Pasar Properti Nasional Turun di Q1 2018

Fathia AzkiaMei 7, 2018

tren harga properti

RumahCom – Dalam satu tahun terakhir, pasar properti nasional telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun demikian, Index belum bisa mencapai titik tertinggi sejak 2015, yakni 105,9, yang terjadi pada Q1 2016. Demikian seperti tercatat dalam Rumah.com Property Index.

Median harga properti residensial secara nasional berada di titik 104,7 pada kuartal I 2018. Median harga 104,7 adalah sebuah peningkatan sebesar 1,06% dibandingkan kuartal yang sama pada 2017, namun merupakan penurunan dibandingkan kuartal sebelumnya (Q4-2017) yang berada di angka 105,6.

Penurunan Index harga properti residensial nasional pada Q1 2018 (q-o-q) dipengaruhi oleh penurunan yang terjadi di sejumlah provinsi padat hunian di Indonesia.

DKI Jakarta turun sebesar 0,39% pada Q1 2018 (q-o-q), sementara Banten mengalami penurunan sebesar 1,8% (q-o-q) dan Jawa Timur mengalami penurunan terbesar yakni 2,1% (q-o-q). 

(Sebelum beli hunian, biasakan cek kondisi bangunan, harga, dan infrastruktur di sekitarnya lewat Review Properti dari Rumah.com)

Pasar properti residensial di Jawa Barat tetap stabil. Index Jawa Barat berada pada titik 107,3 atau naik sebesar 1,3% dibandingkan kuartal sebelumnya (q-o-q). Jawa Tengah juga mengalami kenaikan Index, yakni sebesar 0,6% (q-o-q).

“Sementara itu dari sisi suplai properti residensial secara nasional, berdasarkan Rumah.com Property Index mengalami kenaikan sebesar 6,8% pada Q1 2018 dibandingkan dengan Q4 2017 (q-o-q). Secara tahunan, suplai properti residensial nasional mengalami peningkatan sebesar 8,1%,” jelas Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan.

Index suplai properti residensial tertinggi sejak 2015 tercatat pada Q3 2017, sebesar 146,7. Tren suplai properti residensial secara nasional dalam setahun terakhir bergerak fluktuatif namun stabil secara jangka panjang. Pasokan yang stabil dari pihak penjual mengindikasikan permintaan pasar masih relatif datar.

Kenaikan suplai properti terjadi di provinsi-provinsi padat hunian. DKI Jakarta dan Banten mencatatkan kenaikan pada kisaran 4,8% (q-o-q). Kenaikan tertinggi terjadi di Jawa Timur, sebesar 9,1% (q-o-q).

Jawa Barat juga mencatatkan kenaikan suplai properti yang cukup tinggi, yaitu sebesar 7,4%. Rumah.com Property Affordability Sentiment Index Semester I 2018 menunjukkan minat responden terhadap properti berada pada kisaran harga di bawah Rp750 juta.

BI Rate Jaga Stabilitas

Ekonom PermataBank, Josua Pardede menambahkan dari sisi makro, ekonomi nasional diperkirakan tumbuh sebesar 5,13% secara year-on-year pada kuartal pertama (Q1) 2018. Kenaikan ini masih lebih rendah jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, yang mencapai 5,19% (y-o-y). Meski demikian, perekonomian diperkirakan tumbuh hingga 5,17% pada Q2 2018.

“Inflasi pada bulan Maret mencapai 3,40%, yang tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Meski demikian, inflasi ini masih di bawah kisaran sasaran inflasi 3,5% dengan deviasi 1%. Sementara itu, inflasi pada Q2 2018 diperkirakan lebih rendah, yakni sebesar 3,33%,” jelasnya.

Sementara itu, Bank Indonesia juga mempertahankan suku bunga Bank Indonesia 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7 Day RR) sebesar 4,25%. Besaran suku bunga ini sudah dipertahankan sejak September 2017 lalu. Kebijakan Bank Indonesia terhadap BI 7 Day RR ini diharapkan dapat menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan domestik.

Baca juga: Tahap Pemulihan, Hunian Tipe Menengah Tetap Laris

Membeli sebuah rumah bisa menjadi keputusan paling sulit, dan mungkin juga yang termahal. Saat memutuskan untuk membeli rumah, hal yang terpenting adalah mendapatkan informasi selengkap-lengkapnya, agar bisa mengambil keputusan dengan penuh percaya diri.

Country Manager Rumah.com, Marine Novita menjelaskan, bahwa Rumah.com ingin membantu para pencari hunian dengan membuat proses ini menjadi lebih transparan.

Rumah.com Property Index dihadirkan untuk membantu masyarakat Indonesia memahami pergerakan pasar properti dengan lebih baik. Para pembeli bisa mendapatkan informasi harga yang masuk akal, sesuai dengan sentimen pasar.

“Sebagai yang terdepan di pasar properti Indonesia, Rumah.com memproses begitu banyak data properti setiap hari. Dengan demikian, kami dapat mengolah dan memberikan informasi mendalam kepada masyarakat Indonesia yang tengah mencari hunian,” pungkas Marine.

Data Rumah.com Property Index selengkapnya dapat diakses melalui www.rumah.com/property-index. Materi Rumah.com Property Index bisa diunduh melalui https://www.rumah.com/insights/rumah-com-property-index-indonesia-q1-2018-234.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Fathia Azkia
Penulis adalah content writer di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Regulasi Pemerintah Sokong Pasar Properti 2018 Lebih Prospektif

RumahCom – Data Bank Indonesia menunjukkan realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua (Q2) 2017 mencapai 5,01% (year-on-year/y-o-y), di bawah target sebesar 5,1%. Realisasi ini lebih rendah d

Lanjutkan membacaOktober 24, 2017

Tren Harga Rumah Menengah di Bogor: Naik 25%/Tahun

RumahCom – Pasar yang lesu di sepanjang tahun lalu menyebabkan median harga rumah rentang Rp300 juta – Rp800 juta di Kota Hujan, Bogor, mengalami nasib menyedihkan. Bagaimana tidak, berdasarkan ca

Lanjutkan membacaOktober 31, 2017

Tertarik Investasi Rumah di Bali? Simak Tren Harganya!

RumahCom – Pulau Dewata Bali tak hanya memiliki keindahan alam yang memukau, namun juga prospek menggiurkan di sektor properti. Sebagai salah satu provinsi dengan aktivitas bisnis yang sibuk, kebutu

Lanjutkan membacaNovember 24, 2017

Ini Dia Lokasi Hunian Favorit di Indonesia

RumahCom – Berdasarkan data internal yang dirilis Rumah.com, lokasi favorit untuk properti dijual saat ini porsi terbesar masih dipegang DKI Jakarta dan Jawa Barat. Di mana untuk apartemen dijual

Lanjutkan membacaFebruari 19, 2018

Tahun Anjing Tanah, Tahun Tepat Beli Rumah

RumahCom – Membeli properti bukanlah keputusan yang mudah diambil. Untuk itu, Rumah.com menyediakan beragam fitur untuk membantu pencari rumah mengambil keputusan dengan lebih percaya diri.Di antara

Lanjutkan membacaFebruari 27, 2018

Masukan