Konsentrasi Pengembang Terhadap Kaum Milenial Indonesia

Fathia AzkiaJuli 5, 2018

milenial beli rumah

RumahCom – Kebanyakan kaum muda dengan rentang usia 21 sampai 39 tahun saat ini lebih memprioritaskan leisure alias beli pengalaman daripada memikirkan tujuan investasi. Meski begitu, tingkat ketertarikan mereka terhadap properti baik rumah atau apartemen rupanya cukup besar.

Mengacu pada hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1-2018, sebanyak 63% responden mengaku berencana membeli rumah dalam 6 bulan ke depan. 

Marine Novita, Country Manager Rumah.com mengatakan, dari total responden yang optimistis membeli rumah, sebesar 44% berasal dari kelompok usia 21-29 tahun atau milenial muda. Sementara 35% lainnya berasal dari milenial tua, kelompok usia 30-39 tahun.

Hasil survei tersebut tentu menunjukkan kesadaran generasi milenial untuk memiliki hunian sendiri sudah cukup tinggi. (Jangan coba-coba beli rumah di pinggir kota tanpa menyimak ulasan wilayahnya di Area Insider Rumah.com)

Sayangnya masih ada kendala yang dialami milenial di antaranya uang muka, meskipun saat ini Pemerintah melalui Bank Indonesia telah melonggarkan kebijakan makroprudensial dalam bentuk Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Ratio dari fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Di satu sisi, suku bunga kredit yang dirasa masih tinggi juga dianggap sebagai kendala. Hal ini sejalan dengan hasil survei Bank Indonesia 2017, bahwa faktor-faktor yang menjadi penghambat pertumbuhan bisnis properti itu adalah bunga KPR (20,36%).

Mau KPR rumah dan bingung menentukan pilihan suku bunga KPR? Ketahui plus minusnya!

Campur Tangan Pengembang

Bukan hanya pengembang lokal asal Indonesia yang punya konsentrasi khusus terhadap hunian bagi kaum milenial, faktanya beberapa pengembang asing pun tertarik untuk mendalami pangsa ini.

Dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan di kelas masyarakat ini, Daiwa House yang merupakan pengembang kenamaan asal Jepang memutuskan untuk memasuki pasar properti Indonesia dengan mengembangkan kawasan hunian berkualitas namun harga terjangkau.

Simak juga: Milenial, Jangan Tunda Lagi Rencana Beli Rumah!

“Kami memerhatikan permintaan yang muncul di pasar perumahan Jakarta. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, segmen kelas menengah dan menengah ke atas tumbuh dan permintaan mereka akan rumah meningkat dengan cepat. Akibatnya, kota Jakarta sangat padat setiap hari,” jelas Mr. Nobuya Ichiki, President Direktur PT. Sayana Integra Properti.

Untuk itu, pihaknya ingin membawa pengalaman dan keahliannya dalam menyediakan perumahan berkualitas terjangkau kepada kelas menengah Indonesia yang sedang berkembang. Daiwa optimistis, melalui proyek Sakura Garden City, permasalahan akan hunian yang terjangkau di Jakarta bisa teratasi.

Untuk mengembangkan properti ini, pihaknya membawa metodologi pembangunan yang telah disempurnakan selama bertahun-tahun dari Jepang. Salah satunya pengalaman dalam mendesain hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD).

Terlebih lokasi proyek hunian akan berada dekat jalur Light Rapid Transit (LRT) akan berhasil memberikan sesuatu yang berbeda bagi calon pembeli dan penghuni.

“Prinsip utama yang kami anut adalah tidak mengedepankan keuntungan, tetapi memberikan kontribusi kepada masyarakat terutama konsumen. Semua proyek yang dibangun harus memberikan nilai tambah di wilayah sekitarnya termasuk ramah lingkungan,” tukasnya.

Jika Anda merupakan pembeli hunian pertama dan masih ragu dengan rumah tinggal incaran Anda, tanyakan apa saja informasi yang dibutuhkan melalui Tanya Agen.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Fathia Azkia
Penulis adalah Editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Sistem Cicilan Ini Bantu Milenial Punya Rumah

RumahCom – Ketidakseimbangan antara pendapatan dengan harga hunian di pasaran disinyalir sebagai kendala milenial dalam membeli rumah. Meski begitu, kalangan milenial mengaku tetap optimistis bisa

Lanjutkan membacaMaret 22, 2018

Properti Masih Dibeli untuk Dihuni, Bukan Investasi

RumahCom – Minat masyarakat terhadap sektor properti di Indonesia sebagian besar merupakan pemenuhan kebutuhan akan tempat tinggal. Rumah.com Property Affordability Sentiment Index Semester Pertam

Lanjutkan membacaApril 4, 2018

Mitos-mitos Penghambat Milenial Beli Rumah (Bag 1)

RumahCom – Generasi milenial dianggap masih belum melihat pentingnya berinvestasi khususnya di sektor properti. Disebut ada banyak alasan yang melatarbelakangi kurang minatnya generasi tersebut u

Lanjutkan membacaApril 25, 2018

Mitos-mitos Penghambat Milenial Beli Rumah (Bag 2)

RumahCom – Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1-2018 menunjukkan bahwa sebanyak 63% responden mengaku berencana membeli rumah dalam enam bulan ke depan.Dari total responden yang opt

Lanjutkan membacaApril 25, 2018

Siapa Bilang Nabung DP Rumah Itu Susah?

RumahCom – Selain pertanyaan kapan waktu yang tepat untuk membeli properti, generasi milenial juga mengeluh kesulitan untuk mengumpulkan uang muka KPR mengingat harga properti yang terus meningka

Lanjutkan membacaMei 7, 2018

Masukan