Jani Rautiainen. Property Guru memenangkan gugatan terhadap 99.co.

Rumah.com – Pengadilan Tinggi Singapura memenangkan gugatan portal properti PropertyGuru terhadap portal properti 99.co, Jumat (09/03/2018).

Hakim Hoo Sheau Peng memutuskan bahwa 99.co telah melanggar kesepakatan penyelesaian antar-kedua belah pihak setelah 99.co terbukti mereproduksi konten PropertyGuru, termasuk listing properti.

Hakim menambahkan bahwa PropertyGuru berhak mengajukan klaim atas kerugian yang terjadi akibat pelanggaraan kesepakatan.

Pengadilan Tinggi Singapura tidak melihat adanya pelanggaran kontrak antara para agen properti dengan PropertyGuru akibat tindakan 99.co, namun Hakim Hoo memutuskan bahwa 99.co harus menghentikan penggunaan fitur Posting Assistance Service. Ini adalah layanan yang digunakan untuk menduplikasi listing PropertyGuru di situs 99.co.

Pengadilan juga mementahkan gugatan balik dari 99.co terhadap PropertyGuru terkait proses hukum.

Direktur eksekutif PropertyGuru sekaligus salah satu pendiri PropertyGuru, Jani Rautiainen, mengatakan bahwa keputusan pengadilan hari ini mengirimkan sinyal kuat terhadap fair play dan etika bisnis yang baik.

“Tergugat telah melanggar peraturan dan kami senang bahwa pengadilan hari ini menegaskan hal tersebut. Tergugat harus berhenti mereproduksi listing  kami,” ujar Jani.

“Tak ada jalan pintas menuju kesuksesan. Jika sebuah perusahaan mengambil jalan pintas yang tidak jujur dan melanggar aturan, perusahaan tersebut harus bertanggung jawab,” pria asal Finlandia tersebut menambahkan.

Lahir 10 tahun lalu sebagai start-up asli Singapura, Rautiainen menjelaskan bahwa PropertyGuru tumbuh dan berkembang “semata-mata berkat kerja keras, ketekunan, dan inovasi”.

“Kami selalu menyambut persaingan dengan tangan terbuka karena hal itulah yang  menjaga kami tetap tajam sekaligus memberikan lebih banyak pilihan untuk konsumen,” katanya.

Pengadilan juga menolak gugatan atas pelanggaran hak cipta. Meski demikian, PropertyGuru yakin masih ada yang menarik dalam kasus melawan 99.co.

“Kami akan meninjau keputusan (pengadilan) dengan pengacara-pengacara kami sebelum kemudian memutuskan tindakan kami selanjutnya,” ujar Rautiainen.

“Persaingan yang jujur memberikan kebaikan bagi para pencari properti. Agar hal itu bisa terjadi, semua pemain harus berlaku sesuai etika dan bersaing secara jujur,” Rautiainen mengaskan.

KIRIM KOMENTAR