Rumah Layak Huni, Bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Direalisasikan

November 6, 2019

RumahCom-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan stimulan kepada para pelaku pembangunan rumah, berupa bantuan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) dengan alokasi anggaran 2020 sebesar Rp202miliar.

Untuk meningkatkan kualitas perumahan layak huni, penyaluran bantuan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) pun dilakukan, seperti jalan, lingkungan, penyediaan jaringan air bersih, dan tempat pembuangan sampah terpadu. Bantuan ini diberikan kepada para pengembang perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid menuturkan, adanya bantuan PSU kepada pengembang, diharapkan bisa mendorong pembangunan rumah subsidi lebih banyak lagi. Selain itu, dibangunnya PSU oleh pemerintah juga agar masyarakat yang tinggal di rumah subsidi bisa memiliki kualitas hidup yang baik.

“Rumah subsidi itu dibangun untuk rakyat, agar mereka bisa tinggal dengan layak. Pengembang yang menerima bantuan PSU, juga harus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah khususnya rumah bersubsidi. Selain itu, kualitas rumah dan lingkungan, serta fasilitas pendukungnya juga harus dijaga sebaik mungkin,” katanya.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyalurkan bantuan PSU untuk 119.695 unit rumah bersubsidi secara nasional sejak tahun 2015 hingga 2019. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah, diikuti kebutuhan rumah subsidi setiap tahunnya.

Bantuan PSU secara nasional mendapatkan alokasi anggaran tahun 2019 sebesar Rp123 miliar. Alokasi ini untuk 13.000 unit rumah bersubsidi. “Tahun 2020 mendatang, kami telah mengalokasikan dana sekitar Rp202 miliar untuk pembangunan PSU sebanyak 22.500 unit rumah,” ucap Khalawi.

Jangan asal, ini panduan memilih pengembang properti yang baik yang perlu Anda tahu!

Salah satu yang mendapatkan bantuan PSU adalah pengembang perumahan bersubsidi Fantasy Residence di kota Batam.  Bantuan PSU diberikan oleh Kementrian PUPR kepada Direktur PT. Mulia Realty Batindo Joni Ahmad dengan bertujuan untuk membantu pengembang dalam membangun rumah untuk masyarakat.

“Masyarakat pasti lebih memilih rumah bersubsidi yang jalan lingkungannya rapi. Apalagi di Kota Batam, masih banyak masyarakat yang mencari rumah bersubsidi untuk tempat tinggalnya,”ujarnya.

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah 

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Jangan Gengsi Beli Rumah Subsidi. Ini 5 Kelebihannya!

RumahCom – Tentu Anda pernah mendengar program rumah bersubsidi yang dicanangkan oleh pemerintah. Program ini memberikan kesempatan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memperoleh kre

Lanjutkan membacaOktober 10, 2017

Pemerintah dan Pengembang Terus Dorong Perumahan Subsidi

RumahCom – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan terus mendorong masyarakat untuk memiliki rumah.Hal tersebut merupakan salah satu upaya d

Lanjutkan membacaJuni 25, 2018

Pengembang Ikonik Indonesia, PT Intiland Menyabet Penghargaan Best Developer 2019

RumahCom-Pengembang ini dikenal karena membawa perkembangan ikonik di Indonesia dengan portofolio spektakuler dari properti yang unik. Tren dirancang dengan kerja sama bersama arsitek terkenal di duni

Lanjutkan membacaOktober 31, 2019

Triniti Land Indonesia Memenangkan Penghargaan Best Boutique Developer 2019 untuk Inovasi dan Orisinalitasnya

RumahCom-Menarik, dinamis, dan sangat inovatif, Triniti Land menonjol sebagai nama yang cukup diperhitungkan di dunia real estate Indonesia yang tengah berkembang pesat.Bukan hanya karena tim solid da

Lanjutkan membacaOktober 31, 2019

Masukan