Sektor Apartemen Justru Menguat di Ramadan

Fathia AzkiaJuni 21, 2018

apartemen di bogor

RumahCom – Pasar properti nasional secara tradisional mengalami penurunan di bulan Ramadan, namun hal tersebut tampaknya menjadi pengecualian untuk sektor apartemen. Hal ini didukung oleh tingginya minat generasi milenial terhadap properti tipe apartemen.

Berdasarkan laporan Rumah.com Property Index, harga apartemen secara nasional melonjak drastis dalam tiga tahun terakhir. Peningkatan harga apartemen tetap stabil bahkan meski berada dalam periode Ramadan.

“Pada periode Ramadan 2016, misalnya, yang dimulai pada awal Juni 2016 (akhir kuartal kedua) dan berakhir di awal Juli 2016 (awal kuartal ketiga), tren pasar apartemen meningkat 1,1% pada kuartal ketiga (Q3) dibandingkan kuartal kedua (quarter-on-quarter/q-o-q),” Country Manager Rumah.com, Marine Novita, menjelaskan.

“Selanjutnya, pada periode Ramadan 2017, yang dimulai pada akhir Mei 2017 dan berakhir di akhir Juni 2017 (kuartal kedua), peningkatan juga tetap terjadi. Index menunjukkan kenaikan sebesar 2% pada Q3 dari Q2. Secara tahunan, Index menunjukkan kenaikan harga sebesar 10,5% pada Q1 2018 dibandingkan Q1 2017,” ia menambahkan.

Tren ini berbeda jika dibandingkan dengan tren pasar properti secara keseluruhan, yang juga mengukur rumah tapak. Pada periode Ramadan 2016, tren pasar properti mulai menurun 0,4% pada Q3 (q-o-q).

Selanjutnya, pada periode Ramadan 2017, penurunan sebesar 0,1% juga terjadi pada Q3. Tren pasar properti di fase Ramadan secara tradisional menurun karena pengeluaran konsumen lebih banyak pada belanja konsumtif.

Optimisme pasar properti di sektor apartemen ini dirasakan oleh Agus Susilo, Direktur Utama Cimanggis City Apartment, Depok. Menurutnya, penjualan di bulan Ramadan tetap terjaga. Pada bulan Mei, pihaknya berhasil menjual 51 unit.

Tidak hanya rumah baru, rumah bekas juga bisa dibeli dengan KPR Syariah. Simak cara mengajukannya!

Disamping kemudahan pembiayaan seperti cicilan uang muka, gimmick marketing yang disesuaikan dengan event yang sedang berlangsung, seperti Ramadan, tampaknya cukup ampuh untuk menarik minat konsumen.

Agus menggelar acara buka bersama sebagai ajang membagikan informasi produk, serta menawarkan bonus umrah. “Sekitar 30% akad (di bulan Mei) terjadi saat bukber,” katanya. (Simak Review Properti dari Rumah.com untuk mengetahui ulasan mendalam tentang rumah incaran Anda)

“Di bulan Ramadan malah meningkat jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya di periode yang sama. Kebanyakan pembeli apartemen adalah pekerja di sekitar Depok. Ada yang untuk ditinggali, ada yang untuk investasi. Sebanyak 30-40% pembelinya berasal dari kalangan milenial, di bawah 35 tahun, beberapa masih lajang.” ujar Agus.

Ketertarikan milenial terhadap properti, khususnya apartemen, juga tercermin dari Rumah.com Property Affordability Sentiment Index.

Survei yang dilakukan Rumah.com bersama lembaga survei Singapura, Intuit, itu menunjukkan bahwa sebanyak 59% responden berusia 20-39 tahun tertarik membeli apartemen dalam enam bulan ke depan.

Minat yang lebih tinggi lagi ditunjukkan oleh generasi selanjutnya. Sebanyak 61% responden usia 40-60 tahun menyatakan berminat membeli apartemen dalam enam bulan ke depan.

Tingginya minat terhadap apartemen ini tidak lepas dari karakter apartemen, yakni hunian dengan harga yang relatif terjangkau dan berada di lokasi yang strategis. Dengan demikian, apartemen bisa dimanfaatkan juga sebagai investasi.

Simak juga: Pasar Properti Nasional Turun di Q1 2018

“Dari sudut pandang konsumen milenial, apartemen adalah properti yang menarik. Letaknya yang strategis mendukung karakter mereka yang aktif dan dinamis. Apartemen biasanya terletak tak jauh dari pusat hiburan serta mudah menjangkau akses transportasi. Harganya juga masih bisa dijangkau oleh mereka yang berpenghasilan di bawah Rp10 juta,” ujar Ike Hamdan, Head of Marketing Rumah.com.

Sementara dari sudut pandang generasi yang lebih tua, mereka yang sudah mapan membidik apartemen sebagai sarana investasi. Kenaikannya lebih pesat jika dibandingkan rata-rata kenaikan rumah tapak.

“Apartemen juga relatif lebih mudah disewakan ketimbang rumah tapak. Aspek investasi ini juga menjadi pertimbangan generasi milenial. Meski masih sedikit, milenial yang sudah menyadari perlunya kematangan finansial menginvestasikan uangnya dalam bentuk apartemen,” tutup Ike.

Simulasikan cicilan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) Anda per bulannya lewat kalkulator KPR dari Rumah.com)

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Fathia Azkia
Penulis adalah Editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tahap Pemulihan, Hunian Tipe Menengah Tetap Laris

RumahCom – Perilaku investasi masyarakat masih dipengaruhi kondisi nasional, terutama situasi politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.Kondisi ekonomi makro saat ini stabil mesk

Lanjutkan membacaApril 5, 2018

Apartemen: Hunian Paling Logis di Ibukota

RumahCom – Rumah sejatinya bukan hanya tempat untuk berlindung dari terik matahari dan curah hujan saja. Lebih dari itu, bagi sebuah keluarga rumah menjadi arti penting sebagai ruang tumbuh kembang,

Lanjutkan membacaApril 10, 2018

Mahasiswa Baru Siap Berburu Apartemen

RumahCom – Tahun ini, daya tampung Universitas Indonesia (UI) untuk mahasiswa baru tahun ajaran 2018 mencapai 5.307 orang. Jumlah ini terbagi dari 1.632 mahasiswa yang diterima dari jalur SNMPTN dan

Lanjutkan membacaApril 11, 2018

60% Masyarakat Investasi Apartemen di Depok

RumahCom – Berdasarkan catatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Depok tahun 2015 lalu, tiga sektor yang memberikan kontribusi terbesar pada pendapatan kota di antaranya industri pengolah

Lanjutkan membacaMei 23, 2018

Rumah.com Property Index: Market Beradaptasi di Ramadan–Lebaran

RumahCom – Tren pasar properti berdasarkan Rumah.com Property Index menunjukkan bahwa pasar properti diperkirakan akan mengalami sedikit penyesuaian terkait bulan Ramadan.Seperti yang terjadi pada

Lanjutkan membacaMei 31, 2018

Masukan