Rumah.com Property Index: Market Beradaptasi di Ramadan–Lebaran

Fathia AzkiaMei 31, 2018

tren harga apartemen

RumahCom – Tren pasar properti berdasarkan Rumah.com Property Index menunjukkan bahwa pasar properti diperkirakan akan mengalami sedikit penyesuaian terkait bulan Ramadan.

Seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, lonjakan harga barang terjadi di bulan Ramadan, khususnya barang berupa bahan makanan dan konsumsi lainnya.

Meski demikian, Badan Pusat Statistik (BPS) meyakini tingkat inflasi pada Ramadan dan Idul Fitri tahun ini lebih terkendali. Senada dengan optimisme BPS, inflasi periode Ramadan juga akan berdampak pada pasar properti namun diprediksi tetap terkendali.

Rumah.com Property Index menunjukkan bahwa tren harga pasar properti mengalami penurunan pada periode Ramadan dalam dua tahun terakhir.

Pada periode Ramadan 2016, yang dimulai pada awal Juni 2016 (akhir kuartal kedua) dan berakhir di awal Juli 2016 (awal kuartal ketiga), tren pasar properti mulai menurun pada kuartal ketiga. Selanjutnya, pada periode Ramadan 2017, yang dimulai pada akhir Mei 2017 dan berakhir di akhir Juni 2017 (kuartal kedua), penyesuaian juga terjadi pada kuartal ketiga.

“Pasar properti nasional berdasarkan Rumah.com Property Index terlihat dinamis dalam tiga tahun terakhir. Tahun 2015 merupakan tahun property booming, trennya terlihat meningkat secara agresif. Meski demikian, tren dalam dua tahun terakhir terlihat lebih stabil,” ujar Country Manager Rumah.com, Marine Novita.

Data Rumah.com Property Index ini memiliki akurasi data yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di Indonesia, karena merupakan hasil analisis dari 400.000 listing properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses oleh lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya.

Mau dapat uang tunai total Rp10 juta untuk lima orang pemenang? Ikuti Survey Rumah.com Property Affordability Sentiment Index 2018 di sini!

Survey ini bertujuan untuk mengetahui respon konsumen properti terhadap kondisi pasar properti saat in, yang hasilnya akan berguna bagi para pelaku pasar properti, baik konsumen, penjual, maupun pembuat peraturan.

Tren Properti Menurut RPI

Selama tiga tahun terakhir, juga tahun ini, Ramadan berlangsung pada Mei-Juni dan Juni-Juli. Pada periode tersebut terlihat tren menurun yang seragam.

Index menunjukkan bahwa harga properti pada kuartal ketiga 2016 mengalami penurunan sebesar 0,4% dari kuartal sebelumnya. Sementara pada 2017, indeks menunjukkan bahwa harga properti pada kuartal ketiga mengalami penurunan sebesar 0,1%.

“Dalam periode Ramadan dua tahun terakhir terdapat penurunan yang seragam, namun tidak terlalu besar. Masih di bawah satu persen. Hal ini diprediksi juga akan terjadi pada 2018. Penurunan bisa terjadi lebih awal, yakni pada kuartal kedua 2018, mengingat Ramadan pada tahun ini berada pada kuartal kedua sepenuhnya,” Marine menambahkan.

Sejumlah kawasan yang menjadi kantong properti hunian terlihat stabil. Pasar properti Jakarta dan Banten terlihat tetap stabil sepanjang periode Ramadan. (Jangan dulu beli rumah dan apartemen sebelum menyimak Review Properti)

Sementara itu, wilayah-wilayah lain mengalami penurunan pada kuartal ketiga 2017 dibandingkan kuartal sebelumnya, seperti Bali (1,9%), Jawa Timur (1,4%), dan Jawa Barat (1%).

“Trennya diprediksi masih akan sama. Jakarta dan Banten yang masih akan tetap kuat, sementara wilayah-wilayah lain akan mengalami sedikit penurunan, pada kisaran 1-2%,” kata Marine.

Kepada Rumah.com, Pengamat ekonomi dan properti independen, David Cornelis, menjelaskan bahwa tren negatif ini akan lebih terasa di sektor properti menengah bawah.

Menurutnya, konsumen pada sektor ini akan dihadapkan pada dua pilihan antara membeli rumah atau memenuhi kebutuhan musiman sepanjang Ramadan.

“Secara historikal, setiap bulan Ramadan dari tahun ke tahun penjualan properti relatif cenderung turun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Pola ini terbentuk dari kebiasaan para calon pembeli yang akan menunda melakukan transaksi hingga satu bulan setelah Ramadan, dan akan polanya akan naik lagi hingga mendekati tahun baru,” ujar David.

Dia menambahkan, pasar properti menengah bawah juga akan terpengaruh inflasi yang terjadi sepanjang periode Ramadan. Fenomena dan tren meningkatnya inflasi di bulan Ramadan bukanlah hal baru karena telah terjadi dari tahun ke tahun.

Periode Ramadan akan menaikkan ekspektasi inflasi secara tradisional karena tingginya permintaan bahan kebutuhan pokok dari masyarakat, karena adanya pola konsumsi yang berbeda di periode ini hingga satu minggu setelah Lebaran.

“Namun, hal ini tidak terlalu berdampak pada kelas menengah atas. Pasar inilah yang bisa disasar pengembang dengan strategi berbeda. Taktik pengendalian inflasi yang bisa dilakukan pemerintah adalah pada harga makanan, bila mampu dikendalikan, inflasi bisa dijaga di angka yang relatif stabil. Keberadaan pasar nontradisional juga secara alamiah dapat mengendalikan harga,” tutup David.

Mau informasi properti yang komprehensif, mulai dari lokasi properti favorit konsumen, hingga ke harga hunian baik perumahan maupun apartemen di Indonesia tahun ini? Unduh laporan lengkap Rumah.com Property Market Outlook 2018 di sini!

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Fathia Azkia
Penulis adalah Editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Ini Dia Lokasi Hunian Favorit di Indonesia

RumahCom – Berdasarkan data internal yang dirilis Rumah.com, lokasi favorit untuk properti dijual saat ini porsi terbesar masih dipegang DKI Jakarta dan Jawa Barat. Di mana untuk apartemen dijual

Lanjutkan membacaFebruari 19, 2018

Tahun Anjing Tanah, Tahun Tepat Beli Rumah

RumahCom – Membeli properti bukanlah keputusan yang mudah diambil. Untuk itu, Rumah.com menyediakan beragam fitur untuk membantu pencari rumah mengambil keputusan dengan lebih percaya diri.Di antara

Lanjutkan membacaFebruari 27, 2018

RPI: Pasokan Hunian di Jawa Timur Terbesar di Q4 2017

RumahCom – Sepanjang tahun 2017, Rumah.com Property Supply Index menunjukkan volume suplai properti mengalami penurunan sebesar 2,1% menjadi 132,5 pada Q2 2017 (q-o-q), kontras dengan kuartal sebelu

Lanjutkan membacaMaret 16, 2018

Tahap Pemulihan, Hunian Tipe Menengah Tetap Laris

RumahCom – Perilaku investasi masyarakat masih dipengaruhi kondisi nasional, terutama situasi politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.Kondisi ekonomi makro saat ini stabil mesk

Lanjutkan membacaApril 5, 2018

Pasar Properti Nasional Turun di Q1 2018

RumahCom – Dalam satu tahun terakhir, pasar properti nasional telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun demikian, Index belum bisa mencapai titik tertinggi sejak 2015, yakni 105,9, yang terjadi

Lanjutkan membacaMei 7, 2018

Masukan