Bukan Lagi Wacana, Ada Program KPR Khusus Milenial!

Fathia AzkiaJanuari 24, 2019

rumah kpr untuk milenial

RumahCom – Program rumah KPR untuk milenial akhirnya akan segera terwujud. Hal ini ditegaskan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Real Estate Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida, bahwa rancangan program bersama pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla tengah masuk tahap finalisasi.

Pangsa milenial terus menjadi sorotan sebab selalu dikaitkan dengan gaya hidup yang kontras dengan generasi sebelumnya. Tak pelak menurut Rumah.com Property Affordability Sentiment Index, kaum milenial disebut masih betah berlama-lama tinggal di rumah orang tua.

Kebanyakan dari mereka baru akan hidup mandiri jika sudah menikah. Kebudayaan timur juga ikut memengaruhi keputusan seseorang untuk tinggal terpisah dari orang tua.

Rumah.com Property Affordability Sentiment Index melakukan survei terhadap 1.000 orang di kota-kota di Indonesia. Dari total responden, sebanyak 63% di antaranya berada di golongan generasi milenial, yakni usia 22-35 tahun. Dari total responden milenial ini, sebanyak 51% mengaku masih tinggal di rumah orang tua.

Rumah.com sebagai pemimpin pasar properti online di Indonesia selalu mengambil peran aktif untuk mengetahui kondisi terkini industri properti di Indonesia. Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H2-2018 ini ditujukan untuk mengetahui respon pasar dari sisi permintaan sekaligus untuk menciptakan transparansi informasi untuk konsumen

Lebih jauh, survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index menunjukkan bahwa mayoritas responden milenial menetapkan rencana untuk keluar dari rumah orang tua pada rentang usia 25-30 tahun.

Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan, berpendapat bahwa hasil survei ini menunjukkan bahwa keputusan untuk membeli rumah masih amat dipengaruhi oleh adat-istiadat ‘Timur’.

Banyak orang melihat rumah adalah kebutuhan bagi orang yang sudah berkeluarga sehingga sebelum menikah, kebanyakan orang belum memikirkan untuk membeli rumah.

“Justru di masa muda, saat masih lajang atau belum punya anak, beban penghasilan belum terlalu besar. Ada baiknya mulai mencicil membeli rumah. Untuk yang memiliki jenis pekerjaan formal, cicilan tetap dengan jangka waktu panjang dapat dipilih,” katanya.

(Eits, jangan coba-coba beli rumah di pinggir kota tanpa menyimak ulasan wilayahnya di Area Insider Rumah.com!)

Ike menambahkan, untuk yang bekerja sektor informal atau musiman, milenial bisa mengumpulkan uang hasil proyek pekerjaan dengan cermat. Dengan demikian, DP bisa besar sehingga bisa atur masa cicilan tidak terlalu lama.

“Beban finansial saat menikah nanti bisa lebih ringan dan Anda bisa membina rumah tangga dengan lebih mandiri di rumah sendiri. Ditambah lagi, semakin lama menunggu, harga rumah akan semakin tinggi,” ujarnya lagi.

Lalu, Berapa Harga Rumah KPR untuk Milenial?

Terkait perkiraan harga rumah KPR untuk milenial, berada di kisaran Rp300 juta sampai Rp350 juta. Jika dihitung melalui Kalkulator KPR, dengan asumsi bunga tetap 9% selama 15 tahun, maka cicilan rumahnya hanya sekitar Rp3 juta. Sangat ideal bagi milenial dengan gaji sekitar Rp7 jutaan.

Nah, sambil bersiap menunggu luncurnya program KPR khusus milenial, perlu diketahui ada beberapa syarat yang mesti diceklis saat akan mengajukan kredit rumah. Berikut rangkumannya dikutip dari Panduan Rumah.com.

Dokumen syarat KPR Standar

  • Usia tidak lebih dari 50 tahun ketika mengajukan permohonan KPR
  • Fotokopi KTP pemohon
  • Akta nikah atau cerai
  • Kartu keluarga
  • Surat keterangan WNI (untuk WNI keturunan)
  • Dokumen kepemilikan agunan (SHM, IMB, PBB)

Dokumen syarat KPR Tambahan untuk Karyawan

  • Slip gaji
  • Surat keterangan dari tempat bekerja
  • Buku rekening tabungan yang menampilkan kondisi keuangan 3 bulan terakhir

Mau tahu apa saja keunggulan membeli rumah dengan fasilitas KPR? Lihat tipsnya dalam video berikut ini:

Proses Pengajuan KPR

  • Datangi bank, lengkapi syarat KPR yang diminta.
  • Wawancara dengan bank, di mana bank akan mengecek kemampuan Anda untuk melunasi cicilan (minimal 30% dari penghasilan).
  • Membayar uang muka ke pengembang properti, kemudian menunggu keluarnya Surat Persetujuan Perjanjian Kredit (SPKK).
  • Setelah SPKK Anda terima, saatnya menemui notaris untuk menandatangani akta kredit dan mengurus sertifikat.
  • Serah terima kunci.
  • Sampai di sini, sertifikat rumah Anda dipegang oleh bank dan baru bisa Anda terima setelah seluruh cicilan KPR lunas.

Cek Rumah.com/Panduan untuk mengetahui informasi yang dibutuhkan terkait KPR dan membeli rumah sampai mengurus sertifikat rumah!

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Fathia Azkia
Penulis adalah Editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Fathiaazkia@rumah.com atau melalui Twitter: @fathianyaaa

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Mitos-mitos Penghambat Milenial Beli Rumah (Bag 1)

RumahCom – Generasi milenial dianggap masih belum melihat pentingnya berinvestasi khususnya di sektor properti. Disebut ada banyak alasan yang melatarbelakangi kurang minatnya generasi tersebut u

Lanjutkan membacaApril 25, 2018

Mitos-mitos Penghambat Milenial Beli Rumah (Bag 2)

RumahCom – Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1-2018 menunjukkan bahwa sebanyak 63% responden mengaku berencana membeli rumah dalam enam bulan ke depan.Dari total responden yang opt

Lanjutkan membacaApril 25, 2018

Beli Rumah, Generasi Milenial Ingin Praktis dan Terjangkau

RumahCom – Stigma bahwa generasi milenial enggan membeli properti kian berkembang akhir-akhir ini. Meski kenyataannya, hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1-2018 menunju

Lanjutkan membacaSeptember 27, 2018

Masukan