Pasar Masih Lesu, Apa yang Bisa Dilakukan Pengembang?

Fathia AzkiaAgustus 1, 2018

strategi pemasaran pengembang properti

RumahCom – Di tengah kondisi pasar yang belum pulih sepenuhya, para pengembang properti berloma-lomba untuk menggenjot penjualan demi memenuhi target market sales.

Untuk itu, kreativitas dan inovasi dalam strategi pemasaran sangat diperlukan. Pasalnya, konsumen saat ini sangat hati-hati dan selektif menggunakan dananya.

“Kreativitas dan inovasi marketing sangat dibutuhkan bagi para pengembang jika ingin mendobrak pasar properti nasional yang saat ini telah berkembang sangat dinamis dan membuat persaingan semakin ketat,” ujar Marine Novita, Country Manager Rumah.com.

Simak juga: Tahun Politik, Pasar Properti Nasional Tetap Bugar

“Hal ini mutlak dilakukan para developer, karena produk sebagus apapun, jika dipasarkan dengan strategi marketing yang masih bergaya konvensional, tentu tidak akan bisa menjaring konsumen dengan maksimal dan dalam waktu cepat, apalagi di saat pasar masih agak lesu seperti saat ini,” ia menambahkan.

Selama program DealJuara berlangsung, pencari rumah di Indonesia berkesempatan untuk mendapatkan penawaran spesial dari proyek-proyek ternama di Indonesia.

Menghadapi situasi ini, Paramount Land punya taktik marketing yang dianggap ampuh dalam menarik minat pembeli. 

Adalah Block Party yang digelar tiap akhir pekan dengan memberikan kesempatan pada calon konsumen untuk melihat dan merasakan langsung suasana kota Gading Serpong, fasilitas kota dan klaster-klaster yang dibangun sambil berkumpul santai bersama keluarga.

Simak lebih lengkap tentang perkembangan infrastruktur di Gading Serpong di Area Insider Rumah.com.

Vice Marketing Director Paramount Land, Muhammad Nawawi mengatakan, Block Party terbukti sukses menyedot pembeli terhadap produk properti yang dipasarkan.

“Sebelumnya yang mendapat respon konsumen luar biasa adalah saat peluncuran dan penjualan Latigo Village. Kami pikir ini strategi yang baik, karena sangat terasa pergeserannya. Jika dulu kami agresif beriklan di koran, TV, atau billboard, sekarang cara simpel pun tetap ada hasilnya,” ujarnya.

Mengenai hasil, kepada Rumah.com Nawawi menjelaskan, “Meski tidak sekali datang langsung closing, tapi umumnya calon konsumen butuh hadir ke dua kali acara hingga akhirnya memutuskan untuk beli.”

(Mau beli rumah? Simulasikan dulu cicilan KPR per bulannya lewat Kalkulator KPR dari Rumah.com)

Untuk Block Party terbaru, diadakan untuk memuluskan penjualan Atlanta Village dan Boston Village. Kedua produk ini berada di lingkungan yang telah berkembang pesat.

“Kami menyediakan unit dengan desain baru, yaitu untuk Atlanta Village (LB 82/LT 80 m2) dengan harga mulai Rp1,5 miliar. Sedangkan Boston Village tersedia pilihan ukuran mulai LB 67m2 dan LB 78m2, dengan harga mulai Rp1,27 miliar,” imbuh Nawawi.

Pameran Properti Online Terbesar di Indonesia “DealJuara” digelar mulai 20 Juli sampai 30 September 2018. Dapatkan berbagai penawaran menarik mulai dari DP 0%, cash back, gratis biaya KPR, hingga diskon Rp135 juta!

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Fathia Azkia
Penulis adalah Editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

8 Aturan Feng Shui yang Tak Boleh Diabaikan Developer

RumahCom- Ada banyak karakteristik rumah idaman yang dimiliki calon pembeli properti. Selain lokasi dan banderol harga, unit bangunan tentunya juga harus didesain keren dan bikin nyaman penghuninya.Da

Lanjutkan membacaSeptember 17, 2018

Pasar Menengah-Atas di Gading Serpong Kembali Prospektif

RumahCom – Pangsa pasar properti untuk segmen masyarakat kelas menengah dan atas di kawasan Gading Serpong cukup bagus pada kuartal II 2017. Ini seiring dengan perkembangan areanya yang tak lepas da

Lanjutkan membacaJuni 27, 2017

Mau Beli Rumah di Gading Serpong? Cek Ini Dulu!

RumahCom – Gading Serpong, kawasan terpadu ini dianggap sebagai pusat ekonomi baru (new economic hub) untuk Kabupaten Tangerang. Keberadaan kawasan ini tidak hanya penting bagi Tangerang Raya, teta

Lanjutkan membacaApril 30, 2018

Masukan