Bersatu Maju Bersama (BMB) yang merupakan bagian dari Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP).

Uniknya, menurut Wayan, penyewa yang datang bukan hanya dari warga lokal saja, tetapi ada juga yang berasal dari Jepang dan Korea. “Jika disewakan kepada kaum ekspatriat, nilai sewanya bisa lebih tinggi lagi yakni Rp10 juta – Rp15 juta per bulan,” imbuhnya.

“Penyewa ekspat ini saya kurang tahu persis aktivitas mereka apa di sini, tapi yang jelas mereka ada kegiatan di Universitas Indonesia. Entah mungkin pertukaran pelajar,” ia menambahkan.

Simak juga: Apartemen Rp300 Juta Ini Cocok Jadi Rumah Pertama Kaum Milenial

Sementara itu Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP), Ir. Indra Utama mengatakan, kerjasama ini memberikan kesempatan kepada seluruh anggota KAUP melalui Koperasi BMB, untuk berinvestasi di Female Apartment.

Menurutnya, investasi properti, khususnya apartemen yang berlokasi dekat stasiun kereta api dan perguruan tinggi, pasti menguntungkan, baik untuk disewakan, maupun dijual kembali. Nilai jualnya diyakini akan naik, minimal 10% pertahun belum termasuk hasil sewanya.

“Proyek Female Apartment berlokasi di depan stasiun UI dan tidak jauh dari stasiun dan kampus Universitas Pancasila. Peluang sewanya sangat tinggi dari mahasiswi yang berasal dari luar Depok. Dengan jumlah alumni UP yang mencapai 52 ribu lebih saat ini, ditambah sekitar 3.000 mahasiswa baru, maka investasi di sini punya prospek cerah setelah bangunannya selesai,” jelasnya.

(Jangan dulu beli apartemen sebelum menyimak Review Properti)

Direspon baik

Menyangkut fakta bahwa wanita lebih mendominasi penghuni apartemen di Depok, pengembang Female Apartment memanfaatkan kebutuhan pasar dengan menghadirkan apartemen segmented  yang hanya boleh ditinggali oleh wanita.

Apartemen ini memiliki kebijakan dari sisi syariah yakni tidak memperbolehkan laki-laki untuk tinggal maupun masuk ke dalam area apartemen, layaknya wanita yang memanjakan dirinya di salon khusus wanita untuk mendapatkan kenyamanan.

Lihat juga: Rumah Dekat Stasiun KRL, Harga di Bawah Rp500 Juta

Meski demikian, pengembang tetap terbuka bagi para investor kalangan pria dalam berinvestasi sebagai pemilik unit untuk disewakan kembali.

“Alasan kami menghadirkan segmentasi ini adalah karena faktanya rumah kos putri tidak pernah kosong. Sebelum merencanakan Female Apartment, kami pernah punya rumah kos putri dengan 60 kamar dan ini selalu penuh bahkan waiting list.”

“Berangkat dari sana, kami terpikir untuk menghadirkan hunian bagi wanita yang tidak hanya nyaman tapi juga aman. Dan hasilnya, meski hanya untuk wanita saja, apartemen ini bisa terserap pasar dengan baik. Dari 551 unit yang kami pasarkan, saat ini telah terjual 151 unit,” tukas Wayan.

Sementara itu Like Suryanti, Marketing Director Female Apartment menjelaskan, “Apartemen ini dibangun mengingat kerap terjadinya tindak kriminalitas dimana wanita menjadi korbannya, sehingga timbul rasa takut dan tidak aman. Maka dengan konsep baru ini, para penghuni wanita akan merasa aman, nyaman, tidak perlu merasa khawatir lagi”.

Tertarik berinvestasi apartemen baru di Kota Depok? Klik Perumahan Baru dan temukan pilihan apartemen mulai harga Rp300 Jutaan.

Perumahan Baru

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

Rahel Cohran
Mar 14, 2018
Halo. Saya adalah Bapak Rahel Cohran seorang pemberi pinjaman pinjaman pribadi yang memberikan pinjaman kesempatan hidup kepada individu, perusahaan bisnis, asuransi, dan lain-lain. Apakah Anda dalam kesulitan keuangan atau membutuhkan pinjaman untuk diinvestasikan atau Anda memerlukan pinjaman untuk membayar tagihan Anda tidak lebih jauh. seperti kita di sini untuk membuat semua masalah keuangan Anda sesuatu dari masa lalu. Kami menawarkan semua jenis pinjaman dalam mata uang mata uang dengan tingkat 2% tanpa biaya dimuka. Saya ingin menggunakan media yang bagus ini untuk memberi tahu Anda bahwa kami siap membantu Anda dengan jenis pinjaman apa pun untuk menyelesaikan masalah keuangan Anda. ya kemudian kembali sekarang melalui email (rahelcohranloan@gmail.com) untuk lebih jelasnya, anda sangat istimewa.
KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Apartemen Depok Layak Dibidik Kaum Muda

RumahCom – Konsultan marketing properti Coldwell Banker Property Connections (Residensial) menilai situasi pasar properti di Depok tengah seksi, terutama untuk proyek hunian yang lokasinya dekat d

Lanjutkan membacaApril 13, 2017

Awal Perkuliahan, Harga Apartemen Depok Naik

RumahCom – Rumah.com Property Index mencatat median harga apartemen di kawasan Depok, Jawa Barat, pada Kuartal I (Q1) 2017 mencapai Rp 16 juta per meter persegi. Meski median harga ini belum berg

Lanjutkan membacaMei 29, 2017

Lima Apartemen Keren Pilihan Mahasiswa UI

RumahCom – Siapa tak tahu Universitas Indonesia. Kampus perguruan tinggi negeri yang dibangun tahun 1980an ini tidak hanya terkenal di seantero Indonesia, namun juga secara perlahan mampu mengubah w

Lanjutkan membacaJuli 24, 2017

30% Mahasiswa di Depok Beli Apartemen Secara Cash

RumahCom – Pertumbuhan hunian vertikal di kawasan Depok masih dinamis. Ini lantaran ceruk pasarnya sendiri masih mumpuni, sebut saja yang terbesar merupakan kalangan mahasiswa yang akan maupun tenga

Lanjutkan membacaAgustus 18, 2017

Incar Mahasiswa, Pengembang Bangun Apartemen di Depok

RumahCom – Sebagai salah satu kawasan yang tengah berkembang, menipisnya lahan akibat masifnya pembangunan kerap menjadi permasalahan umum. Bukti nyatanya bisa dilihat langsung di sepanjang koridor

Lanjutkan membacaOktober 24, 2017

Masukan