75% Masyarakat Tanah Air Tetap Pilih KPR

Fathia AzkiaJuni 4, 2018

rumah kpr tangerang

RumahCom – Berdasarkan data Bank Indonesia per triwulan I/2018, sebanyak 75,8% konsumen di Indonesia masih menggunakan KPR sebagai fasilitas utama dalam pembelian properti residensial. Sedangkan 14,93% konsumen memilih membeli rumah secara tunai bertahap dan sisanya 9,27% memilih skema pembayaran tunai.

“Dari sini terlihat bahwa peluang masih terbuka lebar. Kami sebagai pihak bank optimistis dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan persiapan yang sudah dilakukan,” tegas Direktur Utama BTN, Maryono.

BTN sendiri hingga April tahun ini terus mencatat adanya pertumbuhan KPR. Per April 2018, KPR BTN tumbuh 22,03% secara tahunan (year-on-year) dari Rp112,3 triliun di April 2017 menjadi Rp137,05 triliun.

Simak juga: Pasca Lebaran, Segmen Rumah Tapak Kembali Bergerak

Capaian pertumbuhan tersebut berada di atas rata-rata kenaikan KPR/KPA industri perbankan nasional. Data Otoritas Jasa Keuangan merekam KPR/KPA di industri perbankan nasional hanya naik sebesar 11,9% yoy per Maret 2018.

Maryono pun yakin perseroan mampu mencapai target pertumbuhan KPR tahun ini dengan berbagai inovasi produk dan transformasi digital yang diluncurkan. Terlebih masyakarat Indonesia masih memilih KPR sebagai opsi utama untuk membeli hunian.

“Melihat angka kebutuhan rumah yang masih tinggi serta berbagai inovasi yang kami lakukan untuk memfasilitasi kebutuhan akan hunian tersebut, kami optimistis KPR akan tumbuh di atas 20% pada tahun ini,” ujar Maryono.

Mau dapat uang tunai total Rp10 juta untuk lima orang pemenang? Ikuti Survey Rumah.com Property Affordability Sentiment Index 2018 di sini!

Survey ini bertujuan untuk mengetahui respon konsumen properti terhadap kondisi pasar properti saat in, yang hasilnya akan berguna bagi para pelaku pasar properti, baik konsumen, penjual, maupun pembuat peraturan.

Peluang Buyer’s Market di Ramadan

Sementara itu di bulan Ramadan, Pemerintah memiliki strategi dalam menjaga inflasi utamanya dari sisi pasokan bahan pangan lewat operasi pasar. Seperti pasokan daging, misalnya.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan telah mengalokasikan cadangan daging beku yang siap digelontorkan jika pasokan daging di pasar sudah mulai berkurang. Cadangan bahan baku ini juga dipenuhi melalui impor, seperti bawang putih.

Hal lain yang dilakukan Pemerintah untuk membantu masyarakat menekan pengeluaran di bulan Ramadan adalah pemberlakuan diskon tarif tol dengan besaran 10%. Diskon ini diterapkan di seluruh ruas tol, kecuali Trans Jawa.

Masa berlakunya bervariasi, antara 11 Juni hingga 20 Juni, tergantung kebijakan pengelola. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Tren pasar properti yang siklikal ini, menurut Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan, bisa dimanfaatkan konsumen untuk mendapatkan rumah dengan harga terbaik. Pada periode ini, pasar properti akan berpihak kepada pembeli.

(Jangan dulu beli rumah dan apartemen sebelum menyimak Review Properti)

“Periode Ramadan ini adalah periode di mana pasar bersifat buyer’s market. Artinya, daya tawar dari pengembang cenderung lebih lemah terhadap pembeli, baik itu pembeli untuk ditinggali maupun pembeli untuk investasi. Pada periode ini, pengembang biasanya menawarkan banyak promo, bonus, serta kemudahan-kemudahan lainnya,” katanya.

Ike menambahkan bahwa bagi mereka yang belum memiliki rumah, alih-alih membelanjakan Tunjangan Hari Raya dan tabungan lainnya untuk kebutuhan konsumtif seputar Ramadan, lebih baik digunakan untuk mewujudkan impian memiliki rumah.

“Mencari hunian bukanlah keputusan yang mudah diambil, namun Rumah.com menyediakan beragam fitur yang dapat membantu konsumen mengambil keputusan dengan lebih percaya diri,” pungkas Ike.

Mau informasi properti yang komprehensif, mulai dari lokasi properti favorit konsumen, hingga ke harga hunian baik perumahan maupun apartemen di Indonesia tahun ini? Unduh laporan lengkap Rumah.com Property Market Outlook 2018 di sini!

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Fathia Azkia
Penulis adalah Editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Milenial Masih Bisa Punya Rumah Walau Harga Naik Terus

RumahCom - Sejumlah riset menyebutkan harga rumah yang terus naik bisa tak terkejar oleh banyak anak muda, atau yang akrab disapa generasi milenial. Namun tak usah khawatir, solusi selalu ada.Rumah.co

Lanjutkan membacaSeptember 7, 2017

15 Bank dengan Suku Bunga KPR Rendah Per Juni 2021

RumahCom – Di bulan Juni 2021, ada beberapa bank yang menawarkan suku bunga KPR rendah. Bagi Anda yang berencana membeli rumah dengan KPR, kesempatan bagus ini tentu sayang jika dilewatkan begitu s

Lanjutkan membacaJuni 7, 2021

Tips KPR Bagi Si Jomblo

RumahCom – Menyandang status lajang tidak selamanya menyedihkan. Justru ini adalah momen sekaligus kesempatan besar untuk bisa memiliki rumah idaman. Sehingga ketika berkeluarga nanti, Anda tidak ak

Lanjutkan membacaDesember 19, 2017

Tips Menghitung Cicilan KPR untuk Milenial

RumahCom – Masih muda dan berencana untuk beli rumah? Itu keren dan juga keputusan yang smart. Sebab bagi Anda yang termasuk generasi milenial masih belum banyak pengeluaran dan juga tanggungjawab.

Lanjutkan membacaFebruari 2, 2018

Strategi Cicil Rumah yang Aman dan Nyaman

Rumah.Com – Bagi pasangan muda, membeli rumah secara cash rasanya cukup sulit dilakukan. Alhasil, penggunaan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) jadi solusi utama untuk memiliki rumah idaman.Memi

Lanjutkan membacaApril 4, 2018

Masukan