Potensi Pasar Properti Tahun Depan Belum Banyak Berubah, Kenapa?

November 28, 2019

RumahCom-Pasar sektoral dan sentimen global turut memengaruhi perkembangan pasar properti saat ini. Rupanya diperkirakan tahun depan tidak ada banyak perubahan dibandingkan tahun ini. Namun, masih potensi melalui backlog dan wilayah terintergrasi moda transportasi

Analis PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Yogi Perdana mengatakan, puncak kejayaan properti ada pada 2012-2013. Namun, saat ini sektor properti agak sulit untuk mengulang masa kejayaan pada tujuh tahun silam itu. Terutama saat ini, konsumen di industri properti telah banyak mengalami pergeseran. 

Pada masa tersebut, bersamaan dengan berjayanya pasar komoditas tambang mendorong investor menempatkan dananya di sektor properti. Namun, kini para investor belum merasa memerlukan untuk membeli.

Yogi menyebutkan, sebelumnya prapenjualan emiten properti cukup cemerlang yang didorong bonanza sektor komoditas. Pada saat itu, prapenjualan properti berasal dari investor dan saat ini investor yang saat itu membeli unit-unit properti belum membutuhkan tambahan unit.

Oleh karena itu, pasar berikutnya bergeser ke segmen ritel yang memiliki daya beli lebih terbatas. Alhasil, laju penyerapan produk properti menjadi lebih lamban bila dibandingkan dengan sebelumnya. 

Ingin renovasi rumah menjadi minimalis? Baca dulu tipsnya di sini

Dia mengatakan, ke depannya sektor properti masih harus berjuang mengamankan pundi-pundi keuangan. Tujuannya agar bisa terus melakukan ekspansi. Pergeseran pasar tersebut sebagai titik keseimbangan baru yang harus dihadapi sektor properti.

Prospek industri masih ada dengan potensi backlog (kekurangan pasokan) mencapai 10 juta hunian dan tren pengembangan wilayah terintegrasi melalui moda transportasi umum.

Outlook 10 juta housing backlog yang harus disasar. Ini ekuilibrium yang baru,” katanya.

Apabila dibandingkan dengan pasar perumahan, proyek apartemen juga diperkirakan masih lesu sampai dua hingga tiga tahun ke depan. Karena itu, penawaran apartemen baru sangat terbatas dalam sekian tahun terakhir di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek).

Baca selengkapnya: Strategi Rumah Tua Laku Terjual

Semua developer termasuk developer besar, sendiri, atau bermitra dengan developer asing, memilih melansir proyek perumahan berupa klaster atau proyek baru. Sementara itu, developer yang sebelumnya lebih banyak mengembangkan apartemen, mengalihkan fokus ke proyek perumahan.

Pengalihan fokus ini dikarenakan pasar rumah menengah atas dan mewah masih lesu. Sebagian besar developer menyasar rumah menengah bawah seharga di bawah Rp500 juta sampai dengan Rp1 miliar per unit termasuk rumah bersubsidi. Dengan begitu, pengembang tetap bisa berjualan saat kondisi pasar lesu dan mendapatkan likuiditas.

Developer fleksibel mengelola ekspektasi pasar sehingga tetap bisa berjualan dalam situasi pasar seperti sekarang. Fleksibel bukan hanya dalam pilihan segmen pasar, tetapi juga besaran margin yang diperoleh.

Mengutip hasil riset dari grup usaha developer besar, dewasa ini pasar properti masih didominasi kelas menengah mencakup 66 persen populasi, penduduk kota (urban) mencapai lebih dari 70 persen dan kaum milenial mencakup 35 persen populasi. Kelas menengah merujuk ke daya beli, penduduk kota terkait pola pikir termasuk terhadap rumah (properti), dan milenial berkaitan dengan perilaku.

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah 

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Belaputera Intiland memenangkan penghargaan Best Green Development untuk kota ramah lingkungan (eco-town vision), Kota Baru Parahyangan

RumahCom-Sebuah realisasi luar biasa dari green living berstandar internasional di kota mandiri berkelanjutan di pulau Jawa Indonesia; Kota Baru Parahyangan oleh Belaputera Intiland merupakan sebuah k

Lanjutkan membacaNovember 14, 2019

Paul & Prive di Marc’s Boulevard oleh Triniti Land meraih penghargaan Best Low Rise Condo Architectural Design 2019

RumahCom-Terletak di area pantai Batam, kota terbesar di provinsi Kepulauan Riau Indonesia, Paul & Prive di Marc’s Boulevard oleh Triniti Land adalah sebuah condovilla eksklusif kontemporer dan

Lanjutkan membacaNovember 14, 2019

Jakarta Garden City Memenangkan Penghargaan Best Township Masterplan Design 2019 untuk Modernland Realty

RumahCom-Jakarta Garden City, di Jakarta Timur berhasil meraih penghargaan Best Township Masterplan Design dalam PropertyGuru's Indonesia Property Awards 2019 pada September lalu. Mengusung kota ramah

Lanjutkan membacaNovember 20, 2019

Cegah Alih Fungsi, Mafia Tanah Harus Diberantas

RumahCom-Pemerintah sudah mulai bergegas untuk memberantas mafia tanah. Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil mengatakan, tata ruang diharapkan mampu mencegah adanya alih fungsi tanah. Pemberantas

Lanjutkan membacaNovember 26, 2019

Masukan