Properti Komersial di Suburban Jakarta Menggeliat

Fathia AzkiaAgustus 3, 2018

pasar properti komersial

RumahCom – Pertumbuhan properti komersial yang sangat pesat di kawasan pinggiran Ibukota berhasil meningkatkan daya tarik hunian di kawasan Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi di mata pencari properti.

Beragam fasilitas serta infrastruktur yang tersedia juga dinilai mampu mengurangi ketergantungan masyarakat di kawasan tersebut terhadap Jakarta.

Kepada Rumah.com, VP Strategic Advisory dari Coldwell Banker Commercial Indonesia, Tommy H Bastami mengatakan, pasar properti umumnya didorong oleh empat faktor penting, yaitu demografi, kebijakan pemerintah, pengembangan infrastruktur serta pertumbuhan properti komersial.

Namun lokasi yang relatif dekat dengan Jakarta bukan satu-satunya alasan para pencari properti melirik wilayah-wilayah ini. Ketahui Kondisi Harga Properti Terkini Lewat Property Index

“Dulu properti komersial dibangun mendekati perumahan. Namun saat ini berubah. Keberadaan properti komersial justru menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih perumahan,” katanya.

Pertumbuhan ruang ritel, hotel, dan perkantoran yang pesat di kawasan Bodetabek juga meningkatkan nilai jual proyek perumahan dan apartemen. Lalu, bagaimana pertumbuhan ruang ritel di wilayah pinggiran Jakarta?

“Meski selama puluhan tahun tidak terdapat pembangunan pintu tol baru di Bogor, selain Bogor Ring Road, pertumbuhan hunian komersial meningkat terus,” sambung Tommy.

Menurut data Coldwell Banker Commercial Indonesia tahun lalu, suplai hotel di kawasan ini tumbuh 13% per tahun selama 10 tahun belakangan. Sementara ruang ritel meningkat 7,3% per tahun.

Di kawasan Depok, suplai hotel tumbuh 4% setiap tahun, sementara ruang ritel tumbuh 42% per tahun. Pesatnya pertumbuhan ruang ritel tak lepas dari jumlah mahasiswa yang terus bertambah setiap tahun untuk belajar di kampus-kampus di sekitar Depok.

Dibandingkan Depok dan Bogor, jumlah ruang ritel di Bekasi lebih tinggi. Suplai hotel di wilayah ini tumbuh 21% per tahun, 8% per tahun untuk pertumbuhan ritel dan 53% per tahun.

Beli rumah jangan hanya menyiapkan dana untuk harga rumahnya saja, tapi juga pajaknya. Simak tarif BPHTB terbaru berikut!

Indikasi pasar yang terus bergerak ke arah positif memicu sebagian masyarakat mulai berani berinvestasi properti. Tertarik cari apartemen atau rumah untuk ladang investasi? Simak dulu panduan lengkapnya di Rumah.com!

Untuk Bekasi, pangsa properti komersial memang lebih melaju kencang khususnya di kawasan industri seperti Cikarang dan Karawang. Tercatat ada lebih dari 4.000 perusahaan multinasional beroperasi di kawasan industri Jababeka Cikarang dan Karawang.

Kontribusi kawasan ini terhadap ekonomi nasional merupakan terbesar kedua setelah DKI Jakarta, sehingga investasi properti di kawasan Jababeka menjadi pilihan investasi properti yang sangat menjanjikan selain Jakarta.

Perkembangan pesat ekonomi di Kota Jababeka seiring dengan pertumbuhan infrastruktur, fasilitas komersial dan sumber daya manusia. Dengan luas lahan 5.600 hektar, Kota Jababeka dapat berperan besar untuk menciptakan lahan pekerjaan baru di Indonesia dan mengurangi beban ibukota DKI Jakarta.

Faktor-faktor tersebut menjadikan Kota Jababeka tujuan utama perusahaan-perusahaan multinasional membangun industri mereka di Kota Jababeka.

Jumlah populasi yang tinggi turut menyebabkan mobilitas yang tinggi di dalam dan luar kawasan Jababeka sehingga fasilitas dan sarana infrastruktur penunjang mobilitas di Jababeka saat ini terus ditambah, antara lain:

  • 3 akses pintu tol Jakarta-Cikampek (KM 29, KM 31 dan KM 34,7)
  • KRL Commuter Line
  • Jakarta Heli Club
  • Elevated Toll Road Jakarta-Cikampek (selesai awal 2019)
  • MRT Balaraja-Cikarang
  • LRT Jakarta-Cikarang
  • High Speed Train Jakarta-Bandung
  • Bandara Internasional Kertajati dan Pelabuhan Patimban
  • Dan Stasiun MRT Cikarang yang bakal terletak di pusat CBD Kota Jababeka

“Melihat faktor-faktor di atas, kami merasa ini waktu yang tepat untuk meluncurkan Ginza, business loft yang bisa memenuhi kebutuhan tempat usaha, restoran, kafe, layanan perbankan, showroom dan kantor bagi perusahaan-perusahaan skala nasional dan internasional,” ujar GM Corporate Marketing Jababeka Residence, Handoyo Lim, Selasa (31/7).

Menurut informasi, kebutuhan terhadap business loft di Cikarang memiliki potensi tinggi sebab didukung adanya lebih dari 4.000 perusahaan multinasional dari 30 negara di Kota Jababeka dan sekitarnya.

Ginza akan cocok bagi perusahaan atau industri penunjang bagi perusahaan-perusahaan multinasional yang sudah menancapkan bisnisnya di Kota Jababeka, Cikarang, Karawang dan sekitarnya sejak puluhan tahun lalu.

Sebut saja di antaranya Unilever, Mattel, Samsung, L’Oreal, Kraft, Yamaha, Kao, Tupperware, Mitsubishi, Panasonic, Monde, Nissin, Akzo Nobel, Indofood, Toyota, LG, Mayora, Sharp, dan masih banyak lagi.

Lokasi Ginza yang sangat strategis pun diprediksi semakin menarik setelah pembangunan infrastruktur transportasi di Timur Jakarta dijadwalkan beroperasi pada 2019. Yakni Elevated Toll Road Jakarta-Cikampek, Bandara Internasional Kertajati (mulai beroperasi sejak pertengahan 2018) dan Pelabuhan Patimban.

Business loft ini dipasarkan mulai harga Rp4,9 miliaran. Harga jualnya kompetitif bila dibandingkan business loft di kawasan Jabodetabek lainnya. Sebagai gambaran, harga per unit business loft di Tangerang berkisar Rp13,5 miliaran – Rp16 miliaran.

DealJuara, Pameran Properti Online Terbesar di Indonesia yang digelar Rumah.com mulai 20 Juli sampai 30 September 2018 menghadirkan penawaran menarik mulai dari DP 0%, cash back, gratis biaya KPR, hingga diskon Rp135 juta. Jangan sampai ketinggalan!

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Fathia Azkia
Penulis adalah Editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Ekonomi Membaik, Pengembang Apartemen Optimistis

RumahCom – Pulihnya pasar properti secara nasional mulai terlihat di sepanjang kuartal II (Q2) 2017. Berdasarkan catatan Rumah.com Property Index, harga properti residensial berada pada titik 103 da

Lanjutkan membacaAgustus 16, 2017

30% Mahasiswa di Depok Beli Apartemen Secara Cash

RumahCom – Pertumbuhan hunian vertikal di kawasan Depok masih dinamis. Ini lantaran ceruk pasarnya sendiri masih mumpuni, sebut saja yang terbesar merupakan kalangan mahasiswa yang akan maupun tenga

Lanjutkan membacaAgustus 18, 2017

Pasar Sewa Bagus, Apartemen di Karawaci Laris Manis

RumahCom – Berubahnya tren pada bisnis hunian bagi ekspatriat, membuat area penyangga Jakarta seperti Karawaci, Tangerang kini dibidik sebagai lokasi hunian alternatif.Jika sebelumnya para ekspatria

Lanjutkan membacaAgustus 22, 2017

Ketahui Kondisi Harga Properti Terkini Lewat Property Index

RumahCom – Sebagai portal properti terdepan di Indonesia, Rumah.com selalu berusaha membantu jutaan masyarakat Indonesia dalam menemukan properti yang tepat dan harga yang akurat. Upaya tersebut dir

Lanjutkan membacaApril 19, 2021

Property Index Q2 2017: Suplai Properti Banten Turun

Pada Q2 2017, Rumah.com Property Index (Banten) mencapai 103,9 atau naik tipis 0,67% (q-o-q) dari 103,2 di Q1 2017.  Kenaikan ini melanjutkan tren positif di mana pada Q1 2017 menunjukkan kenaikan 0,

Lanjutkan membacaAgustus 31, 2017

Masukan